Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Musim Hujan Tiba, Ini Ancaman Bencana di Wilayah Bogor

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:45 WIB
Oleh : Heru Yustanto / CLA
Sejumlah warga berjalan melewati genangan banjir di Perumahan Bumi Pesanggrahan Indah (BPI) di Desa Cilebut Barat, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juli 2022.

Bogor, Beritasatu.com - Musim hujan telah tiba, berbagai bencana hidrometeorologi mengancam berbagai kawasan di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bogor Burhanuddin mengungkapkan, ada berbagai bencana musim hujan yang mengancam wilayah Bogor, seperti angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor. Guna mengantisipasi berbagai bencana ini, pihaknya menggelar apel siaga dan menetapkan status darurat bencana.

Apel siaga lintas elemen, seperti BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan aparat TNI dan Polri ini digelar guna memantapkan kesiapsiagaan personil dan materil dalam mengantisipasi bencana alam.

“Ini kami lakukan untuk memantapkan kesiapsiagaan personel dan materil, dalam mengantisipasi bencana alam, sehubungan meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang di wilayah Kabupaten Bogor,” ungkap Burhanudin.

Apel digelar mengingat menjelang musim hujan dalam beberapa bulan terakhir ini, sudah terjadi berbagai bencana alam. Hal ini terjadi karena wilayah Kabupaten Bogor secara geografis dan topografis cukup labil dan rawan longsor, angin puting beliung, dan banjir.

Berdasarkan data BPBD sampai dengan Agustus 2022, terdapat 524 kejadian bencana di Kabupaten Bogor, dengan rincian tanah longsor 228 kejadian, angin kencang 165 kejadian, dan banjir 71 kejadian.

Bencana cukup parah yang terjadi adalah pergerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Jumat, (14/9/2022) lalu. Bencana ini mengakibatkan sejumlah rumah warga dan akses jalan kampung terdampak. Selain itu pergerakan tanah juga terjadi di Kampung Cibugis, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Senin, (17/9/2022) lalu, yang mengakibatkan beberapa titik jalan terputus dan sebanyak 20 kepala keluarga atau 50 jiwa harus dievakuasi.

"Kami apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh jajaran personel gabungan yang terlibat dalam upaya menghadapi ancaman dan penanggulangan bencana alam pada tahun 2022, di Wilayah Kabupaten Bogor,” jelas Sekda.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hasan, menuturkan, Pemkab Bogor senantiasa bergerak cepat dalam menangani berbagai peristiwa bencana alam di Kabupaten Bogor.

“Kita sudah belajar melalui berbagai peristiwa, berkat kebersamaan aparat, Alhamdulilah kita bisa menangani bencana alam di Kabupaten Bogor dengan baik. Melalui apel siaga hari ini, kita mantapkan kesiapan, mengingat curah hujan yang tinggi di Oktober dan November ini,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI