Logo BeritaSatu

Tragedi Kanjuruhan, DPR: Aparat Harus Tahu Larangan Penggunaan Gas Air Mata

Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:06 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.comPengunaan gas air mata menjadi salah satu hal yang disorot publik dalam tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022). Terkait hal tersebut, DPR menegaskan aparat wajib mengetahui larangan penggunaan gas air mata dalam penyelenggaraan ajang olahraga.

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menekankan pentingnya semua pihak menjaga hak dan kewajiban dalam sebuah ajang olahraga. Dia menegaskan, panitia dan aparat keamanan wajib mengantisipasi dan menjamin kelancaran sejak sebelum hingga usainya pertandingan.

Dikatakan, panitia wajib menyiapkan seluruh perangkat pertandingan, rasio jumlah aparat sebanding dengan penonton yang hadir, suporter harus menjaga ketertiban, dan lain-lain.

“Aparat wajib tahu prosedur keamanan dalam event olahraga. Misalnya tidak boleh menggunakan gas air mata, dan lain-lain. Ketentuan ini ada dalam aturan penyelenggaraan yang diatur oleh cabang olahraga,” kata Hetifah kepada wartawan, Minggu (2/10/2022).

Hetifah menerangkan kewajiban kedua pihak tercantum pada Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Pasal 54 dan 55 UU tersebut telah mengatur sejumlah hak yang bisa diperoleh para supporter. Misalnya, seperti memperoleh fasilitas yang sesuai dengan nilai tiket masuk dan mendapatkan jaminan keselamatan dan keamanan.

Dia menambahkan para penonton pertandingan wajib menjaga nilai sportivitas dan mematuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh penyelenggara kejuaraan olahraga. Tidak hanya itu, mereka wajib mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur soal ketertiban dan keamanan.

“Terkait banyaknya korban meninggal, kita berdoa mudah-mudahan diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggal tabah menghadapi cobaan. Semoga kejadian ini menjadi kejadian yang terakhir dan tidak terulang kembali,” ujar Hetifah.

Diberitakan, insiden tragis pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022), diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata di dalam stadion. Karena jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Banyaknya suporter yang pingsan, membuat kepanikan di area stadion. Banyaknya suporter yang membutuhkan bantuan medis tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bisnis Kopi Rempah Milik Polisi di Blitar Tembus Mancanegara

Seorang anggota Polisi Polsek Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Aipda Jauhari Fitrianto (40) sukses menggeluti bisnis olahan kopi rempah.

NEWS | 27 November 2022

Berkedok Indekos, Satpol PP Depok Gerebek Prostitusi Online

Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban dan penggerebekan terhadap sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi online, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 27 November 2022

Top 5 News: Jokowi Ingatkan Relawan hingga Update Gempa Cianjur

Rangkuman artikel viral edisi Jumat dan Jokowi ingatkan relawan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news) Beritasatu.com.

NEWS | 27 November 2022

Tim DVI Polri Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Tim DVI Polri kesulitan mengidentifikasi korban gempa Cianjur karena fasilitas pemeriksaan yang terbatas dan kondisi jenazah yang sudah rusak.

NEWS | 27 November 2022

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ribuan Pelari Ramaikan Highlands Half Marathon di Sentul City

Ribuan Pelari Ramaikan Highlands Half Marathon di Sentul City

SPORT | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE