Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tragis! Semangat Panitia Berujung pada Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:50 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WBP
Aparat keamanan mengusir suporter yang masuk lapangan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. Tragedi Kanjuruhan ini menewaskan sekurangnya 127 suporter.

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan, panitia pertandingan nampak bersemangat dalam menyelenggarakan pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) sehingga berujung pada tragedi Kanjuruhan.

Mahfud menuturkan pihak panitia sangat bersemangat, sehingga mengabaikan usulan pihak aparat terkait pelaksanaan pertandingan.

Sebelum pertandingan, aparat menyarankan agar pertandingan dilangsungkan sore hari serta menyesuaikan dengan kapasitas stadion sebanyak 38.000 orang. “Namun usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Mahfud mengungkapkan, panitia tetap melangsungkan pertandingan di malam hari. Tidak hanya itu, tiket yang dicetak juga melebihi kapasitas Stadion Kanjuruhan yakni sebanyak 42.000

Mahfud menambahkan, pemerintah ke depannya akan melakukan perbaikan dalam pelaksanaan pertandingan sepak bola demi mencegah tragedi Kanjuruhan serupa kembali terulang. Hanya saja, diakuinya sepak bola kerap memancing para suporter untuk mengungkapkan emosinya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menambahkan, pemerintah bakal menangani tragedi Kanjuruhan dengan baik. Tak lupa mewakili pemerintah, Mahfud juga menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban. “Kami berharap agar keluarga korban bersabar dan terus berkoordinasi dengan aparat dan petugas pemerintah di lapangan. Pemda Kabupaten Malang akan menanggung biaya rumah sakit bagi para korban,” ungkap Mahfud.

Diberitakan, untuk sementara ini sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022), mengatakan dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri. "Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico.

Namun Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Minggu (2/10/2022) pagi, korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan mencapai 153 orang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI