Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Rawat Korban Tragedi Kanjuruhan, Menkes Diminta Tak Persoalkan Biaya

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:49 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Budi Gunadi Sadikin.

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk tidak mempersoalkan biaya dalam merawat korban tragedi kerusuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Tragedi tersebut diketahui telah menelan baik korban jiwa maupun luka.

“Menteri Kesehatan diminta memberikan pelayanan kesehatan dengan tidak dulu mempersoalkan biaya,” kata Mahfud saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Mahfud menerangkan, negara nantinya bakal mengurus seluruh perawatan bagi para korban tragedi Kanjuruhan. Dia menegaskan agar perawatan di rumah sakit maupun penyediaan obat untuk para korban tragedi Kanjuruhan dapat disediakan dengan baik.

“Termasuk di dalamnya trauma healing,” ujar Mahfud.

Sebagai informasi, pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) dalam rangka mengusut tragedi Kanjuruhan. Tim tersebut diupayakan dapat menuntaskan tragedi Kanjuruhan untuk tiga minggu ke depan.

“Itu yang tugasnya kira-kira akan bisa diselesaikan diupayakan selesai dalam dua atau tiga minggu ke depan,” tutur Mahfud.

Diberitakan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan sebanyak 130 orang. Muhadjir meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menginvestigasi kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

Menko Muhadjir mengatakan dari laporan yang diterimanya, kondisi di dalam stadion sangat berantakan.

"Temuannya tidak karu-karuan. Chaos," katanya.

Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan pengusutan secara tuntas tragedi Kanjuruhan. Ditegaskan, harus ada pihak yang bertanggung jawab atas tragedi berdarah tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI