Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tokoh Pemuda Papua: Lukas Enembe Harus Dijemput Paksa jika Mangkir Lagi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 19:46 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Ratusan massa pendukung di kediaman Gubernur Papua, Lukas Enembe di Koya Tengah, Jayapura, Papua. 

Jayapura, Beritasatu.com - Ketua Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Apbsalom Yarisetouw menegaskan Gubernur Papua Lukas Enembe harus dijemput paksa jika mangkir lagi dalam panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Apbsalom, TNI dan Polri dapat mendampingi dalam penjemputan paksa tersebut.

“Aparat penegak hukum harus terus menegakkan hukum sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini,” ucap Apbsalom, Minggu (2/10/2022).

Menurutnya, massa di Tanah Papua yang melakukan demo hanya oknum pemihak Lukas Enembe. Artinya, massa tersebut bukan semua masyarakat Papua, sehingga TNI dan Polri harus segera menuntaskannya.

Apbsalom mengatakan masyarakat harus melihat kasus Lukas Enembe sebagai kasus hukum murni sejak ditetapkannya menjadi tersangka oleh KPK. Tidak ada politisasi dan kriminalisasi terhadap Lukas Enembe.

“Sebagai pemuda harus bisa membedakan mana yang benar dan salah serta tidak mudah terpancing oleh isu yang merugikan diri sendiri,” kata Apbsalom.

“Pemuda Papua harus mampu membangun Papua dengan damai dan tetap tenang menunggu proses hukum dari KPK,” imbuhnya.

Absalom khawatir apabila Lukas Enembe masih bertahan dan KPK tidak melakukan tindakan, Papua akan hancur atau mengalami kemunduran khususnya generasi muda. Apbsalom mengajak semua masyarakat Papua harus memilih pemimpin yang benar dan membangun Papua dengan hati serta mau bekerja dengan ikhlas.

“Kita harus bersihkan kelompok Lukas Enembe yang masih tertinggal dan pemerintah daerah Papua harus bebas dari korupsi,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI