Logo BeritaSatu

FISIP Universitas Moestopo Gelar Diskusi Bahas Anti-Asia di AS

Rabu, 5 Oktober 2022 | 13:06 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Senat Mahasiswa FISIP Universitas Moestopo (Beragama) - UPDM(B) melangsungkan diskusi publik dengan tajuk, “Mengapa Rasisme Masih Ada di Amerika Serikat?”.

Berlokasi di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Moestopo, Selasa (4/10/2022), diskusi publik berbentuk talkshow tersebut mengupas mengenai sebab, akibat, motif hingga kampanye pemerintahan Presiden Donald Trump dan kebijakan Presiden Joe Biden dalam mengatasi kasus anti-Asia.

Laporan terbaru dari China Society for Human Rights Studies (CSHRS) 2022 menyebut bahwa kasus anti-Asia bermula dari penyebutan corona (Covid-19) sebagai virus China oleh beberapa politisi Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump.

Stigma tersebut diperparah oleh superioritas warga kulit putih Amerika Serikat atas keturunan Asia yang merupakan kaum minoritas teladan (model minority) di Amerika. Ditambah lagi, rivalitas, ketegangan, dan konflik antar kedua negara, Amerika Serikat dan Tiongkok yang semakin memperparah rasisme anti-Asia di Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Senma FISIP Universitas Moestopo (Beragama) Dimas Satria Krisnowo, mengungkapkan, “Kami tergerak untuk mendiskusikan fenomena Asia Hate atau anti-Asia yang notabene terjadi dan ada di negara yang mengklaim dirinya sebagai pelopor, penyebar, bahkan menegakkan nilai-nilai HAM dan demokrasi di negara-negara lain."

"Kita berharap dari diskusi ini bisa mengambil manfaat, bahwa Indonesia yang majemuk, mampu menyatukan perbedaan, bukan mengembuskan permusuhan,” tambah Dimas.

Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Moestopo (Beragama) Himsar Silaban, dalam sambutannya, mengapresiasi diskusi publik ini. "Saya bangga dengan teman-teman Senat yang mampu menghadirkan diskusi publik yang mengangkat dinamika isu rasisme di Amerika Serikat dengan menghadirkan para pembicara dari berbagai kalangan yang tentu akan menambah khazanah, wawasan, dan pengetahuan para civitas academica yang ada di lingkup FISIP UPDM(B)."

Anggota Dewan Redaksi Media Group, Abdul Kohar, yang menjadi moderator membuka diskusi dengan pertanyaan besar, ”Konteks diskusi ini kita ingin membahas anomali Amerika, negara yang menjadi pelopor, penyebar, bahkan menegakkan nilai-nilai HAM dan demokrasi di negara-negara lain. Namun, hingga detik ini belum bisa menuntaskan problem rasisme yang melekat dalam diri Amerika Serikat."

"Menguatnya sentimen rasisme anti-Asia di Amerika Serikat menunjukkan kemunduran sekaligus menjauh dari American Dream yang memimpikan kesetaraan, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan antirasisme,” ujar Abdul Kohar lagi.

Sedangkan Kesi Yovana, dari Program Studi Hubungan Internasional FISIP UPDM(B) menambahkan, "Adanya fenomena dan kasus hate-crime, anti-Asia di Amerika Serikat tidak lepas dari kampanye Trump yang menyudutkan China."

Apalagi saat pandemi Covid-19, papar Kesi, ujaran kebencian seperti virus China, Kung Flu, dan Wuhan virus semakin membangkitkan kebencian anti-Asia di Amerika. Belum lagi, meningkatnya eskalasi konflik dan ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan China semakin mempengaruhi masyarakat untuk melepaskan kebencian pada sesama manusia”.

Sementara itu, dalam diskusi publik yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa ini, Bendahara Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, menuturkan, bahwa “ Rasialisme merupakan isu tertua di dunia. Isu anti-Asia di Amerika Serikat harusnya menjadi bahan refleksi bagi kita. Amerika Serikat dan Indonesia sama-sama menganut demokrasi, namun memiliki karakter dan corak yang berbeda."

"Demokrasi Indonesia berlandaskan pada prinsip musyawarah-mufakat dalam politik dan gotong royong dalam ekonomi. Sehingga sudah selayaknya dan sepatutnya Amerika Serikat belajar dari Indonesia untuk menghargai perbedaan, menyatukan kemajemukan, dan menjunjung tinggi kemanusiaan dan peradaban dalam Bhineka Tunggal Ika," ujar Addin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Dua Harapan Moeldoko bagi Panglima TNI Yudo Margono

Moeldoko berharap Panglima TNI Yudo Margono dapat meningkatkan aspek pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI terkait profesionalitas dan kesejahteraan.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD: Belum Tercatat Adanya Kerusakan Akibat Gempa Garut

BPBD Garut memastikan belum tercatat ada kerusakan bangunan atau rumah warga akibat gempa Garut yang berkekuatan 6,1 magnitudo, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Legislator PDIP Malas Turun ke Tengah Rakyat Tak Akan Diusung Caleg

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader PDIP yang menjadi anggota DPR dan DPRD agar turun ke tengah rakyat.

NEWS | 3 Desember 2022

Asosiasi Dai Bantah Bencana Terjadi karena Tak Terapkan Sistem Khilafah

Asosiasi Dai membantah pandangan kelompok radikal yang menyebut bahwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air akibat tidak diterapkan sistem khilafah.

NEWS | 3 Desember 2022

Dinsos DKI Jakarta Ungkap Dukungan Fasilitas untuk Disabilitas

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari mengungkap dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada para disabilitas.

NEWS | 3 Desember 2022

Adian: Suara Rakyat Tak Perlu Dibayar dengan Uang dalam Amplop

Adian Napitupulu mengingatkan para anggota dan kader PDIP tidak menjadikan rakyat sekadar objek jual beli suara saat pemilu.

NEWS | 3 Desember 2022

Pengamanan Pernikahan Kaesang-Erina, Polisi Siagakan 2.188 Personel

Polda Jateng menyiagakan sebanyak 2.188 personel untuk pengamanan pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

NEWS | 3 Desember 2022

MK Larang Eks Koruptor Nyaleg, KPU Konsultasi dengan DPR

KPU tengah mengkaji putusan MK yang melarang eks koruptor setelah 5 tahun keluar dari penjara maju mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg).

NEWS | 3 Desember 2022

Instruksi Penting PDIP bagi Kader Terkait Kemenangan Pemilu 2024

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyampaikan instruksi penting kepada para kadernya, khususnya tiga pilar partai.

NEWS | 3 Desember 2022

Jelang Nataru, IDI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Ketua Umum PB IDI Dr Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman Covid-19.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dua Pemain Brasil Jesus dan Telles Akhiri Piala Dunia 2022 Lebih Cepat

Dua Pemain Brasil Jesus dan Telles Akhiri Piala Dunia 2022 Lebih Cepat

SEMESTA BOLA 2022 | 18 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE