Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hari Ini Indra Kenz Hadapi Tuntutan Kasus Penipuan Binomo

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:09 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO
Tersangka kasus afiliator Binomo, Indra Kesuma atau Indra Kenz dihadirkan saat gelar barang bukti kasus afiliator Binomo di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat 25 Maret 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Indra Kesuma alias Indra Kenz hari ini, Rabu (5/10/2022) akan menjalani sidang tuntutan terkait kasus penipuan Binary Option Binomo. Sidang tuntutan terhadap Indra Kenz akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Pada sidang di PN Tangerang 18 September lalu, jaksa penuntut umum meminta waktu selama dua pekan untuk menyusun tuntutan. Namun, hakim menolak permintaan jaksa tersebut dan memberi waktu satu pekan.

Dengan demikian, sidang tuntutan terhadap Indra Kenz dipastikan akan digelar hari ini di PN Tangerang, Rabu (5/10/2022).

Terdakwa Indra Kenz menjalani sidang perdana terkait kasus penipuan investasi bodong Binomo di PN Tangerang pada 12 Agustus 2022. Dalam persidangan tersebut jaksa mendakwa Indra Kenz dengan pasal berlapis.

Indra Kenz didakwa melakukan pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong (hoax) melalui media elektronik hingga mengakibatkan kerugian konsumen melalui transaksi elektronik dan/atau penipuan atau perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Terdakwa Indra Kenz dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat aksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian yang dilakukan oleh Terdakwa," ujar jaksa waktu itu.

Akibat perbuatan Indra Kenz, lanjut jaksa, para korban sebanyak 144 orang mengalami kerugian mencapai Rp 83.365.707.894.

"Akibat perbuatan Terdakwa, para korban mengalami kerugian yang besar dengan rincian ada 144 korban dengan total Rp 83.365.707.894," kata jaksa seperti dikutip dari PMJNews.com.

Indra Kenz dalam kasus ini juga dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang. Namun, dalam persidangan ini, jaksa hanya membacakan jeratan pasal TPPU-nya saja.

Indra Kenz dalam kasus ini didakwa pasal berlapis. Pasal yang didakwakan adalah Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45A ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kemudian, Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI