Logo BeritaSatu

Ahmad Heryawan: Tak Ada Persetujuan Perda Syariah Islam dengan FPI

Jumat, 22 Februari 2013 | 14:05 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / AB

Jakarta - Cagub Jabar Ahmad Heryawan menegaskan tak ada kesepakatan pembuatan peraturan daerah (perda) syariah Islam dengan Front Pembela Islam (FPI). Dirinya hanya menyepakati terjaganya suasana kehidupan yang Islami di Jabar.

“Saya tidak menyepakati perda Islam seperti yang diberitakan,” katanya kepada Beritasatu.com, Jumat (22/2).

Gubernur Jabar yang hendak bertarung untuk periode kedua ini mengakui pertemuannya dengan FPI. Sebagai pemimpin wilayah, ia berkewajiban menerima semua pihak, termasuk FPI.

Menurut Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher, pihaknya menjunjung tinggi empat pilar bangsa, yakni NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika. Selama lima tahun pertama masa jabatannya sebagai gubernur, ia senantiasa berusaha memperkokoh demokrasi di bumi Parahyangan.

“Saya memperjuangkan setiap warga negara sama kedudukannya di hadapan hukum. Tidak pandang suku, agama, ras dan golongan. Saya juga menghormati HAM,” ujarnya.

Saat menerima FPI yang datang dengan permintaan agar dirinya mempertahankan suasana Islami di Jabar, ia tidak berkeberatan. Aher pun menandatangani permintaan FPI dengan catatan suasana Islami yang dimaksud adalah dalam bingkai empat pilar bangsa. Upaya menjaga Islam sama sekali tidak berarti mengurangi hak pemeluk agama lain untuk mengekspresikan iman dan kepercayaan mereka.

Suasana Islami di Jabar sudah terbentuk karena pemeluk Islam adalah mayoritas di provinsi ini. Suasana yang dimaksud, kata Aher, adalah suasana etika moral, selain ibadah, yang diekspresikan oleh pemeluk Islam.

“Karena permintaan seperti ini, saya setuju. Tapi, ingat, sebagai aparat negara, saya berkewajiban melindungi semua warga sesuai amanat konstitusi,” papar Aher.

Kesepakatan tentang perda syariah Islam, kata Aher, sama sekali tidak ada. Sebagai nasionalis dan pejabat, ia paham benar tentang kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik. Apalagi Indonesia sudah memiliki pedoman yang jelas, yakni empat pilar bangsa.

Seperti diberitakan media ini, Aher yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dikabarkan telah menandatangani kesepakatan dengan FPI sebagai bagian dari upaya memenangkan pilkada yang pemungutan suaranya akan berlangsung Minggu (24/2).

Aher yang berpasangan dengan Deddy Mizwar dikabarkan telah menyetujui permintaan FPI untuk mengimplementasikan peraturan gubernur (pergub) yang melarang Ahmadiyah secara total.

Aher juga disebut-sebut sepakat untuk mengeluarkan peraturan-peraturan sesuai syariah Islam, bila dia terpilih kembali. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Bandung Kamis (21/2) oleh Aher dan Ketua FPI Jawa Barat Abdul Qohhar NZ al-Qodsy.

Aher mengatakan kepada Beritasatu.com, berita itu sama sekali tidak benar dan semata-mata untuk menjatuhkan reputasinya sebagai negarawan.

Perda adalah ranah DPRD. Selama lima tahun pemerintahannya, suasana kehidupan beragama di Jabar umumnya berjalan baik. Sejumlah kasus berlatar agama tidak layak menjadi indikator karena di semua wilayah di Jabar, semua umat beragama bebas mengekspresikan keyakinannya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ledakan Terjadi di Solo Baru, Seorang Polisi Terluka

Sebuah ledakan terjadi di Asrama Grogol Indah Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022), pukul 18.00 WIB. Seorang polisi terluka.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Polisi Solo Baru dalam Penyelidikan Polri

Petugas dari kepolisian menyelidiki ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang terjadi pada Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Covid-19 Melandai, Kemenkes: Wajib Masker Masih Berlaku

Kasus Covid-19 di Tanah Air terus melandai. Namun, kebijakan protokol kesehatan (prokes) wajib masker di ruang tertutup masih berlaku.

NEWS | 25 September 2022

Rampai Nusantara Kepulauan Riau Terbentuk

Rampai Nusantara Kepri yang baru terbentuk diharapkan dapat mendorong keselarasan kemajuan daerah dengan kesejahteraan masyarakat setempat.

NEWS | 25 September 2022

Ini Daftar Perjalanan Lukas Enembe 25 Kali Bolak-balik ke Luar Negeri

MAKI membeberkan aktivitas Lukas Enembe kurang dari setahun pergi ke luar negeri dalam 25 kesempatan dari ke Singapura hingga Jerman.

NEWS | 25 September 2022

Deklarasi Dukungan untuk Puan Maharani Presiden 2024 Diwarnai Senam Asyik

Relawan Puan menfasilitasi masyarakat Jakarta Barat mendeklarasikan dukungan untuk Ketua DPR Puan Maharani menjadi penerus Presiden Jokowi 2024.

NEWS | 25 September 2022

MAKI: Lukas Enembe Berjudi di Ruang VIP, Level Tinggi

Lukas Enembe berjudi di ruang VIP atau ruang khusus Genting Highland Malaysia.  Itu artinya ia pemain level tinggi.

NEWS | 25 September 2022

Zelensky Sebut Putin Kirimkan Warganya ke Kematian

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Vladimir Putin dengan sengaja mengirimkan warga Rusia ke kematian melalui wajib militer.

NEWS | 25 September 2022

Wacana Pengaturan Jam Kerja, Riza: Tidak Bisa Diputuskan Sepihak

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan perubahan pengaturan jam kerja tidak bisa diputuskan sepihak oleh Pemprov DKI.

NEWS | 25 September 2022

Masyarakat Bogor Harapkan Sandiaga Uno Perkuat Ekonomi

Masyarakat Jagorawi, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) mendukung Sandiaga Uno untuk menjadi Presiden pada 2024.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Borneo FC Pecat Pelatih Milomir Seslija

Borneo FC Pecat Pelatih Milomir Seslija

BOLA | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings