Logo BeritaSatu

Kepada KY, Penyuap Hakim Agung Sudrajad Ungkit Penyakit di MA

Senin, 10 Oktober 2022 | 18:48 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Tersangka penyuap hakim agung Sudrajad Dimyati, yakni pengacara Yosep Parera membenarkan telah diperiksa oleh Komisi Yudisial (KY) terkait kasus hukumnya. Ketika menjalani pemeriksaan, ia mengungkit soal adanya penyakit hukum di Mahkamah Agung (MA) yang rawan memicu praktik korupsi.

“Saya menjelaskan tentang patologi hukum atau penyakit hukum yang diidap di dalam Mahkamah Agung, khususnya jajaran struktural seperti panitera, penerima berkas, dan lain sebagainya,” ungkap Yosep usai diperiksa di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/10/2022).

Advertisement

Yosep telah menyampaikan informasi yang valid ke pihak KY dalam pemeriksaan kali ini. Dia berharap informasi itu bisa menjadi dasar untuk melakukan pembenahan di MA. Hal itu karena, dijelaskan Yosep, semua pengacara yang menjalankan praktik hukum tersandera oleh sistem.

“Setiap laporan yang kami berikan kepada KY ataupun kepada hakim pengawas pada MA khususnya di dalam bidang peradilan itu tidak pernah ditanggapi, sehingga mau tidak mau, semua struktur masyarakat atau budaya sangat terpengaruh di dalam komponen terakhirnya. Mau tidak mau semua masyarakat itu pasti mengeluarkan dana untuk mencapai keadilan,” tutur Yosep.

Yosep mengungkapkan praktik suap yang dilakukan olehnya semata-mata supaya perkaranya bisa sampai ke meja hakim agung. Demi hal itu, pihaknya pada akhirnya perlu mengeluarkan biaya.

“Membayar kepada siapa? Kepada struktural bawahnya. Jadi, mereka-mereka yang menangani perkara di bawahnya, menerima berkas dan sebagainya. Itu yang saya jelaskan pada KY, untuk lebih lengkapnya nanti biar KY yang sampaikan. Intinya seperti itu,” ungkap Yosep.

Dia mengungkapkan telah menangani ratusan perkara di MA. Dari perkara-perkara tersebut, hampir semuanya dikabulkan oleh MA tanpa perlu membayar uang sama sekali. “Jadi, hakim agung sebenarnya pada beres, permainannya ada di bawah,” tutur Yosep.

Sebelumnya, KY menjalankan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait dugaan suap dalam penanganan perkara di MA yang menjerat hakim agung Sudrajad Dimyati serta hakim yustisial Elly Tri Pangestu. Kali ini, KY memeriksa para tersangka pemberi suap ke Sudrajad dan tersangka lainnya di kasus tersebut.

Para pihak yang diperiksa yakni dua pengacara bernama Eko Suparno (ES) dan Theodorus Yosep Parera, serta dua debitur KSP Intidana Heryanto Tanaka (HT) dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

“Pemeriksaan yang berlangsung hari ini dilakukan terhadap tersangka TYP, ES, HT, dan IDKS,” kata Juru Bicara KY Miko Ginting dalam keterangannya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bupati Lumajang Temukan Kejanggalan Distribusi Pupuk Subsidi

Ketersediaan pupuk subsidi di Kabupaten Lumajang belakangan ini cukup terbatas, yang diduga akibat terjadinya penyelewengan distribusi.

NEWS | 4 Februari 2023

Konser 30 Tahun Dewa 19 di JIS, Polda Metro Jaya Terapkan Penjagaan Berlapis

Polda Metro Jaya menerapkan penjagaan berlapis dalam pengamanan konser 30 tahun Dewa 19 di JIS atau Jakarta International Stadium, Sabtu (4/2/2023).

NEWS | 4 Februari 2023

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Gandeng Lembaga Gereja Atasi Stunting

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat menggandeng lembaga gereja dalam upaya pencegahan stunting di wilayah NTT.

NEWS | 4 Februari 2023

Dewan Pers Tak Masalah Pemilik Media Terjun ke Politik

Dewan Pers tidak masalah pemilik media massa terjun ke dunia politik karena hak tiap orang, termasuk pemilik media. 

NEWS | 4 Februari 2023

Kemenkominfo Soroti Nenek Mandi Lumpur Malah Diundang ke TV

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyoroti soal pembuat konten nenek mandi lumpur yang justru diundang TV.

NEWS | 4 Februari 2023

Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Sebut Bripka Madih 2 Kali Dilaporkan ke Propam

Polda Metro Jaya menyebut Bripka Madih yang mengaku diperas polisi terkait penyerobotan lahan sudah dua kali dilaporkan ke Propam atas dugaan KDRT. 

NEWS | 4 Februari 2023

Jokowi Bakal Kirim Jenderal Jadi Utusan Khusus ke Myanmar, Kemlu Enggan Beri Bocoran

Kementerian Luar Negeri RI menyebut pihaknya belum dapat memastikan nama jenderal tinggi yang akan diutus untuk berdialog dengan Junta Myanmar.

NEWS | 4 Februari 2023

Dikenal Sejak PD II, Ini Keuntungan Penggunaan Balon Mata-mata

Pejabat Amerika Serikat mengatakan pada Kamis (2/2/2023) bahwa balon mata-mata Tiongkok telah terbang di atas AS selama beberapa hari.

NEWS | 4 Februari 2023

Ayah Bejat Pelaku Pencabulan Anak Kandung Dibekuk Polisi

Sungguh keji dan biadab prilaku seorang ayah di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung ini, mengaku khilaf dan tidak kuat menahan hawa nafsu, Ia tega mencabuli putri kandungnya sendiri yang masih berusia 6 tahun.

NEWS | 4 Februari 2023

Orang Tak Dikenal Bakar Rumah, Mobil, dan Motor di Kendari

Satu unit rumah dan 2 kendaraan mobil serta motor diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)

NEWS | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bupati Lumajang Temukan Kejanggalan Distribusi Pupuk Subsidi

Bupati Lumajang Temukan Kejanggalan Distribusi Pupuk Subsidi

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE