Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ditolak PM Inggris, Raja Charles III Batal ke KTT Iklim di Mesir

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:31 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Raja Charles III berkunjung ke kantor pusat Metropolitan Police di London, 17 September 2022. 

London, Beritasatu.com - Raja Charles III tidak akan melakukan perjalanan ke KTT iklim COP27 bulan depan di Mesir setelah PM Inggris Liz Truss "menolak" kehadiran sang pemimpin monarki yang juga aktivis lingkungan itu ke sana, sebuah laporan mengatakan Sabtu (1/10/2022) malam.

Raja baru Inggris, yang naik takhta ketika ibunya Ratu Elizabeth II wafat bulan lalu, bermaksud untuk menyampaikan pidato pada pertemuan 6-18 November, Sunday Times melaporkan.

Namun rencana itu dibatalkan setelah Liz Truss, yang baru diangkat sebagai perdana menteri oleh mendiang ratu dua hari sebelum dia meninggal, menentangnya selama audiensi pribadi dengan Charles di Istana Buckingham bulan lalu.

Laporan itu muncul di tengah spekulasi pemimpin baru Inggris, yang sudah mendapat kecaman atas rencana ekonominya yang telah memicu gejolak pasar, secara kontroversial dapat mengurangi komitmen perubahan iklim negara itu.

Kabinetnya yang baru dibentuk berisi sejumlah menteri yang telah menyatakan skeptis tentang apa yang disebut sebagai tujuan nol emisi di 2050, sementara Truss sendiri terlihat kurang antusias dengan kebijakan tersebut dibandingkan pendahulunya Boris Johnson.

The Sunday Times mengatakan dia tidak mungkin menghadiri COP27, Konferensi Para Pihak ke-27 Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) - di resor Mesir Sharm el-Sheikh.

Inggris menjadi tuan rumah pertemuan puncak terakhir di kota Glasgow, Skotlandia, ketika Charles, mendiang ratu dan putranya Pangeran William semuanya berpidato di acara tersebut.

Baik Downing Street (kantor PM Inggris) dan Istana Buckingham menolak mengomentari laporan tersebut.

Surat kabar itu mengatakan episode itu "kemungkinan akan memicu ketegangan" antara Raja Charles III dan Liz Truss, tetapi mengutip sumber pemerintah yang mengklaim bahwa situasinya "ramah" dan "tidak ada pertengkaran".

Sementara itu, seorang sumber kerajaan mengatakan kepada surat kabar itu: "Bukan misteri bahwa raja diundang untuk pergi ke sana. Dia harus berpikir sangat hati-hati tentang langkah apa yang harus diambil untuk tur luar negeri pertamanya, dan dia tidak akan menghadiri COP(27)".

Berdasarkan konvensi di Inggris, semua kunjungan resmi ke luar negeri oleh anggota keluarga kerajaan dilakukan sesuai dengan saran dari pemerintah”.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI