Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pencaplokan Wilayah Ukraina, Presiden Putin Gelar Perayaan

Jumat, 30 September 2022 | 13:28 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Vladimir Putin

Moskwa, Beritasatu.com- Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi tuan rumah upacara perayaan Kremlin pada Jumat (30/9//2022) yang mencaplok empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Putin telah menggandakan invasi yang diperintahkan pada Februari meskipun menderita pembalikan besar di medan perang bulan ini dan ketidakpuasan di Rusia atas “mobilisasi parsial” yang dikritik secara luas dari ribuan orang lagi untuk berperang di Ukraina. Rusia menyebut perang di Ukraina sebagai “operasi khusus.”

Menjelang upacara yang direncanakan di Aula Georgievsky di Istana Besar Kremlin dan konser besar di Lapangan Merah, Putin mengatakan bahwa "semua kesalahan" yang dibuat dalam panggilan yang diumumkan minggu lalu harus diperbaiki, pengakuan publik pertamanya bahwa itu telah tidak berjalan mulus.

Ribuan pria telah melarikan diri dari Rusia untuk menghindari wajib militer yang dianggap sebagai pendaftaran mereka yang memiliki pengalaman militer dan spesialisasi yang dibutuhkan, tetapi sering kali tampak tidak memperhatikan catatan layanan individu, kesehatan, status pelajar, atau bahkan usia.

“Biaya satu orang di Rusia yang ingin melanjutkan perang ini adalah bahwa masyarakat Rusia akan dibiarkan tanpa ekonomi normal, kehidupan yang berharga, atau rasa hormat terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato Kamis malam.

“Masih bisa dihentikan. Tapi untuk menghentikannya kita harus menghentikan orang di Rusia yang menginginkan perang lebih dari kehidupan. Hidup Anda, warga Rusia,” kata Zelensky, yang sebelumnya berbicara tentang Ukraina yang memberikan reaksi “sangat keras” terhadap pengakuan Rusia atas apa yang disebut hasil referendum.

Moskwa merencanakan pencaplokan provinsi-provinsi timur dan selatan setelah apa yang dikatakan Ukraina dan negara-negara Barat sebagai pemungutan suara palsu. Referendum dilakukan di bawah todongan senjata di daerah-daerah yang diduduki Rusia di Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia.

Wilayah yang dikuasai Rusia berjumlah lebih dari 90.000 km persegi, atau sekitar 15 persen dari total luas Ukraina, sama dengan ukuran Hungaria atau Portugal.

Putin mengambil langkah perantara dengan menandatangani dekrit pada hari Kamis yang membuka jalan bagi wilayah Kherson dan Zaporizhzhia yang diduduki untuk secara resmi dianeksasi ke Rusia. Keputusan tersebut diumumkan oleh Kremlin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI