Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Cacar Monyet Tak Akan Hilang dalam Waktu Dekat di AS

Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:05 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Petugas kesehatan membantu orang yang menunggu untuk divaksinasi di tempat vaksinasi cacar monyet di New York, Amerika Serikat, pada 14 Juli 2022.

New York, Beritasatu.com - Beberapa pejabat kesehatan AS mengakui bahwa cacar monyet mungkin tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Penyebaran penyakit ini melambat tetapi virusnya sangat luas sehingga eliminasi tidak mungkin terjadi, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Kesimpulan itu ada dalam laporan CDC baru-baru ini, dan diungkap Marc Lipsitch, direktur sains di pusat perkiraan penyakit badan tersebut.

Lipsitch ragu-ragu untuk mengatakan, bahwa cacar monyet akan tetap ada di sini, tetapi dia mengatakan itu akan menjadi ancaman yang berkelanjutan selama beberapa tahun ke depan.

"Itu ada di banyak lokasi geografis di dalam negeri" serta di negara lain, Lipsitch mengatakan kepada The Associated Press. "Tidak ada jalan yang jelas dalam pikiran kami untuk menyelesaikan eliminasi di dalam negeri."

Virus ini terutama menyebar di antara pasangan pecinta sejenis, meskipun pejabat kesehatan terus menekankan bahwa siapa pun dapat terinfeksi. Sangat penting bahwa orang yang berisiko mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyebaran dan upaya vaksinasi terus berlanjut, kata Lipsitch.

Laporan CDC berisi beberapa kabar baik, di mana wabah cacar monyet di AS tampaknya telah mencapai puncaknya pada awal Agustus. Jumlah rata-rata kasus harian yang dilaporkan, kurang dari 150, adalah sekitar sepertiga dari yang dilaporkan di pertengahan musim panas, dan para pejabat memperkirakan penurunan akan berlanjut setidaknya selama beberapa minggu ke depan.

Lipsitch mengaitkan kabar baik dengan peningkatan vaksinasi, perilaku hati-hati oleh orang-orang yang berisiko, dan kekebalan yang diturunkan dari infeksi pada populasi berisiko tertinggi.

Dr. Tom Inglesby, direktur Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, setuju bahwa kecil kemungkinan penyebaran cacar monyet akan berhenti di AS dalam waktu dekat, tetapi dia mengatakan hal itu masih mungkin terjadi dalam jangka panjang.

Jika penularan domestik dihentikan, infeksi masih dapat berlanjut jika orang tertular virus saat bepergian ke luar negeri, katanya.

Cacar monyet adalah endemik di beberapa bagian Afrika, di mana orang telah terinfeksi melalui gigitan hewan pengerat atau hewan kecil, tetapi cacar monyet tidak dianggap sebagai penyakit yang menyebar dengan mudah di antara orang-orang hingga Mei, ketika infeksi ini muncul di Eropa dan AS.

Ada lebih dari 67.000 kasus yang dilaporkan di negara-negara yang belum pernah mengalami cacar monyet. AS memiliki infeksi terbanyak di negara mana pun - lebih dari 25.600. Bahkan, satu kasus kematian di AS telah dikaitkan dengan cacar monyet.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Yahoo News/AP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI