Logo BeritaSatu

Kisah Gubernur Papua Lukas Enembe yang Mulai Tersingkap

Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:47 WIB
Oleh : Fana F Suparman / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Papua Lukas Enembe kini tengah menjadi sorotan lantaran ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dan gratifikasi. Kasus yang menjerat Lukas Enembe ini masih bergulir pada tahap penyidikan. Sampai sekarang KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe karena dua kali mangkir dengan alasan sakit.

Namun, sejumlah hal yang tersingkap belakangan ini seakan mengonfirmasi beragam rumor yang selama ini menyelimuti sosok pemimpin Papua yang kembali berkuasa pada periode kedua pemerintahannya. Salah satunya soal transaksi judi di kasino.

Dalam pemaparan refleksi akhir tahun 2019 pada 13 Desember 2019, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin--sudah meninggal dunia--mengungkapkan pihaknya mendeteksi adanya transaksi keuangan mencurigakan yang dilakukan sejumlah kepala daerah. PPATK mengendus sejumlah kepala daerah menyimpan uang di rekening kasino yang berada di luar negeri. Tak tanggung-tanggung, nominal uang dalam valuta asing yang disimpan di rekening kasino tersebut mencapai Rp 50 miliar.

"Kami menelusuri adanya transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang diduga melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing. Jumlahnya pun signifikan, sekitar Rp 50 miliar (yang disimpan) di rekening kasino di luar negeri," kata Kiagus Ahmad Badaruddin.

Meski demikian, PPATK tak mengungkap identitas kepala daerah yang memiliki rekening kasino tersebut. KPK sendiri saat itu hanya mengaku sudah mengantongi identitas kepala daerah tersebut. KPK bahkan sudah menyampaikan kepada pemerintah mengenai modus penyimpanan uang di rekening kasino di luar negeri.

"Ya kita mengetahui itu. Rasanya pemerintah juga sudah kita beri tahu ya. Ya semoga nanti ada langkah sinergislah," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo, seusai konferensi pers kinerja KPK 2016-2019 di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Seperti halnya PPATK, KPK juga enggan membeberkan identitas kepala daerah dimaksud. Namun, Agus memberikan kode kepala daerah yang dimaksud. Agus saat itu menyebut KPK telah menangani perkara korupsi yang menjerat anak buah sang kepala daerah.

"Yang saya tahu orangnya satu itu. Kalau yang lain, saya belum tahu. Ada kasus yang ditangani. Jadi rasanya, anak buahnya sudah ada yang menjadi tersangka. Semoga nanti pengembangannya ke sana," katanya.

Kode identitas kepala daerah yang disampaikan Agus itu mengarah kepada Lukas Enembe. Pasalnya, KPK sejak 2017 sedang menangani kasus dugaaan korupsi proyek pengadaan pekerjaan peningkatan jalan Kemiri-Depapre, Jayapura, dalam APBD Perubahan Papua yang menjerat mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Pemprov Papua, Mikael Kambuaya.

Lukas Enembe dalam sejumlah kesempatan membela anak buahnya itu. Bahkan, saat memberikan arahan dalam apel Senin, 6 Februari 2017, Lukas berharap proses hukum Mikael dapat berjalan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku jika memang murni penegakan hukum. Namun, Lukas tak segan menyatakan perang jika kasus Mikael bermuatan politis.

Baca selanjutnya
"Saya ini kepala suku dan kita bisa perang di sini. Saya ...


hal 1 dari 4 halaman

Halaman: 1234selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022

Dapat Suntikan Rp 551 M, Jakpro Segera Bangun ITF Sunter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyuntikkan modal Rp 551 miliar kepada PT Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erick Thohir Anggap Kaesang sebagai Keponakannya Sendiri

Erick Thohir Anggap Kaesang sebagai Keponakannya Sendiri

LIFESTYLE | 22 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE