Logo BeritaSatu

Dorong Produksi Alat Kesehatan Indonesia, idsMED Luncurkan Masker Ini

Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:12 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Produsen alat kesehatan dalam negeri mendukung kebijakan target belanja produk luar negeri pemerintah maksimal 5% dari total APBN. Salah satu produk yang masih impor adalah obat dan alat kesehatan.

Managing Director & SVP - idsMED Indonesia, Ramli Laukaban mengatakan, PT IDS Manufacturing Systems Indonesia sebagai perusahaan supply chain alat kesehatan terintegrasi di Asia merespons positif perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan turut memproduksi masker surgical N95 respirator dengan mengoptimalkan penggunaan bahan baku atau komponen lokal.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, Jokowi telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Dan Produk Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia pada salinan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

"Pandemi Covid-19 mengajarkan kepada kita semua untuk bisa memproduksi obat-obatan dan alat kesehatan secara mandiri. idsMED siap ikut menyukseskan target tersebut karena bagaimanapun produk alat kesehatan merupakan salah satu kebutuhan esensial dan dapat menjamin ketahanan nasional," ucap Ramli di sela-sela peresmian pabrik masker di Kawasan Modern Cikande Industrial Estate (MCIE), Senin, (10/10/2022).

Dalam keterangan pers tertulis, Selasa, (11/10/2022), pabrik masker dengan nilai investasi kurang lebih Rp 30 miliar tersebut diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalucia.

Ramli menyebut kebijakan substitusi impor memberikan kesempatan bagi industri dalam negeri untuk tumbuh berkembang dan meningkatkan daya saing sehingga mampu bertarung di persaingan global.

Ramli berharap, pemerintah dapat terus mendorong promosi alat kesehatan buatan dalam negeri, serta meningkatkan kesadaran penggunaan alat kesehatan dalam negeri, khususnya bagi rumah sakit, klinik, dokter, perawat, atau tenaga kesehatan lainnya.

Menurutnya, dengan terbukanya jalur pemasaran, maka ekosistem alat kesehatan nasional akan terbentuk. Produsen komponen, bahan baku, sarana pengujian dan lain-lain juga akan terbentuk seiring dengan meningkatnya permintaan pasar untuk alat kesehatan dalam negeri.

Sementara itu, Ramli menerangkan bahwa masker yang diproduksi idsMED merupakan surgical N95 respirator. Masker tersebut adalah surgical N95 respirator pertama dan merupakan satu-satunya yang memiliki aktivitas antiviral dengan fungsi menonaktifkan patogen.

Masker tersebut merupakan produk hasil transfer technology dari Innonix Technologies Limited Hong Kong, yang bersertifikat National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) lembaga yang menangani masalah kesehatan dan keselamatan kerja di Amerika dan juga sudah memiliki sertifikat The United States Food and Drug Administration (USFDA).

"Masker yang di produksi oleh PT IDS Manufacturing Systems Indonesia sudah memenuhi standar dan sudah memiliki nomor izin edar dari Kementerian Kesehatan," ucap Ramli.

Masker RespoKare surgical N95 respirator yang di produksi oleh PT IDS Manufacturing Systems Indonesia juga sudah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian, sebesar 60.16%, dan sampai saat ini masker RespoKare surgical N95 respirator masih memiliki nilai TKDN tertinggi. Pabrik PT IDS Manufacturing Systems Indonesia juga sudah mengantongi sertifikat ISO 13485:2016 dari TUV NORD.

"Kami optimistis masker ini dapat diterima oleh seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor kesehatan. Masker ini selain diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga berorientasi ekspor. Kami ingin berkontribusi dalam menaikkan rasio ekspor Indonesia juga," ujarnya.

Lebih lanjut, Ramli menuturkan bahwa pabrik masker idsMED juga telah menyerap tenaga kerja lokal, sehingga keberadaannya diharapkan untuk terus membawa dampak positif bagi lingkungan setempat.

“Kami pun berharap nantinya dapat menyerap jumlah tenaga kerja lokal lebih banyak lagi, seiring dengan semakin bertambahnya kapasitas produksi,” terangnya.

Sementara itu, Dirjen Farmalkes Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia mengatakan, pemerintah sangat mendukung kemandirian produksi alat kesehatan dalam negeri. Kemenkes memberikan kebijakan-kebijakan afirmasi terhadap produsen-produsen kesehatan dalam negeri.

Rizka berharap, industri dalam negeri dapat lebih agresif membangun kapasitas untuk memproduksi alat kesehatan dalam negeri.

“Pemerintah akan terus mendukung pembangunan pabrik-pabrik dan industri-industri alat kesehatan dan kami akan terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan afirmasi yang mengarahkan agar semua pembelian alat kesehatan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dilakukan dan diprioritaskan ke perusahaan-perusahaan yang memproduksi seluruh alat kesehatannya dari dalam negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rizka juga mengajak berkeliling pabrik guna meninjau proses produksi masker surgical N95 respirator. Rizka ingin memastikan bahwa produk alat kesehatan yang diproduksi telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kualitas Udara Kota Bangkok Tak Sehat, Warga Disarankan Tetap di Rumah

Kualitas udara di Kota Bangkok telah mencapai tingkat tidak sehat dengan penduduk di ibu kota Thailand disarankan untuk menghindari atau mengurangi aktivitas di luar.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Tersangka, Iluni UI Turun Gunung

Mahasiswa UI Hasya Athalah tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Sebulan Terendam Banjir, 3.700 Hektare Sawah di Kudus Puso

Hampir sebulan lamanya, ribuan hektare lahan sawah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir.

NEWS | 27 Januari 2023

Geng Bersenjata Serang Markas Polisi Haiti, 6 Petugas Tewas

Polisi dan warga sipil berunjuk rasa di ibu kota Haiti, Port-au-Prince pada Kamis (26/1/2023) untuk menentang geng bersenjata yang menyerang markas polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Marak Pembunuhan Sadis, Pengamat Sosial: Dipicu Media Sosial

Menurut Devie, ketika seseorang melakukan tindakan pembunuhan sadis yang bersifat ekstrem, salah satunya bisa disebabkan oleh pengaruh media sosial.

NEWS | 27 Januari 2023

Sedimentasi Sungai Babakan Bisa Memicu Banjir di Brebes

Sedimentasi Sungai Babakan dikhawatirkan menjadi penyebab terjadinya banjir besar di wilayah Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

NEWS | 27 Januari 2023

Soal Pleidoi Putri Candrawathi, Pengamat: Tak Ada Urgensi Ringankan Tuntutan

Pleidoi atau nota pembelaan Putri Candrawathi dinilai tak memiliki urgensi untuk meringankan tuntutan.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Di-SP3

Tim kuasa hukum mahasiswa UI Hasya Athalah menerima Surat Penghentian Penyelidikan (SP3).

NEWS | 27 Januari 2023

Jadi JC, Richard Eliezer Habis Manis Sepah Dibuang oleh Jaksa

Menurut Martin, tuntutan jaksa terhadap Richard Eliezer itu ibaratnya habis manis sepah dibuang.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Ditetapkan Tersangka

Mahasiswa UI Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi di Jagakarsa ditetapkan sebagai tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dion Mulya Jajal Tarik Suara Lewat Single Manusia Sendiri

Dion Mulya Jajal Tarik Suara Lewat Single Manusia Sendiri

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE