Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:30 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / FMB
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo saat menjadi inspektur upacara Hari Peringatan Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2022).

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Jalan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2022).

Komandan upacara yang bertugas adalah Komandan Brigade Infanteri Para Rider Divisi Infanteri 1 Kostrad, Kolonel Inf. Fendri Nafianto Raminta dan Kasubditbintibsos Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol. Hari Purnomo.

Upacara dimulai dengan salam kebangsaan yang diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia, yaitu Indonesia Raya. Dilanjutkan penghormatan kebesaran kepada Presiden Jokowi selaku inspektur upacara.

Setelah mendengar laporan dari Komandan Upacara, Presiden Jokowi pun langsung memimpin peserta upacara untuk mengheningkan cipta, mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam upacara tersebut, dilakukan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, pembacaan teks pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti serta pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Ikrar, dengan rahmat Tuhan yang maha esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dalam negeri maupun luar negeri terhadap negara kesatuan Republik Indonesia,” ucap Puan Maharani.

“Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,” lanjut Puan Maharani.

“Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI negara kesatuan, maka dihadapan Tuhan yang maha esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI,” tutur Puan Maharani.

Setelah penandatanganan ikrar, upacara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. “Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tidak tahu diri, menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami. Engkau pemilik sejati kekuatan dan kesaktian, dengan kepalan takdirMu, Pancasila Engkau selamatkan, dengan rahmat pertolonganMu pula kami menatap masa depan gemilang,” ucap Yaqut Cholil Qoumas.

Seperti diketahui, pada setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila, menyusul ditumbangkannya Gerakan 30 September (G30S) PKI.

Pada 30 September 1965 telah terjadi penculikan serta pembunuhan para jenderal, yaitu Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R Suprapto, Mayjen Haryono, Mayjen S Parman, Brigjen DI Pandjaitan, Brigjen Sutoyo, Letnan Satu Pierre Andreas Tendean, dan Brigadir Polisi KS Tubun. Sementara itu, Jenderal AH Nasution berhasil meloloskan diri dari kepungan anggota G30S PKI, meski kakinya tertembak dan putrinya Ade Irma Suryani menjadi korban.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI