Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Kakorlantas Singgung Pungli yang Dialami Komika Soleh Solihun

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / CAR
Ilustrasi pungli.

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Firman Shantyabudi menyinggung mengenai pungutan liar (pungli) yang dialami komika Soleh Solihun. Firman menegaskan praktik pungli tidak boleh lagi ada dalam pengurusan dokumen di samsat.

“Ya pasti semuanya itu tidak boleh sudah,” kata Firman di Markas Polda Metro Jaya, Senin (3/10/2022).

Dia mengeklaim polisi tidak mau mempersulit masyarakat dalam mengurus perpanjangan STNK lima tahunan dan sebagainya. Dia berdalih polisi terus berupaya mempermudah dan mengedukasi masyarakat kalau pengurusan di samsat makin mudah. Intinya, Firman tak mau kejadian yang dialami Soleh Solihun, terulang.

“Polisi juga enggak mau terus dituding tempatnya pungli. Cek itu siapa yang pungli, ke mana, supaya laporannya jelas. Kita enggak ingin masyarakat dipersulit, tetapi masyarakat tahu prosedurnya, sehingga kita jelas,” kata Firman.

Diketahui, Soleh Solihun mengungkap ada praktik pungli di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) ketika sedang mengurus perpanjangan STNK. Melalui akun Twitternya @solehsolihun, Soleh mengaku diminta Rp 30.000. Oknum yang meminta, yakni petugas cek fisik kendaraan.

Pelaku pungli di Samsat Polres Metro Jaksel, AS, telah diberhentikan. Hal tersebut diungkap Kepala Unit Samsat Jaksel, Ajun Komisaris Polisi, Mulyono. “Sudah diberhentikan,” kata Mulyono, Rabu (28/9/2022). Dia mengeklaim AS bukan anggota Korps Bhayangkara, melainkan pekerja harian lepas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI