Logo BeritaSatu
Hadapi Krisis Global

Hadapi Resesi Global, Pemerintah Didorong Jaga Daya Beli Masyarakat

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:33 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah didorong menjaga kestabilan harga dan memberikan bantuan sosial (Bansos) ke masyarakat dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Hal tersebut penting untuk menguatkan konsumsi dalam negeri sekaligus mengantisipasi datangnya resesi global.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, strategi pemerintah tepat dalam menyikapi gejolak resesi global dengan menjaga kestabilan harga serta memberikan bansos pada masyarakat.

"Sangat setuju sekali mengingat memang ancaman utama berasal dari inflasi yang cukup tinggi,” kata Nailul, Jumat (7/10/2022).

Menurutnya, solusi untuk bertahan dari badai ekonomi global adalah dengan menjaga daya beli masyarakat. Hal itu disebabkan ekonomi Indonesia lebih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga dalam negeri.

"Jadi, memang solusinya adalah menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, karena PDB kita 50% dari konsumsi rumah tangga, ya sangat wajar sih kita fokus ke sana dan dukung fokus pemerintah soal itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah telah memberikan tiga jenis tambahan bantalan sosial dengan total anggaran sebesar Rp 24,17 triliun yakni bantuan langsung tunai (BLT), bantuan subsidi upah (BSU), dan penggunaan 2% dana transfer umum (DTU) oleh pemerintah daerah.

"Pemberian berbagai bantalan sosial ini diharapkan dapat melindungi daya beli masyarakat dari tekanan kenaikan harga global dan juga mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Selain itu, kami terus memonitor pergerakan harga komoditas pangan agar dapat segera melakukan antisipasi apabila terjadi lonjakan harga, serta menjaga rantai pasok terutama komoditas pangan,” tegas Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar ini.

Sementara itu, ekonom Bank Mandiri, Faisal Rachman menyatakan ada dua hal yang perlu dijaga pemerintah, yakni inflasi dan risiko resesi global terhadap neraca dagang.

“Inflasi yang harus dijaga agar tidak naik tinggi karena dapat pengaruhi konsumsi dalam negeri yang menopang pertumbuhan. Kalau harga komoditas turun maka surplus akan menyusut dan ini jadi tekanan untuk nilai tukar,” kata Faisal.

Direktur Eksekutif CORE, Muhammad Faisal mengapresiasi kerja Kementerian Keuangan untuk menjaga fiskal.

“Dari sisi kesehatan fiskal terus dijaga, dapat membantu menjaga kepercayaan bagi para investor untuk menanamkan modal. Ini perpaduan kondisi domestik yang tidak terlalu banyak dengan kondisi global, karena sources dan market kita yang besar,” kata Muhammad Faisal.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

DPR Bakal Gali 5 Hal Ini kepada Yudo Margono Saat Fit and Proper Test

DPR akan menggali lima hal utama kepada Kasal Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon Panglima TNI nanti. 

NEWS | 28 November 2022

Puan Ungkap Alasan Kasal Yudo Margono Dipilih Jadi Calon Panglima TNI

Ketua DPR, Puan Maharani mengungkapkan alasan Kasal Laksamana Yudo Margono menjadi calon panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. 

NEWS | 28 November 2022

Solidaritas Guru, Alumni UPI Himpun Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

56 guru tewas akibat gempa Cianjur, Alumni UPI serentak bergerak menggalang bantuan untuk para korban.

NEWS | 28 November 2022

Tilang Manual Masih Diberlakukan terhadap Sejumlah Pelanggaran

Polda Metro Jaya masih melakukan tilang manual terhadap sejumlah pelanggaran di jalan raya, seperti kendaraan tanpa pelat nomor.

NEWS | 28 November 2022

Menangis, Ferdy Sambo Sebut Sia-sia Pangkat Jenderal jika Tak Bisa Jaga Istri

Ferdy Sambo menangis karena menilai sia-sia bagi dirinya sudah berpangkat jenderal jika tidak mampu menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

NEWS | 28 November 2022

Putri Terus Menangis Saat Beberkan Skenario Ferdy Sambo

Putri Candrawathi terus menangis saat membeberkan skenario Ferdy Sambo terkait peristiwa tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

UMP DKI Naik 5,6% Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Penjelasan Disnaker

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik 5,6% menjadi sebesar Rp 4,9 juta pada 2023.

NEWS | 28 November 2022

Beda Pandangan, PDSI Dukung RUU Kesehatan Omnibus Law

PDSI memiliki pandangan berbeda dengan organisasi profesi kesehatan lainnya terkait RUU Kesehatan Omnibus Law.

NEWS | 28 November 2022

Jokowi Usulkan Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI

Ketua DPR, Puan Maharani menyatakan, Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. 

NEWS | 28 November 2022

Respons Jokowi soal Pemimpin Pro Rakyat, Prabowo Tunjuk Rambut Putihnya

Prabowo Subianto merespons ciri-ciri pemimpin pro rakyat yang disampaikan Jokowi. Prabowo pun menunjuk bahwa dia memiliki rambut berwarna putih.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Babak I: Sempat Tertinggal, Serbia Unggul Atas Kamerun

Babak I: Sempat Tertinggal, Serbia Unggul Atas Kamerun

SEMESTA BOLA 2022 | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE