Logo BeritaSatu

Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:18 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2022, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam pidatonya mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai petunjuk dan tujuan hidup sehari-hari.

“Saktinya Pancasila terletak pada bagaimana kita menjadikan nilai-nilai di dalamnya sebagai petunjuk dan tujuan hidup kita sehari-hari, sebagai bangsa Indonesia. Kita perlu bergotong royong untuk mewujudkan satuan pendidikan dan ruang-ruang kebudayaan yang aman dan nyaman, yang mengedepankan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, serta bebas dari kekerasan,” kata Nadiem dalam pidato Kesaktian Pancasila, Sabtu, (1/10/2022).

Advertisement

Nadiem juga mengatakan, saktinya Pancasila terletak pada komitmen bersama bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemerdekaan yang sebenar-benarnya.

“Merdeka bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk belajar dan untuk berkarya,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Nadiem, Kemendikbudristek telah berkomitmen untuk terus menghadirkan transformasi yang selalu sejalan dengan pesan Bung Karno dalam pidato Lahirnya Pancasila.

“Di atas kelima dasar Pancasila, kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi,” ujarnya.

Di dalam forum-forum Internasional seperti G-20 dan Transforming Education Summit dan MONDIACULT yang diselenggarakan PBB, Naidem menuturkan, Indonesia telah memperkenalkan nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa Indonesia, seperti gotong royong, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila.

“Nilai-nilai luhur yang menjadi keunggulan kita di panggung global ini terus kita gerakan melalui gerakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, yang terus kita dorong dan kuatkan bersama,” ungkapnya.

Melalui terobosan kurikulum merdeka yang mengedepankan pembelajaran berbasis projek termasuk projek penguatan profil Pelajar Pancasila, lanjut Nadiem, anak-anak Indonesia didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME), dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Di samping itu, para seniman dan budayawan bangsa Indonesia saat ini semakin tergerak untuk berkarya dalam semangat gotong royong dengan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Ruang ekspresi dan apresiasi semakin terbuka lebar dengan menguatnya komunitas, serta lembaga dan organisasi seni dan budaya.

“Untuk itu, di atas kelima dasar Pancasila, mari kita terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, membawa Indonesia melompat ke masa depan,” ajak Nadiem.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Putri Tidak Visum, Jaksa Tuding Demi Pertahankan Dusta Diperkosa Brigadir J

Jaksa penuntut umum menyoroti soal sikap Putri Candrawathi yang tidak melakukan visum et repertum demi menutupi dusta telah diperkosa Brigadir J.

NEWS | 30 Januari 2023

Istri Jenderal, Putri Candrawathi Dinilai Jaksa Tak Pantas Pakai Baju Seksi

Jaksa penuntut umum menilai tidak pantas bagi Putri Candrawathi untuk memakai baju seksi.

NEWS | 30 Januari 2023

Jaksa Akui Ada Dilema dalam Tuntutan 12 Tahun untuk Richard Eliezer

Jaksa penuntut umum mengakui menghadapi dilema dalam menyusun tuntutan terhadap Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

NEWS | 30 Januari 2023

Twitter Beri Hak Banding untuk Pengguna yang Akunnya Ditangguhkan

Pengguna Twitter akan dapat mengajukan banding atas penangguhan akun mereka dan dievaluasi berdasarkan kriteria baru platform media sosial.

NEWS | 30 Januari 2023

Jaksa Nilai Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pemerkosaan

Jaksa penuntut umum menilai tim kuasa hukum Putri Candrawathi memaksakan adanya motif pemerkosaan dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J. 

NEWS | 30 Januari 2023

Jaksa Nilai Eliezer Tembak Yosua karena Loyalitas Bukan Takut kepada Ferdy Sambo

Jaksa penuntut umum menilai ulah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat bukan karena takut terhadap Ferdy Sambo.

NEWS | 30 Januari 2023

Wali Kota Malang Sesalkan Oknum Aremania Rusak Kantor Arema FC

Wali Kota Malang, Sutiaji, menyesalkan tindakan oknum Aremania yang merusak kantor Arema FC di Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang, Minggu (29/1/2023).

NEWS | 30 Januari 2023

Bareskrim Tangkap 2 Buronan Kasus Gangguan Ginjal Akut Anak

Penyidik Dittipidter Bareskim Polri menangkap 2 petinggi CV Chemical Samudera, yakni E dan AR yang menjadi buronan kasus gangguan ginjal akut anak. 

NEWS | 30 Januari 2023

Calon Jemaah Haji Berharap Wacana Kenaikan ONH Tidak Terealisasi

Wacana kenaikan Ongkos Naik Haji (ONH) meresahkan calon jemaah haji (CJH).

NEWS | 30 Januari 2023

Tuntut Eliezer 12 Tahun Penjara, Jaksa Sudah Pertimbangkan Kejujuran Selama Sidang

Jaksa mengaku sudah mempertimbangkan kejujuran Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang dituntut 12 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Putri Tidak Visum, Jaksa Tuding Demi Pertahankan Dusta Diperkosa Brigadir J

Putri Tidak Visum, Jaksa Tuding Demi Pertahankan Dusta Diperkosa Brigadir J

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE