Logo BeritaSatu

PSI Minta Pemerintah Selamatkan Perajin Tempe dan Tahu

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta pemerintah untuk memberikan program khusus jangka pendek dan menengah untuk petani kedelai dan perajin olah kedelai seperti tahu dan tempe. Permintaan ini disampaikan mengingat harga kedelai di level eceran kian mahal hingga menembus sekitar Rp 13.000 per kilogram. Padahal, pada awal tahun, harga kedelai sekitar Rp 8.000 per kilogram.

“Dari informasi di media berikut dari kader PSI di daerah, kenaikan harga kedelai hingga Rp 13.000 per kilogram ini sangat memberatkan. Sudah mulai banyak perajin tahu dan tempe yang mengibarkan bendera putih alias bangkrut. Jangan sampai dalam ekonomi yang menantang seperti hari-hari ini, pemerintah abai atas nasib usaha-usaha kecil yang dimiliki rakyat,” ujar Juru Bicara DPP PSI, Kokok Dirgantoro kepada wartawan, Sabtu (8/10/2022).

Advertisement

Tempe dan tahu, menurut Kokok, adalah komoditas penting penyangga asupan protein untuk rakyat menengah bawah. Harga jual tempe dan tahu juga relatif dipengaruhi daya beli masyarakat. Lantaran konsumennya adalah masyarakat menengah bawah, tempe dan tahu sangat sensitif dengan harga jual.

“Dengan kondisi kedelai mahal, maka ongkos produksi tempe dan tahu meningkat. Namun tidak serta merta harga jual dari perajin bisa ditingkatkan. Produk ini sangat price sensitive. Perlu ada penanganan serius untuk membantu perajin tempe dan tahu,” ungkap Kokok.

Beberapa rekomendasi PSI antara lain adalah operasi pasar yang diperuntukkan dan dipastikan langsung diterima oleh perajin tempe dan tahu serta kredit lunak untuk pembelian kedelai bagi perajin. PSI juga meminta Kementerian Perdagangan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.

“Mungkin mulai dapat dijajaki lebih serius terkait peningkatan produksi kedelai dalam negeri. Misalkan panen kedelai lokal diserap pemerintah dengan harga yang menguntungkan petani untuk beberapa kali siklus tanam. Nanti pemerintah dapat juga membantu biaya distribusi dari petani ke perajin tempe tahu agar harganya relatif terjangkau. Jika harga kedelai dunia mulai stabil, program untuk petani kedelai dalam negeri dapat diubah atau disesuaikan. Tetapi ingat, jangan bikin program yang tidak jelas dan tidak dinikmati oleh petani maupun perajin tempe dan tahu,” jelas Kokok.

Baca selanjutnya
Kokok mengatakan potensi pertanian kedelai akan menarik jika harga jualnya menguntungkan. ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PSI Minta Pertumbuhan Sektor Pariwisata Juga Dinikmati UMKM

PSI berharap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang tumbuh signifikan selama 2022 turut dinikmati oleh UMKM. 

NEWS | 2 Februari 2023

Bermaksud Serang Sejumlah Sasaran di Singapura, Pelajar Pendukung ISIS Ditahan

Seorang pelajar berusia 18 tahun ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri, setelah berencana menyerang sejumlah sasaran di Singapura.

NEWS | 2 Februari 2023

Kerajinan Bambu Jombang Tembus Pasar Tiongkok dan Belanda

Perajin bambu asal Desa Pucangrejo, Kabupaten Jombang, sukses mengolah bambu menjadi kerajinan tangan bernilai tinggi dan menembus pasar ekspor.

NEWS | 2 Februari 2023

Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftarnya

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan mutasi jabatan puluhan kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya. 

NEWS | 2 Februari 2023

DPR: Cegah Paham yang Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Maman Imanulhaq menilai, pencegahan penyebaran paham yang berpotensi menimbulkan konflik sosial harus dilakukan.

NEWS | 2 Februari 2023

Keren! Rest Area Ini Punya Teknologi Pengolahan Limbah Organik

Rest area Cibubur yang terletak di jalan tol Jagorawi KM 10, merupakan yang pertama di Indonesia dalam menerapkan teknologi pengolahan limbah organik.

NEWS | 1 Februari 2023

Menteri Bintang: Perlindungan Korban Kekerasan Seksual Meningkat

Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan, kesadaran masyarakat untuk melindungi korban kekerasan seksual semakin tinggi.

NEWS | 1 Februari 2023

Korban Serangan Monyet Liar di Tangerang Bertambah

Korban serangan monyet liar yang masuk ke permukiman warga di Kampung Barengkok, Kabupaten Tangerang, Banten sejak empat hari terakhir bertambah.

NEWS | 1 Februari 2023

Sakit Hati Disebut Loyo, Suami di Medan Cekik Istri hingga Tewas

Seorang suami mencekik istri hingga tewas lantaran sakit hati disebut loyo. Kasus suami bunuh istri ini terjadi di Kecamatan Percut Seituan, Medan, Sumut.

NEWS | 1 Februari 2023

Mahfud MD Ungkap Penyebab Anjloknya Indeks Persepsi Hukum

Mahfud MD mengungkapkan, saat ini indeks persepsi hukum Indonesia sangat rendah sejak mencuatnya kasus Ferdy Sambo.

NEWS | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE