Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Calon Pemimpin Papua ke Depan Dinilai Perlu Skrining Ketat

Minggu, 2 Oktober 2022 | 20:31 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Lukas Enembe.

Jakarta, Beritasatu.com – Tokoh muda Papua, Ali Kabiay mendorong agar rekrutmen para pemimpin Papua ke depan perlu melalui skrining ketat. Dia menegaskan korupsi merupakan persoalan serius. Tindak pidana ini dapat membahayakan stabilitas keamanan masyarakat, membahayakan pembangunan sosial ekonomi dan politik, serta merusak nilai-nilai demokrasi dan moralitas. Fenomena korupsi ini membuat masyarakat hilang kepercayaan terhadap pemerintah. Sebab, pelaku korupsi telah mengambil hak-hak rakyat secara paksa.

“Kita harus melakukan skrining kepada para calon pemimpin di Papua, yaitu skrining ideologi, skrining penggunaan anggaran, dan skrining moralitas,” ungkap Ali, Minggu (2/10/2022).

Ketua Pemuda Mandala Trikora Papua ini menuturkan skrining tersebut dapat mengetahui calon pemimpin Papua benar-benar mencintai NKRI atau tidak. “Berikutnya, bagaimana mereka dapat menggunakan anggaran dengan baik, serta bagaimana moralitas mereka,” katanya.

“Moralitas ini berkaitan dengan ketuhanan, sehingga mereka bisa menjadi pemimpin yang amanah, dan bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Pemimpin di Papua itu tidak boleh melawan-melawan sama pemerintah pusat,” tegasnya.

Ali mengatakan Gubernur Lukas Enembe dapat menjadi tokoh panutan bagi kaum muda Papua jika dapat membuktikan tidak bersalah melakukan korupsi kepada KPK. Kemudian, tidak melawan pemerintah pusat dan tetap menunjukkan rasa cintanya kepada NKRI.

“Gubernur Lukas Enembe sebagai pemimpin harus berjiwa besar, karena menjadi contoh bagi rakyat yang dipimpinnya. Lukas harus bisa hadir untuk memenuhi panggilan KPK dalam rangka penyelidikan, guna membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah,” tegas Ali.’

Masih soal skrining bagi para calon pemimpin Papua, menurut Ali, setelah undang-undang (UU) otonomi khusus (otsus) direvisi dan resmi diberlakukan, Papua mendapatkan tambahan anggaran dana dari pemerintah pusat. Dengan dana yang besar, ditambah kekayaan alam Papua melimpah, menurutnya, kemajuan Tanah Papua akan sulit tertandingi oleh daerah lain jika dikelola oleh para pemimpin mumpuni secara ideologi, termasuk tata kelola keuangan, dan bermoral baik.

Ali tak lupa mengajak warga Papua yang hingga saat ini masih tinggal di sekitar rumah kediaman Lukas Enembe untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan warga dan keamanan wilayah. Karena keamanan, kata Ali, menjadi faktor terpenting dalam membangun suatu daerah. Investor dari luar daerah bisa datang ke Papua untuk berinvestasi apabila keamanan bagus.

“Kepada para pendukung pak Lukas. Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas daerah, dan terutama menghargai masyarakat adat Tabi selaku pemilik hak ulayat Tanah Tabi, karena wilayah Jayapura dan sekitarnya adalah milik masyarakat adat Tabi, dan masyarakat adat Tabi itu terbuka terhadap siapa saja, menerima sapa saja, namun kita harus bisa menghargai tananan masyarat yang ada di wilayah adat Tabi,” tegas Ali.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI