Logo BeritaSatu

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Senin, 3 Oktober 2022 | 01:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa. Seperti dilaporkan RT, Minggu (2/10/2022), peringatan itu disampaikan Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa (ECMWF).

Berbicara kepada Financial Times, Direktur Jenderal ECMWF Florence Rabier mengatakan bahwa data awal menunjukkan bahwa pada bulan November dan Desember, Eropa Barat mungkin menghadapi periode tekanan tinggi.

Kondisi ini, kata Rabier, dapat membawa cuaca yang lebih dingin dengan lebih sedikit angin dan curah hujan, yang dapat mengurangi jumlah daya yang dihasilkan oleh sumber daya terbarukan.

“Jika kita memiliki pola ini maka untuk energi itu cukup menuntut karena tidak hanya sedikit lebih dingin tetapi juga Anda memiliki lebih sedikit angin untuk tenaga angin dan lebih sedikit curah hujan untuk tenaga air,” papar Rabier.

Kepala ECMWF mengatakan bahwa sementara dalam jangka pendek, Eropa mungkin mengalami cuaca yang lebih ringan karena badai baru-baru ini di Atlantik, fenomena atmosfer yang disebut La Nina dapat membawa cuaca yang lebih dingin di kemudian hari. Kondisi ini biasanya terjadi karena pendinginan berkala Samudra Pasifik, yang memicu efek riak pada cuaca di seluruh dunia dan dapat mengubah pola angin dan curah hujan.

Rabier mencatat bahwa Eropa baru saja mengalami salah satu musim panas terpanas dalam sejarah. Meskipun hal ini terbukti menjadi keuntungan bagi tenaga surya, hal itu juga menyebabkan penurunan pangsa tenaga angin dan tenaga air dalam bauran energi UE.

Berbagai pejabat dan tokoh masyarakat Barat telah memperingatkan situasi putus asa yang mungkin dialami Uni Eropa di musim dingin ini. Pada hari Kamis, pendiri Microsoft Bill Gates mengklaim bahwa dalam beberapa bulan benua itu mungkin menghadapi "situasi yang sangat menakutkan" karena banyak orang tidak dapat memanaskan rumah mereka.

Pada akhir September, Komisaris Energi UE Kadri Simson juga meramalkan bahwa musim dingin ini “tidak akan mudah”, tetapi menambahkan bahwa musim dingin berikutnya “akan lebih sulit lagi.”

Dalam beberapa bulan terakhir, Brussel telah terhuyung-huyung dari krisis energi yang dipicu oleh meroketnya harga gas karena sanksi yang dikenakan Barat pada Rusia atas konflik Ukraina.

Untuk meringankan situasi, UE pada hari Jumat (30/9) menyetujui paket tindakan darurat, termasuk penghematan daya wajib, pembatasan pendapatan pasar berlebih, dan retribusi untuk menangkap surplus keuntungan perusahaan. Pejabat juga telah mendorong konsumen untuk menghemat energi dengan segala cara yang tersedia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Pencopotan Label Gereja di Cianjur hingga Laga Jerman-Spanyol

Pencopotan label gereja di posko pengungsian gempa Cianjur dan susunan pemain Jerman-Spanyol merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

NEWS | 28 November 2022

Kementerian PPPA Harap Pemda Perkuat Regulasi Ramah Perempuan

Selain memperkuat regulasi, Kementerian PPPA minta pemangku kebijakan memberikan porsi yang besar terhadap partisipasi perempuan.

NEWS | 28 November 2022

Ini Sejarah Lokananta, Perusahaan Musik Tertua di Indonesia

Lokananta, adalah harta karun yang nyaris terlupakan. Titik nol industri musik Indonesia ini sempat mengalami jatuh bangun sejak didirikan pada 1956.

NEWS | 28 November 2022

Said Aqil: Utamakan Keutuhan Bangsa di Tahun Politik

Said Aqil Siroj meminta seluruh bangsa Indonesia tidak terpecah belah karena kondisi itu justru dimanfaatkan oleh kepentingan politik identita.

NEWS | 28 November 2022

Menkominfo: GPR Jadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat

Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan Humas Pemerintah (GPR) memiliki peran sentral dalam diseminasi informasi bagi masyarakat.

NEWS | 28 November 2022

Pasca-Gempa Cianjur, BNPB Ajak Warga yang Rumah Masih Layak Huni Kembali

BNPB melaporkan hingga hari ini, Minggu (27/11/2022), telah terdaftar 62.628 rumah yang rusak akibat gempa Cianjur.

NEWS | 28 November 2022

Ini Cara Cegah Nyeri Sendi Semakin Parah

Seiring bertambahnya usia, kekuatan tulang dan sendi juga ikut berkurang dan menjadi penyebab osteoartritis atau radang sendi.

NEWS | 27 November 2022

Persoalan Papua Harus Jadi Prioritas Panglima TNI Baru

Salah satu skala prioritas dari Panglima TNI baru adalah persoalan pengamanan di Papua

NEWS | 27 November 2022

Panglima TNI Baru Harus Pastikan Anak Buah Selalu Bersama Rakyat

Panglima TNI baru yang nantinya akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa harus bisa memastikan anak buah selalu dekat dan berada bersama rakyat.

NEWS | 27 November 2022

Butuh Tenda Kecil, Pengungsi Gempa Cianjur Mulai Diserang Penyakit ISPA

Menurut Bupati Cianjur, tenda-tenda kecil dibutuhkan agar pengungsi bisa pindah ke depan rumahnya masing-masing guna menghindari penderita ISPA.

NEWS | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Sejarah Lokananta, Perusahaan Musik Tertua di Indonesia

Ini Sejarah Lokananta, Perusahaan Musik Tertua di Indonesia

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE