Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

KMT Pilihan Utama Pembayaran Tiket Commuter Line Yogya-Solo

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 22:40 WIB
Oleh : Mikael Niman / BW
KRL Yogyakarta-Solo.

Jakarta, Beritasatu.com – Penggunaan transportasi commuter line Yogya-Solo telah mengubah budaya masyarakat dalam melakukan transaksi nontunai. KAI Commuter sejak awal menerapkan seluruh transaksi pembayaran tiketnya hanya menggunakan uang elektronik baik dengan kartu multi trip (KMT), kartu uang elektronik bank atau dengan tiket QR Code.

Hal ini sebagai dukungan pada program pemerintah yaitu untuk mendorong terciptanya bertransaksi tanpa uang tunai (cashless society). Tercatat sepanjang 2022 penjualanan KMT pada lintas pelayanan commuter line Yogya-Solo sebanyak 284.562 kartu.

“Jumlah transaksi pembayaran tiket commuter line dengan menggunakan KMT sebanyak 53% dari seluruh transaksi, atau sebanyak 1,4 juta lebih transaksi. Sementara itu, untuk transaksi uang elektronik bank sebanyak 21% atau hampir 558.000, dan transaksi menggunakan QR Code sebanyak 26% atau lebih dari 685.000 transaksi,” ujar Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangan resminya pada Sabtu (1/10/2022).

Menurutnya, KAI Commuter telah satu tahun lebih melayani perjalanan commuter line Yogya-Solo. Sejak diresmikannya pada Maret 2021 oleh Presiden Joko Widodo, KAI Commuter turut berkontribusi untuk perekonomian dan ikut mengubah budaya masyarakat di kabupaten dan kota yang terhubung dengan commuter line.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pembahasan Kota Yogyakarta, Kota Surakarta dan Kabupaten Klaten dalam angka 2022, tercatat kenaikan perekonomian pada tahun 2021 dibanding tahun 2020.

Transportasi memberikan nilai tambah terhadap kenaikan perekonomian dengan adanya kemudahan aksesibilitas dalam bermobilisasi.

“Di Kota Yogyakarta kenaikan perekonomian sebesar 7,44%. Sedangkan, di Kota Solo kenaikan sebesar 5,77% dan di Kabupaten Klaten sebesar 5,88%,” imbuhnya.

Ke depan, KAI Commuter akan terus berkolaborasi dan berinovasi untuk menciptakan ekosistem nontunai yang lebih masif. Salah satunya dengan perjalanan first mile dan last mile yang akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransportasi khususnya menggunakan commuter line sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan.

Pengembangan layanan akan terus ditingkatkan, sistem e-ticketing yang sudah berjalan saat ini akan semakin diperluas sehingga cashless society makin terbentuk.

“Dengan kolaborasi dan inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan-kemudahan dalam integrasi pembayaran, sehingga penggunaan KMT semakin luas dan dapat menjadi alat pembayaran di seluruh transaksi yang ada,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI