Logo BeritaSatu

Wagub Riza: Pengembang Pulau G Harus Sesuaikan RDTR

Jumat, 30 September 2022 | 19:36 WIB
Oleh : Agnes Valentina Christa / WM

Sebelumnya, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengatakan kondisi Pulau G hingga saat ini masih kosong dikarenakan terhambatnya perjanjian kerja Sama (PKS) dengan pihak swasta. jika mekanismenya bukan PKS, pembangunan bisa langsung diputuskan.

Advertisement

Semisal, jika tujuan pembangunan untuk permukiman maka pemerintah bisa langsung lakukan pembangunan. Tetapi, Pemprov DKI Jakarta telah bergantung kepada PKS karena kepemilikan dari lahan pulau G punya swasta bukan milik pemerintah daerah.

“Ini bergantung kepada pembangunan dilakukan oleh pihak lain atau swasta (PT Wisesa Samudra),” imbuh Heru dalam rapat komisi D di Kantor DPRD DKI, Jakarta Pusat,kemarin,Rabu (28/9/2022).

Heru menambahkan, menunggu kepastian perjanjian kerjasama (PKS) sangat lah penting untuk melakukan alokasi ruang pembangunan. Sebagai informasi, Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan DKI Jakarta tertulis pada pasal 192 ayat 3, kawasan reklamasi pulau G diarahkan untuk kawasan permukiman.

Heru mengatakan, kata arahan dalam RDTR tersebut mengindikasikan pulau G masuk dalam status zona ambang dan belum bisa diputuskan statusnya secara pasti. Sehingga, tujuan dibangunnya sebagai kawasan permukiman, baru sekedar pengarahan. Namun, Heru mengatakan jika sudah ada garis kebijakan yang jelas, baru pihaknya bisa menentukan arah pembangunan pulau G secara detail. Maka, dari itu memperhatikan RDTR dan RTRW sangatlah penting.

“Rencana pembangunan Pulau G perlu dilakukan pengkajian terlebih dahulu ke dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang belum ditetapkan hingga saat ini,” ujar Heru.




hal 2 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keluarga Mahasiswa UI yang Ditabrak Pertanyakan SP3

Keluarga mahasiswa UI yang tewas ditabrak, Muhammad Hasya Athallah Saputra, mempertanyakan terbitnya SP3 kasus tersebut.

NEWS | 27 Januari 2023

Wali Kota Depok Sebut Larangan Vape Sudah Diatur dalam Perda KTR

Pemkot Depok mengeklaim larangan vape atau rokok elektrik sudah diterapkan sejak ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 02 Tahun 2020.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Perintangan Penyidikan, Arif Rachman Arifin Dituntut 1 Tahun Penjara

JPU menuntut Arif Rachman Arifin dihukum penjara 1 tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kualitas Udara Kota Bangkok Tak Sehat, Warga Disarankan Tetap di Rumah

Kualitas udara di Kota Bangkok telah mencapai tingkat tidak sehat dengan penduduk di ibu kota Thailand disarankan untuk menghindari atau mengurangi aktivitas di luar.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Tersangka, Iluni UI Turun Gunung

Mahasiswa UI Hasya Athalah tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Sebulan Terendam Banjir, 3.700 Hektare Sawah di Kudus Puso

Hampir sebulan lamanya, ribuan hektare lahan sawah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir.

NEWS | 27 Januari 2023

Geng Bersenjata Serang Markas Polisi Haiti, 6 Petugas Tewas

Polisi dan warga sipil berunjuk rasa di ibu kota Haiti, Port-au-Prince pada Kamis (26/1/2023) untuk menentang geng bersenjata yang menyerang markas polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Marak Pembunuhan Sadis, Pengamat Sosial: Dipicu Media Sosial

Menurut Devie, ketika seseorang melakukan tindakan pembunuhan sadis yang bersifat ekstrem, salah satunya bisa disebabkan oleh pengaruh media sosial.

NEWS | 27 Januari 2023

Sedimentasi Sungai Babakan Bisa Memicu Banjir di Brebes

Sedimentasi Sungai Babakan dikhawatirkan menjadi penyebab terjadinya banjir besar di wilayah Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

NEWS | 27 Januari 2023

Soal Pleidoi Putri Candrawathi, Pengamat: Tak Ada Urgensi Ringankan Tuntutan

Pleidoi atau nota pembelaan Putri Candrawathi dinilai tak memiliki urgensi untuk meringankan tuntutan.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

Boy Thohir: Saatnya GoTo Gojek Tokopedia Back to Basic

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE