Logo BeritaSatu

Terkait Pengelolaan Kebun Raya Bogor, Bima Arya Ancam PT MRN

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:19 WIB
Oleh : Vento Saudale / JEM

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya mengancam akan mengevaluasi keberadaan pihak swasta PT Minta Natura Raya (MNR) dalam mengelola cagar budaya Kebun Raya Bogor (KRB). Hal itu lantaran wisata cahaya Glow KRB yang masih berpolemik dan PT MRN dinilai tidak tanggap terkait kebijakan Pemerintah Kota Bogor.

Bima menyebutkan, awal September 2020, Forkopimda melakukan dengar pendapat terkait aktivitas Glow (wisata cahaya buatan) di Kebun Raya Bogor, dan hasilnya PT MNR selaku pengelola bidang wisata menghentikan sementara aktivitas Glow.

Bima Arya mengatakan penghentian aktivitas cahaya malam itu bukan tanpa alasan. Hal pertama, karena belum adanya hasil riset yang akurat terkait dampak negatif terhadap habitat flora dan fauna di Kebun Raya Bogor.

Kalaupun sudah dilakukan penelitian, kata Bima, sifatnya tunggal hanya dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang notabene lembaga tersebut juga pengelola Kebun Raya Bogor. Di sisi lain, Bima Arya ingin riset dampak aktivitas Glow itu dilakukan oleh lembaga independen atau pihak ketiga dalam hal ini IPB dengan alasan hasil riset itu sahih.

Kedua, aktivitas Glow juga menjadi polemik di kalangan budayawan karena Kebun Raya Bogor yang sudah berusia 2 abad itu masuk dalam cagar budaya yang perlu dilindungi dan dijauhkan dari komersialisasi berlebihan.

Mengetahui hal itu, Bima dalam keteranganya, Selasa (4/10/2022), mengatakan Pemkot Bogor telah mengirim surat kepada PT Mitra Natura Raya karena situasinya berlarut dan tidak kondusif.

Dalam surat tersebut, pemkot sudah berupaya untuk memfasilitasi ada beberapa masukan dan meminta MRN untuk membangun komunikasi dengan IPB dan budayawan terkait pengelolaan Kebun Raya Bogor tersebut.

"Semua itu tidak juga berbuah hasil, maka kemudian saya mengirimkan surat meminta agar pihak PT MNR menghentikan dulu kegiatan di situ (Glow). Tidak ada lagi kegiatan," kata Bima Arya.

Baca selanjutnya
Namun, Pemkot Bogor menerima balasan pada 30 September dari PT MNR ...


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Sukabumi, Sejumlah Rumah di 3 Desa Alami Kerusakan

Gempa Sukabumi: Sejumlah rumah rusak di tiga desa, yaitu Cibunar, Balekambang, dan Girijaya dengan kategori kerusakan sedang dan ringan.

NEWS | 8 Desember 2022

Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

Menkes mengingatkan bahwa isu polusi udara merupakan permasalahan seluruh masyarakat karena dapat berpengaruh terhadap penyakit pernapasan.

NEWS | 8 Desember 2022

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Bulog sebaiknya fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

Aktivitas Gunung Anak Krakatau didominasi kegempaan didominasi vulkanik dan tektonik serta tremor menerus serta sesekali keluar hembusan.

NEWS | 8 Desember 2022

Ikuti China, Hong Kong Longgarkan Karantina dan Tes Covid-19

Pemerintah Hong Kong mengatakan pada Kamis (8/12/2022), bakal melonggarkan kebijakan Covid-19 dengan melonggarkan karantina dan tes cepat.

NEWS | 8 Desember 2022

DPR Pertanyakan Serapan Beras Bulog

Persediaan beras nasional mencapai 8.727.752 ton, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BNPT Duga Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Tak Bekerja Sendiri

BNPT menduga pelaku bom Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, tidak bekerja sendiri saat melancarkan aksi teror tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022

Mantan Bawahan Ferdy Sambo Tak Tahu Soal Surat Penyelidikan Kasus Brigadir J

Mantan staf pribadi Ferdy Sambo, Novianto Rifai mengklaim tidak tahu-menahu mengenai surat perintah penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkab Cianjur Terjunkan Alat Berat Percepat Pembersihan Material Rumah

Pemkab Cianjur akan menerjunkan alat berat dan truk untuk mempercepat pembersihan material rumah warga yang ambruk akibat gempa Cianjur.

NEWS | 8 Desember 2022

Iran Hukum Gantung Pendemo Aksi Protes Mahsa Amini

Iran pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan, telah mengeksekusi mati dengan hukum gantung pendemo aksi protes kematian Mahsa Amini.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE