Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Arkeolog Tiongkok Temukan Tengkorak Manusia Berusia 1 Juta Tahun di Hubei

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:55 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Ilustrasi tengkorak manusia.

Beijing, Beritasatu.com - Para arkeolog Tiongkok mengumumkan, mereka telah menemukan tengkorak manusia yang hampir lengkap berusia sekitar 1 juta tahun dari sebuah situs penggalian di provinsi Hubei.

Tengkorak itu, yang digali oleh tim arkeolog dari Institut Relik dan Arkeologi Budaya Provinsi Hubei, adalah temuan tengkorak manusia paling lengkap dari periode itu di daratan Eurasia, menurut South China Morning Post, mengutip laporan dari Hubei.

Para arkeolog berharap bahwa penemuan terbaru ini, tengkorak manusia ketiga yang ditemukan di situs yang sama di Kabupaten Yun, akan membantu menjelaskan evolusi manusia di Asia Timur dengan memberikan informasi yang akurat tentang tengkorak dan wajah manusia dari periode sejarah tersebut.

“Tengkorak No 3 mirip dengan dua yang pertama dalam hal lingkungan pemakaman, sisa-sisa fauna dan karakteristik teknis produk batu, jadi ketiga tengkorak itu pasti memiliki usia yang sama,” Lu Chengqiu, kepala tim penggalian dan peneliti dengan Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Provinsi Hubei, mengatakan kepada Hubei Daily.

Berbicara kepada CCTV jaringan yang dikelola negara pada, Gao Xing, seorang pemimpin tim di situs arkeologi mencatat, bahwa para arkeolog telah menggali sangat sedikit fosil manusia sejauh ini yang berusia lebih dari satu juta tahun.

“Seperti di Tiongkok dan Asia Timur, satu-satunya yang berusia lebih dari 1 juta tahun adalah Manusia Yuanmou, yang berasal dari 1,7 juta tahun yang lalu, dan Manusia Lantian, yang berusia sekitar 1,6 juta hingga 1,2 juta tahun,” kata Gao.

Tengkorak yang baru-baru ini digali, dinamai oleh para arkeolog sebagai “No. 3 Tengkorak Manusia Yunxian,” diyakini berasal dari periode Paleolitik, juga dikenal sebagai Zaman Batu Tua.

Dua tengkorak pertama ditemukan pada tahun 1989 dan 1990, dengan para ilmuwan memperkirakan mereka berusia antara 800.000 dan 1,1 juta tahun.

Tim penggalian sejauh ini telah menemukan tulang frontal, orbit, dan bagian tengkorak lainnya. Mereka berharap untuk menemukan sisanya pada bulan November.

Para arkeolog juga menemukan fosil hewan, seperti herbivora besar dan beberapa karnivora, serta peralatan batu di lokasi penggalian. Mereka percaya bahwa alat ini kemungkinan besar digunakan untuk berburu dan memotong hewan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Nextshark


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI