Logo BeritaSatu

Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:25 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa, Vento Saudale / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022), di mana 127 suporter sepakbola tewas dalam kericuhan seusai laga Arema FC melawan Persebaya di stadion Kanjuruhan Malang, Jatim, harus segera dievaluasi. Pihak aparat keamanan maupun penyelenggara harus bertanggung jawab. Bahkan pihak penyelenggara pertandingan bisa dipidanakan.

“Iya bisa dipidanakan sesuai Pasal 359 KUHP yang mengatur mengenai kelalaian yang mengakibatkan kematian lain,” kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa, Minggu (2/10/2022).

Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) berbunyi: Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Tragedi Kanjuruhan merupakan insiden sepakbola paling mematikan di Indonesia. Pengumuman tewasnya 127 suporter disampaikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta. "Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri," ungkapnya dalam konferensi pers di Malang, Minggu (2/10/2022).

Terkait tragedi Kanjuruhan ini IPW mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencabut izin penyelenggaraan sementara seluruh kompetisi liga yang dilakukan PSSI sebagai bahan evaluasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau harkamtibmas.

Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan
Tembakan gas air mata saat kericuhan seusai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. Tragedi Kanjuruhan ini menewaskan sekurangnya 127 suporter

Di samping itu perlu dilakukan analisis sistem pengamanan yang dilaksanakan oleh aparat kepolisian dalam mengendalikan kericuhan pada laga yang dimenangkan Persebaya dengan kedudukan akhir 3-2.

Menurut Sugeng Teguh Santosa, kericuhan dalam tragedi tragis itu berawal dari kekecewaan suporter tim tuan rumah yang turun ke lapangan tanpa dapat dikendalikan oleh pihak keamanan.

“Bahkan, aparat kepolisian yang tidak sebanding dengan jumlah penonton, secara membabi buta menembakkan gas air mata sehingga menimbulkan kepanikan terhadap penonton yang jumlahnya ribuan. Akibatnya, banyak penonton yang sulit bernapas dan pingsan. Sehingga, banyak jatuh korban yang terinjak-injak,” katanya.

Selain mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga untuk mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat yang dinilai bertanggung jawab dalam mengendalikan pengamanan, IPW juga meminta Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mempidanakan panitia penyelenggara pertandingan.

Baca selanjutnya
“Jatuhnya korban tewas di sepakbola nasional ini harus diusut tuntas pihak ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Jadi Capres Paling Disukai

Survei mutakhir SMRC menunjukkan Ganjar Pranowo menjadi capres paling disukai, sementara Prabowo Subianto paling banyak dikenal oleh publik. 

NEWS | 27 November 2022

Rapimwil PPP, Kader Pekik Ganjar Pranowo Presiden 2024

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memekikkan Ganjar Pranowo presiden dalam rapat pimpinan wilayah (rapimwil) PPP Jateng.

NEWS | 27 November 2022

Survei: Sekitar 70 Juta Orang Indonesia Pernah Bayar Uang Damai Saat Ditilang

Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan ada sekitar 70 juta orang Indonesua yang membayar uang damai ke anggota polisi agar tidak ditilang. 

NEWS | 27 November 2022

Gelar Eco Run Fest 2022, Pertamina Ajak Masyarakat Terapkan Sustainable Living

Melalui Pertamina Eco Run Fest 2022, Pertamina mengajak masyarakat menerapkan sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan. 

NEWS | 27 November 2022

KRL Anjlok Lagi di Menteng, Penumpang Turun di Tengah Jalan

KRL dengan nomor KA 5144C yang anjlok di Kampung Bandan Jakarta Utara, anjlok lagi di perlintasan Menteng Jaya Jakarta Pusat saat akan dievakuasi ke Manggarai.

NEWS | 27 November 2022

SMRC: Ganjar Unggul Jauh dari Pesaingnya di Pilpres 2024

Survei SMRC menemukan pada kelompok pemilih yang tahu semua bakal calon presiden (capres), Ganjar Pranowo unggul jauh dari para pesaingnya di Pilpres 2024.

NEWS | 27 November 2022

Survei: Masyarakat Percaya Ada Praktik Setoran di Polri

Indikator Politik Indonesia dalam surveinya menemukan adanya pandangan publik yang percaya adanya praktik setoran dari bawahan ke atasan di Polri. 

NEWS | 27 November 2022

Kasus Teddy Minahasa, Survei: Publik Endus Persaingan Tak Sehat di Polri

Survei Indikator Politik Indonesia menemukan persepsi publik adanya persaingan tidak sehat di internal Polri usai kasus peredaran narkoba Irjen Teddy Minahasa.

NEWS | 27 November 2022

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Teratas, Prabowo dan Anies Bersaing

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan Ganjar Pranowo meraih dukungan terbanyak sebagai presiden.

NEWS | 27 November 2022

Bawaslu: Ada Dugaan Pelanggaran Verifikasi Faktual di Sulbar

Bawaslu mengungkap ada dugaan pelanggaran verfikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik (parpol) di Sulawesi Barat (Sulbar).

NEWS | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Survei SMRC: Ganjar Pranowo Jadi Capres Paling Disukai

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Jadi Capres Paling Disukai

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE