Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:47 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Pasukan Ukraina bersiap untuk menembak dengan senjata howitzer Prancis Caesar di Donbass pada 15 Juni 2022. 

Paris, Beritasatu.com- Prancis akan mengirim howitzer yang ditolak Denmark ke Ukraina. Seperti dilaporkan surat kabar Prancis Le Monde, Sabtu (1/10/2022), Kyiv mungkin mendapatkan hingga 12 howitzer Caesar dari Paris yang awalnya ditujukan untuk Denmark.

Le Monde melaporkan pada hari Sabtu, Prancis dilaporkan sedang mempersiapkan pengiriman pasokan senjata baru ke Ukraina, yang mungkin mencakup antara enam dan 12 howitzer self-propelled Caesar.

Potongan senjata artileri awalnya ditujukan untuk Denmark, tetapi Kopenhagen mengatakan tidak semua dari senjjata berat itu memenuhi standar yang disyaratkan.

“Kesepakatan itu adalah hasil dari negosiasi panjang antara Prancis, Ukraina, dan Denmark,” kata Le Monde, seraya menambahkan bahwa Kyiv pada awalnya meminta 15 howitzer.

Menurut Le Monde, Presiden Prancis Emmanuel Macron menentang gagasan memasok Ukraina dari persediaan tentara negara itu, karena Paris telah mengirim 18 Caesar ke Kyiv, yang berjumlah hampir seperempat dari 76 persenjataan artileri Prancis sendiri.

Sebaliknya, Prancis memutuskan untuk memasok Ukraina dengan howitzer yang awalnya dipesan oleh Denmark pada tahun 2017, kata Le Monde, seraya menambahkan bahwa Kopenhagen setuju untuk menyerah pada pembelian karena artileri yang dipesan masih menjalani validasi teknis, dan setidaknya beberapa di antaranya gagal memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan yang ditetapkan oleh pihak Denmark.

Kyiv awalnya ragu-ragu untuk menerima howitzer tetapi akhirnya setuju untuk menerimanya apa adanya, lapor Le Monde. Rincian pengiriman masih diselesaikan, tetapi “kesepakatan politik” antara Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen telah tercapai, menurut Le Monde.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Caesar yang ditujukan untuk Denmark hampir dua kali lebih berat dari yang digunakan oleh Prancis (32 ton berbanding 18 ton). Di antara perbedaan lainnya adalah bahwa mereka dipasang pada kendaraan roda delapan daripada versi roda enam, dapat membawa hingga 36 peluru artileri, bukan 18, dan kabin mereka memiliki baju besi yang lebih berat.

Awal pekan ini, Senat AS menyetujui paket bantuan militer dan ekonomi untuk Ukraina senilai US$12 miliar (Rp 183 triliun). bantuan ini terbagi US$ 4,5 miliar (Rp 68,8 triliun) untuk pemerintah Ukraina dan US$ 3 miliar (Rp 45,9 triliun) untuk senjata dan peralatan militer, sementara dana yang tersisa dialokasikan untuk mengisi kembali pasokan senjata AS yang sudah dikirim ke Ukraina dan memungkinkan transfer lebih banyak senjata dari persediaan Amerika.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI