Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jenderal Andika Diminta Cek Video Tindakan Berlebih TNI di Tragedi Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:33 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk melakukan tindakan cepat sesuai aturan terkait tragedi kerusuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Hal itu mengingat, beredar video yang diduga memperlihatkan personil TNI melakukan tindakan berlebihan ketika tragedi Kanjuruhan terjadi.

“Karena di dalam video beredar, ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya. Apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua,” kata Mahfud saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Selain itu, Mahfud juga meminta Polri agar segera mengungkap pelaku yang harus bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan. Dia mendesak Polri segera ungkap pelaku apabila telah memenuhi syarat agar secepatnya dapat ditindak. Tak lupa, Polri juga diminta melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan keamanan.

Sebagai informasi, pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) dalam rangka mengusut tragedi Kanjuruhan. Tim tersebut diupayakan dapat menuntaskan tragedi Kanjuruhan untuk tiga minggu ke depan.

“Itu yang tugasnya kira-kira akan bisa diselesaikan diupayakan selesai dalam dua atau tiga minggu ke depan,” tutur Mahfud.

Diberitakan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan sebanyak 130 orang. Muhadjir meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menginvestigasi kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

Menko Muhadjir mengatakan dari laporan yang diterimanya, kondisi di dalam stadion sangat berantakan.

"Temuannya tidak karu-karuan. Chaos," katanya.

Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan pengusutan secara tuntas tragedi Kanjuruhan. Ditegaskan, harus ada pihak yang bertanggung jawab atas tragedi berdarah tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI