Logo BeritaSatu

Tragedi Kanjuruhan, TPF Aremania: Selidiki Dugaan Kejahatan Kemanusiaan

Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:15 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / CAR

Malang, Beritasatu.com – TPF Aremania membeberkan hasil pengumpulan data dan fakta tragedi Kanjuruhan yang dilakukan selama 10 hari. Tim pencari fakta tersebut mendorong Komnas HAM menyelidiki dugaan kejahatan kemanusiaan dalam tragedi usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) tersebut.

“Tragedi itu bukanlah kerusuhan, tetapi tindak kekerasan berlebihan. Kami menuntut agar Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan pro justitia atas dugaan kejahatan kemanusiaan dalam tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan,” kata Sekretaris Jenderal Federasi Kontras, Andy Irfan dalam keterangan yang dikutip Beritasatu.com, Minggu (16/10/2022).

Advertisement

Selama 10 hari, tim telah mengumpulkan sejumlah bukti dan mengambil keterangan dari berbagai pihak baik saksi peristiwa, korban, keluarga korban, panitia penyelenggara pertandingan, petugas keamanan dalam pertandingan, manajemen Arema FC, dan sejumlah pihak lain termasuk ahli kesehatan dan forensik.

Andy Irfan menyebut tragedi Kanjuruhan terjadi karena tindak kekerasan berlebihan yang secara sengaja dilakukan oleh personel Polri dan TNI secara terstruktur dan sitematis sesuai rantai komando.

Pihaknya meminta dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh Divisi Propam Polri kepada seluruh personel di lapangan dan perwira polisi yang bertanggung jawab, termasuk kapolda Jawa Timur.

“Kami juga meminta dilakukan autopsi atas semua korban luka dan meninggal dalam tragedi ini. Negara wajib memulihkan kesehatan dan kerugian materiil dan immatreriil seluruh korban,” ujarnya.

Ia mengatakan tragedi itu harus menjadi perhatian utama. Kejadian itu bukan kerusuhan melainkan pembunuhan massal. Bentuk tindak kekerasan yang paling mematikan adalah penembakan gas air mata oleh personel Brimob dan Sabhara yang diduga kuat di bawah perintah perwira di lapangan. Hal ini juga diduga di bawah kontrol perwira tertinggi di wilayah Polda Jawa Timur.

Ia menyatakan penyebab kematian yang utama para korban adalah diduga kuat karena gas air mata. “Selain itu juga karena berhimpitan, berdesakan sesama penonton dan beragam bentuk kekerasan yang lain,” tuturnya.

Ia menegaskan tindak kekerasan aparat kemanan di Stadion Kanjuruhan tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana penyiksaan dan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP dan Pasal 338 KUHP.

“Bahwa tindakan aparat keamanan dalam peristiwa ini menunjukkan tindakan yang serangan yang meluas atau sistematik oleh aparat keamanan kepada penduduk sipil. Ini adalah pidana kejahatan kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM,” katanya menjabarkan rekomendasi TPF Aremania.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Streamer Aplikasi Pornografi Bling Bling Raih Untung Rp 30-40 Juta per Bulan

Pelaku streamer aplikasi pornografi Bling Bling bisa meraih keuntungan Rp 30 sampai Rp 40 juta per bulan.

NEWS | 3 Februari 2023

Kasus Diabetes Anak Naik Drastis, Menkes: Kurangi yang Manis-manis

Terkait kasus diabetes anak, Menkes Budi  meminta kalangan orang tua untuk menjaga asupan dengan mengurangi makanan yang terlalu manis.

NEWS | 3 Februari 2023

Menyesal Jadi Eksekutor Pembunuhan Berantai, Duloh Siap Dihukum Mati

Duloh alias Solihin menyesal menjadi eksekutor pembunuhan berantai atau serial killer. Duloh pun siap dihukum mati.

NEWS | 3 Februari 2023

Kasus Pemalsuan Dokumen Bambang Kayun, Bareskrim Terbitkan Red Notice

Dittipidum Bareskrim Polri menerbitkan permohonan red notice pada dua tersangka terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen terkait AKBP Bambang Kayun

NEWS | 3 Februari 2023

Menkes Sebut Kanker Jadi Penyakit Pembunuh Nomor Tiga di Indonesia

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan kanker menjadi penyakit pembunuh nomor tiga di Indonesia.

NEWS | 3 Februari 2023

Bareskrim Ungkap Kasus Asusila dan Pornografi Online Jaringan Internasional

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap kasus asusila dan pornografi online jaringan internasional yaitu Kamboja dan Filipina.

NEWS | 3 Februari 2023

UNS Ikut Berperan Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Menurut Agus, Pusat Unggulan Ipek (PUI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi bagian penting dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

NEWS | 3 Februari 2023

Kendala Penanganan Kanker, Menkes: Masuknya Ahli dan Informasi Belum Mulus

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti kendala penanganan kanker yang ada di Indonesia.

NEWS | 3 Februari 2023

Polda Metro Bakal Dalami Laporan yang Dilayangkan Keluarga Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya menyatakan bakal mendalami laporan yang dilayangkan oleh keluarga mahasiswa UI, Hasya Athallah Saputra.

NEWS | 3 Februari 2023

Tabrak Tiang Reklame, Pelajar Bawa Mobil Dinas DPRD Jambi Negatif Narkoba

Pelajar kelas 3 SMA yang mengemudikan kendaraan dinas Sekretariat DPRD Provinsi Jambi bersama pasangannya mengalami luka.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menkes Ingatkan Diabetes Adalah Ibu dari Segala Penyakit

Menkes Ingatkan Diabetes Adalah Ibu dari Segala Penyakit

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE