Logo BeritaSatu

Tragedi Kanjuruhan, Aremania Gugat Tindakan Represif Aparat

Rabu, 5 Oktober 2022 | 12:21 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / JEM

Malang, Beritasatu.com - Aremania, yang merupakan suporter Arema FC mengajukan gugatan kepada aparat atas tindakan represif aparat yang menyebabkan meninggalnya 131 orang suporter dan ratusan lainnya luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Tim Kuasa Hukum Aremania Yiyesta Ndaru Abadi menjelaskan, Tim Pendampingan Bantuan Hukum Aremania mengajukan surat peringatan (somasi) terbuka terkait kejadian tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Tragedi Kanjuruhan itu menyebabkan meninggalnya 131 jiwa penonton. Di samping korban jiwa, banyak pula korban luka-luka, baik luka ringan, sedang dan berat. Dikhawatirkan korban jiwa akan terus bertambah.

"Suatu tragedi yang sangat menyakitkan seluruh warga Malang kuhususnya Aremania dan pencinta bola baik dalam negeri maupun luar negeri, yang sekaligus menjadi preseden buruk (aib) dalam sepak bola dunia," katanya dalam keterangan tertulisnya, di Malang, Selasa (4/10/2022).

Ia menjelaskan, dari fakta di lapangan serta menurut beberapa laporan saksi mata dan para pemberi kuasa, pertandingan berjalan lancar sampai selesai. Kemudian beberapa suporter memasuki lapangan dan menghampiri pemain Arema FC untuk memberikan motivasi dan dukungan.

Hal ini, kata dia, merupakan tradisi yang lazim dilakukan oleh suporter, termasuk suporter Arema FC. Saat itu, situasi dan kondisi masih sangat kondusif. Bahkan suporter Arema FC yang berada di tribun juga memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi pada tim kebanggaannya.

Namun, lanjutnya, hal tersebut ditanggapi lain oleh aparat keamanan. Insiden diawali dengan adanya tindakan represif aparat keamanan dengan melakukan pemukulan dan penendangan suporter yang ada di lapangan, sehingga aksi aparat keamanan ini (Polri dan TNI) mendapatkan reaksi dari suporter, hingga kemudian dilakukan penembakan gas air mata.

"Tidak saja kepada massa yang berkerumun di dalam lapangan, tetapi juga secara membabi-buta kepada penonton yang masih berada di tribun, sehingga menimbulkan kepanikan luar biasa karena tebalnya asap gas air mata," kata dia.

Baca selanjutnya
Yiyesta menambahkan, penonton kemudian berlarian dan berdesak-desakkan untuk mencari pintu keluar. ...


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Bocah 3 Tahun Tewas Terjepit Ban Truk Kontainer di Bekasi

Seorang bocah 3 tahun berinisial AWK tewas terjepit ban truk kontainer di Jalan Kampung Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

NEWS | 7 Desember 2022

Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

Jenazah Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar atau bom Astana Anyar diautopsi di RS Bhayangka Sartika Asih, Bandung.

NEWS | 7 Desember 2022

Kutuk Bom Bunuh Diri Bandung, Eks Napiter: Tidak Sesuai Ajaran Islam

Mantan narapidana terorisme (napiter), Muchtar Daeng Lau mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE