Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Tegaskan Tak Berlama-lama untuk Panggil Lukas Enembe

Rabu, 5 Oktober 2022 | 07:42 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Gubernur Papua Lukas Enembe.

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan berlama-lama untuk kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto memastikan, pihaknya bakal menyampaikan ke publik mengenai pemanggilan terhadap Lukas. Dia menuturkan, untuk saat ini KPK masih memantau perkembangan situasi untuk kembali memanggil Lukas.

“Nanti ada perkembangan situasi, akan dilaporkan kapan waktu yang tepat. Masih wait and see, tetapi juga tidak lama-lama ada waktu tertentu,” ujar Karyoto saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Karyoto mengungkapkan, pihaknya juga perlu berkoordinasi dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Koordinasi diperlukan dalam rangka menentukan langkah-langkah berikutnya terkait proses hukum Lukas. Tidak lupa, KPK juga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sebelumnya, KPK menegaskan tidak sulit mengerahkan segala kekuatan yang ada untuk menjemput paksa Lukas. Hanya saja, KPK mengakui ada risiko yang perlu dipertimbangkan bila memutuskan untuk menjemput paksa tersangka dugaan suap dan gratifikasi itu.

“Bukan persoalan sulit untuk mengambil paksa dengan mengerahkan segala kekuatan, tetapi itu tadi ada risiko yang tentu harus kami hitung di sana,” tutur Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Alex, sapaan akrabnya, menekankan pihaknya menghindari efek yang ditimbulkan jika pihaknya telah menjemput paksa Lukas, misalnya seperti potensi terjadi kerusuhan. Dia menegaskan, pihaknya tidak menginginkan adanya kerusuhan dalam melakukan kerja penindakan.

“Jangan sampai penindakan menimbulkan ekses yang tidak kita inginkan yang akan terjadi di sana,” tutur Alex.

Untuk itu, Alex menekankan saat ini pihaknya masih melakukan pendekatan persuasif terhadap Lukas. Dia bahkan menuturkan, pihaknya tak segan untuk menunda penahanan terhadap Lukas jika yang bersangkutan telah terkonfirmasi menderita sakit.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI