Logo BeritaSatu

Ada Perbedaan Sikap di Internal KPK Soal Penyelidikan Formula E

Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:37 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / LES

Jakarta, Beritasatu.com – Ada perbedaan sikap di internal KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi, terkait dengan penyelidikan Formula E. Perbedaan tersebut berkaitan dengan wacana untuk mengungkap hasil penyelidikan Formula E kepada publik luas.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto enggan untuk membuka hasil penyelidikan. Dia menilai hal tersebut bukan merupakan hal yang tepat.

“Jadi, kalau kami membuka-buka itu tidak tepat juga. Nanti setiap orang yang ini, ini, ini, oh ini yang kemarin ini padahal dia sifatnya. Kadang-kadang ada yang diminta datang juga, dia tak paham, ya kembali lagi. Mungkin dia punya data, informasi apa diakaitkan dengan hal-hal yang sedang dicari,” kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Karyoto menerangkan, dirinya enggan berpolemik terkait kasus Formula E. Dia menegaskan, sampai saat ini belum ada penetapan tersangka di kasus tersebut, mengingat masih berada di tahap penyelidikan. Dia juga menekankan, para pihak yang dimintai keterangan di kasus ini belum dapat disebut sebagai saksi.

“Karena sifatnya masih keterangan yang sifatnya konfirmasi atau klarifikasi terhadap apa yang sedang dilakukan dan ingin dibuat terang oleh para penyelidik KPK,” ungkap Karyoto.

Sikap ini berbeda dengan pernyataan yang disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Alex, sapaan akrabnya, menjelaskan pihaknya membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E. Hal itu supaya publik tidak mencurigai KPK hendak mengkriminalisasikan seseorang dalam kasus Formula E.

"Kami sedang mempertimbangkan juga bagaimana kalau proses lidik (penyelidikan) itu kita buka, supaya masyarakat teman-teman wartawan mengetahui apa sih yang sudah diperoleh KPK," ujar Alex saat jumpa pers di Gesung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Alex mengakui penyelidikan Formula E sudah sedikit terungkap ke publik. Untuk itu, KPK mempertimbangkan membeberkan sejumlah hal yang sudah diperoleh KPK. Misalnya keterangan dari sejumlah saksi yang telah dipanggil KPK.

"Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga, seolah-olah kami mengkriminalisasi seseorang," tutur Alex.

Alex juga menegaskan, pihaknya tidak pernah menargetkan seseorang dalam suatu kasus. Untuk kasus Formula E, dia menekankan belum pernah menyebutkan seseorang sebagai tersangka.

"Karena masih penyilidikan," ungkap Alex.

Terkait Formula E, KPK sebelumnya telah memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi. Anies telah rampung diperiksa atau dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK pada Rabu (7/9/2022) malam. Selama sekitar 11 jam Anies Baswedan dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan balap mobil Formula E Jakarta.

Anies Baswedan yang datang ke KPK sekitar pukul 09.25 WIB baru keluar gedung KPK setelah selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 20.25 WIB. Anies Baswedan yang datang ke KPK dengan mengenakan pakaian dinas Pemprov DKI Jakarta mengaku senang bisa membantu kerja KPK dalam memberantas korupsi.

"Senang sekali bisa membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK bahkan sebelum bertugas di pemerintahan," kata Anies.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Konsolidasi Nasional Jelang Pemilu 2024, KPU Gelar Jalan Sehat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar acara jalan sehat sebagai upaya konsolidasi nasional jelang Pemilu 2024. 

NEWS | 3 Desember 2022

Warga dan Petugas Damkar Lebak Tangkap Ular Piton Panjang 3 Meter

Warga dan petugas pemadam kebakaran (damkar) Lebak, menangkap ular piton sepanjang 3 meter, Sabtu (3/12/2022) dini hari.

NEWS | 3 Desember 2022

Jokowi Hadiri Acara Puncak HUT Ke-77 PGRI dan HGN 2022

Acara puncak peringatan HUT ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 dihadiri Presiden Jokowi.

NEWS | 3 Desember 2022

Pernyataan Benny Rhamdani soal Siap Perang Dinilai Harus Dilihat Utuh

Efriza menilai pihak-pihak mempersoalkan diksi siap perang dan menyerang Benny Rhamdani saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlalu berlebihan.

NEWS | 3 Desember 2022

8 Pemprov Desak RUU Daerah Kepulauan Disahkan pada 2023

Delapan pemerintah provinsi (pemprov) mendesak agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang sudah masuk Prolegnas agar disahkan pada 2023.

NEWS | 3 Desember 2022

DPR Optimistis Yudo Margono Mampu Pimpin TNI secara Profesional

Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menyampaikan selamat kepada Laksamana TNI Yudo Margono yang sudah mendapat persetujuan sebagai Panglima TNI.

NEWS | 3 Desember 2022

Soal Calon Kasal, Laksamana Yudo Margono: Rahasia

Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono belum dapat mengungkapkan calon Kepala Staf Angkata Laut (Kasal) yang akan menggantikannya. 

NEWS | 3 Desember 2022

Paripurna DPR Pengesahan Yudo Margono sebagai Panglima TNI Digelar Selasa

DPR bakal menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI pada Selasa (6/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Akhir Pekan, Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan pada Siang hingga Sore

Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat pada akhir pekan ini, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Top 5 News: Percepatan Vaksin Booster, Visi Yudo Margono hingga Tembok CIMB Finance Roboh

Booster vaksin Covid-19 perlu dipercepat dan tembok CIMB Niaga Finance roboh merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news) Beritasatu.com.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IDI: Dunia Akui Pemulihan Kesehatan Pasca-Covid-19 di Indonesia

IDI: Dunia Akui Pemulihan Kesehatan Pasca-Covid-19 di Indonesia

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE