Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 | 02:35 WIB
Oleh : DAS
Pemakaman Briptu Anumerta Fajar Yoyok Pujiono, salah satu korban tragedi Kanjuruhan. Korban dimakamkan di kampung halamannya di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu 2 Oktober 2022. 

Trenggalek, Beritasatu.com - Tembakan salvo menandai prosesi pemakaman Briptu Anumerta Fajar Yoyok Pujiono, salah satu korban tragedi Kanjuruhan. Korban dimakamkan di kampung halaman keluarga Briptu Yoyok di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino yang hadir dan memimpin langsung jalannya pemakaman menjelaskan, Briptu Anumerta Yoyok merupakan anggota berdinas di Polsek Dongko.

Almarhum bersama 24 anggota Polres Trenggalek lain mendapat tugas perbantuan pengamanan di pertandingan sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Seorang penonton korban kerusuhan dibawa untuk dievakuasi dalam pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Seperti diberitakan, seusai laga yang dimenangkan Persebaya 3-2 tersebut suporter Arema menyerbu lapangan sehingga bentrok dengan aparat keamanan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Gas air mata ternyata tak hanya ditembakkan aparat di lapangan melainkan juga ke tribun penonton yang adalah Aremania sebab laga tersebut tidak diperuntukkan bagi suporter Persebaya. Alhasil lebih dari 130 orang tewas termasuk Briptu Anumerta Fajar Yoyok Pujiono.

"Untuk melepas kepergian almarhum, kami menggelar upacara pemakaman di rumah duka korban. Kami keluarga Polres Trenggalek berduka dengan gugurnya satu personel anggota kami saat pengamanan di Stadion Kanjuruhan, Malang," ucap Kapolres Alith.

Selama prosesi pemakaman yang dimulai, Cindy Novianti yang merupakan istri dari Briptu Fajar terlihat tegar.

Setelah jenazah sang suami dikebumikan, ia langsung mendekati makam. Diciumnya batu nisan Briptu Yoyok. Matanya terlihat sembab, namun ia berusaha untuk tidak menangis.

Suwarno, mertua Briptu Yoyok, mengatakan bahwa almarhum adalah sosok yang bertanggung jawab dan perhatian terhadap istri.

"Keluarga menerima kabar meninggal pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. Kabar itu disampaikan oleh kerabat dekat Briptu Yoyok, yang juga seorang polisi," tutur Suwarno.

Dua polisi korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jatim.

Sementara itu terkait dengan tragedi Kanjuruhan, Polri akan mendalami penerapan prosedur tetap (protap) penggunaan gas air mata untuk membubarkan kericuhan di Stadion Kanjuruhan.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022), mengatakan pendalaman itu dilakukan pada penerapan protap dan tahapan yang telah dilakukan tim pengamanan yang bertugas saat pelaksanaan pertandingan.

"Tim Polri akan mendalami terkait prosedur dan tahapan-tahapan yang dilakukan satgas atau tim pengamanan yang melakukan tugas saat pelaksanaan pertandingan," kata Kapolri.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menpora Zainudin Amali, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta Ketum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

Tahapan dalam penerapan prosedur tersebut akan diaudit oleh tim yang telah disiapkan. Berbagai informasi yang ada akan dikaji, termasuk upaya penyelamatan para pemain dari para suporter.

Seluruh hal yang mendetail tersebut akan menjadi bagian besar dalam proses investigasi. Proses investigasi akan dilakukan terhadap pihak penyelenggara, pengamanan, dan seluruh pihak terkait.

Proses tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran jelas terkait tragedi Kanjuruhan termasuk siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI