Logo BeritaSatu

Pengamat: Jangan Saling Menyalahkan dalam Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:21 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo meminta publik tidak saling menyalahkan dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang. Menurut Karyono, tragedi tersebut bukan kesalahan satu pihak saja apalagi menyudutkan hanya pada kepolisian.

"Tragedi Kanjuruhan merupakan resultan dan mismanajemen, krisis koordinasi, dan lemahnya kolaborasi antarpihak dalam penyelenggaraan urusan publik. Ini jelas bukan kesalahan satu pihak," ujar Karyono kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Karyono mencontohkan, orang menyalahkan polisi karena menggunakan gas air untuk mengantisipasi kerusuhan. Menurut dia, publik harus paham juga bahwa polisi bisa menggunakan emergency planning dalam situasi darurat.

"Katakanlah, orang menyalahkan polisi karena menggunakan gas air mata. Itu betul, orang boleh marah. Tetapi kan polisi juga tidak menyalahi prosedur karena dalam situasi darurat mereka boleh menggunakan emergency planning," ungkap Karyono.

Padahal, kata Karyono, banyak pihak yang diuntungkan secara bisnis dengan siaran bola tersebut. Menurut dia, mereka juga harus ikut bertanggung jawab.

"Lalu bagaimana dengan organisasi penyelenggara dan pihak yang diuntungkan dalam bisnis siaran bola? Mereka juga pihak yang ikut bertanggung jawab. Ada kesan, itu pertandingan yang dipaksakan karena dalam suasana tidak kondusif pertandingan tetap dipaksa dilanjutkan. Ini kan aneh," jelas Karyono.

Karena itu, Karyono meminta semua pihak merefleksikan diri atas tragedi Kanjuruhan tersebut. Meskipun, kata dia, penegakan hukum tetap berjalan.

"Jadi sekali lagi, semua pihak harus refleksi diri dan menyampaikan permintaan maaf. Tentu penegakan hukum harus jalan. Tapi jangan lagi ada upaya menyudutkan pihak tertentu saja," pungkas Karyono.

Diketahui, tragedi Kanjuruhan, Malang terjadi usai pertandingan sepakbola antara Arema melawan Persebaya pada Sabtu (2/10/2022) malam. Total, ada 448 korban dalam Tragedi Kanjuruhan dengan perincian 302 orang mengalami luka ringan, 21 orang luka berat, dan 125 orang meninggal dunia.

Diberitakan, pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk ke lapangan. Gas air mata juga ditembakkan ke arah tribune, sehingga membuat penonton berlarian berusaha keluar dari stadion.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penasihat Hukum: Saksi Aditya Cahya Pelapor Atau Timsus?

Penasihat hukum Arif Rachman mempertanyakan keberadaan saksi Kompol Aditya Cahya, apakah bertindak sebagai pelapor atau sebagai Timsus di Dittipidsiber.

NEWS | 26 November 2022

Update Gempa Cianjur: 318 Jiwa Orang Meninggal Dunia

Jumlah korban meninggal akibat gempa Cianjur, hingga hari ini, Sabtu (26/11/2022) pukul 17.00 WIB terus bertambah menjadi 318 orang.

NEWS | 26 November 2022

Segera Dibuka, Intibios Hang Tuah Hadirkan Layanan Kesehatan Satu Atap

Intibios Hang Tuah yang akan segera beroperasi memberikan layanan kesehatan satu atap yaitu laboratorium, klinik sekaligus farmasi di satu tempat.

NEWS | 26 November 2022

Enggartiasto: Intibios Utamakan Experience Layanan Kesehatan

Enggartiasto Lukita menyatakan bahwa layanan kesehatan Intibios ingin memberikan pengalaman pelayanan kesehatan yang berbeda kepada masyarakat.

NEWS | 26 November 2022

Kendarai Motor, Mahasiswa UMM Jatuh dari Jembatan Setinggi 25 Meter

Mahasiswa UMM Irfaan Hafids Akbar jatuh dari atas jembatan Soekarno Hatta, Kota Malang. Korban jatuh dari ketinggian 25 meter.

NEWS | 26 November 2022

Antar Bantuan Korban Gempa Cianjur, BNPB Gunakan Motor

BNPB menggunakan sepeda motor untuk mengantarkan bantuan bagi korban gempa Cianjur yang berada di daerah yang susah dijangkau.

NEWS | 26 November 2022

Jokowi Tegaskan Reputasi Global Indonesia Patut Dijaga

Presiden Jokowi mengatakan reputasi global yang diraih Indonesia saat ini patut dijaga keberlanjutannya oleh kepemimpinan berikutnya.

NEWS | 26 November 2022

Guru Diminta Ciptakan Lingkungan Belajar Menyenangkan

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim mengajak guru berinovasi menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

NEWS | 26 November 2022

Warga Rembang Bergerak Membantu Korban Gempa Cianjur

Masyarakat di Rembang terus bergerak membantu para korban gempa Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Mereka dengan menggalang bantuan di jalan protokol di Rembang.

NEWS | 26 November 2022

BPKH Menyerahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan bantuan kemaslahatan senilai Rp 2,2 miliar untuk para korban gempa Cianjur.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hujan, Publik Soundrenaline Antusias Tonton Plain White T's

Hujan, Publik Soundrenaline Antusias Tonton Plain White T's

LIFESTYLE | 18 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE