Logo BeritaSatu

6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Diperiksa Polisi Pekan Depan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:07 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya akan memeriksa enam tersangka pada pekan depan.

Pemeriksaan itu terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, usai pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

"Tim juga persiapan rencana pemanggilan 6 tersangka. Pemeriksaan tambahan minggu depan," kata Dedi di Polda Jawa Timur, Jumat (7/10/2022).

Kendati demikian, Dedi belum memerinci terkait hari apa keenamnya diperiksa. Di sisi lain ia mengungkapkan bahwa penyidik memeriksa tiga saksi terkait peristiwa tersebut.

"Hari ini penyelidikan 3 saksi. Pertama Kasubbag Dispora Kabupaten Malang. Kedua Sekretaris Umum Arema FC dan anggota Polresta Malang yang terlibat dalam pengamanan di Stadion Kanjuruhan," ucapnya.

Polri menetapkan enam orang tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Keenamnya yaitu Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur AKP Hasdarman, security steward Suko Sutrisno.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pasal yang menjerat keenam tersangka terkait tragedi Kanjuruhan. Tiga warga sipil dijerat Pasal 359 dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 UU 11/2022 tentang Keolahragaan.

"Di mana pelaksana dan koordinat penyelenggaraan pertandingan yang bertanggung jawab kepada LIB di,situ disebutkan di Pasal 103, panitia pelaksana bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kejadian," kata Sigit saat konferensi pers di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

Sementara itu, tiga anggota Polisi dijerat dengan Pasal 359 dengan bunyi "Barangsiapa karena salahnya menyebabkan matinya orang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun".

Kemudian Pasal 360 KUHP berbunyi "Barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan orang luka berat, dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau hukuman kurungan selama-lamanya satu tahun". Pasal 360 KUHP juga mengatur soal luka berat atau luka yang menyebabkan jatuh sakit atau terhalang pekerjaan sehari-hari.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Bocah 3 Tahun Tewas Terjepit Ban Truk Kontainer di Bekasi

Seorang bocah 3 tahun berinisial AWK tewas terjepit ban truk kontainer di Jalan Kampung Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

NEWS | 7 Desember 2022

Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

Jenazah Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar atau bom Astana Anyar diautopsi di RS Bhayangka Sartika Asih, Bandung.

NEWS | 7 Desember 2022

Kutuk Bom Bunuh Diri Bandung, Eks Napiter: Tidak Sesuai Ajaran Islam

Mantan narapidana terorisme (napiter), Muchtar Daeng Lau mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

NEWS | 25 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE