Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

AS Janji Bakal Tambah Peluncur HIMARS untuk Ukraina

Rabu, 5 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) bersiaga saat latihan militer “Namejs 2022” di Skede, Latvia pada Senin 26 September 2022. - Amerika Serikat menggandakan jumlah sistem roket Himars mematikan yang dikirim ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan militer baru senilai US$1,1 miliar. 

Washington, Beritasatu.com - Presiden Joe Biden mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Selasa (4/10/2022) bahwa AS akan memberi Kyiv bantuan keamanan baru senilai US$ 625 juta, termasuk peluncur HIMARS atau Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, kata Gedung Putih.

Joe Biden bergabung dalam pembicaraan dengan Wakil Presiden Kamala Harris dengan Zelensky. Ia menggarisbawahi bahwa Washington tidak akan pernah mengakui pencaplokan Rusia atas wilayah Ukraina, tambahnya.

Joe Biden "berjanji untuk terus mendukung Ukraina karena mempertahankan diri dari agresi Rusia selama yang diperlukan," kata pernyataan itu.

Paket ini adalah paket pertolongan pertama sejak pencaplokan terbaru Rusia atas wilayah Ukraina dan Otoritas Penarikan Presiden (PDA) kedua sejak Ukraina membuat keuntungan besar di medan perang pada pertengahan September.

Aneksasi yang diumumkan Rusia pekan lalu mengikuti apa yang disebut sebagai referendum di wilayah-wilayah pendudukannya di Ukraina.

Pemerintah Barat dan Kyiv mengatakan referendum itu melanggar hukum internasional dan bersifat memaksa dan tidak representatif.

Departemen Luar Negeri mengatakan dalam rilisnya, paket itu mencakup empat peluncur HIMARS dan roket terkait, 32 Howitzer dengan 75.000 butir amunisi, 200 kendaraan yang Dilindungi Ambush Tahan Ranjau (MRAP), dan ranjau anti-personil Claymore.

Dibuat oleh Lockheed Martin Corp, akurasi peluncur HIMARS dan jangkauannya yang lebih jauh telah memungkinkan Kyiv untuk mengurangi keunggulan artileri Rusia.

"Perkembangan terbaru dari referendum palsu Rusia dan kebrutalan terhadap warga sipil di wilayah Ukraina yang sebelumnya dikendalikan oleh Rusia hanya memperkuat tekad kami," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan.

AS kini telah menjanjikan 20 peluncur HIMARS ke Ukraina di bawah PDA.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNA/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI