Logo BeritaSatu

Hari Pangan Sedunia 2022, Jokowi: Perang Timbulkan Krisis Pangan

Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:35 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dampak pandemi Covid-19 yang diperkeruh perang Rusia vs Ukraina telah mengakibatkan terjadinya krisis pangan di berbagai negara di dunia. Jokowi menyatakan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menciptakan ketahanan pangan.

Mau tidak mau, kita akan menghadapi dampak pandemi dan perang yang menimbulkan krisis pangan di dunia. Jauh sebelumnya, jalan menuju ketahanan pangan kita siapkan,” kata Presiden Jokowi dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2022, sebagaimana diunggah melalui akun twitter pribadinya @jokowi, Minggu (16/10/2022).

Advertisement

Kepala Negara mengungkapkan pemerintah terus berupaya mempersiapkan pangan nasional dengan membangun infrastruktur pendukung produksi pertanian nasional, seperti bendungan, embung, jaringan irigasi.

Kita membangun infrastruktur bendungan, embung, hingga jaringan irigasi yang mendukung produksi pertanian nasional,” kata Presiden Jokowi.

Hari Pangan Sedunia 2022 diperingati setiap16 Oktober. Tema yang diusung kali ini, yakni “Leave No One Behind; Better Production, Better Nutrition, a Better Environment, and a Better Life” atau “Tidak Meninggalkan Seorang Pun; Produksi yang Lebih Baik, Gizi yang Lebih Baik, Lingkungan yang Lebih Baik, dan Kehidupan yang Lebih Baik”.

Tema ini lahir karena saat ini dunia sedang menghadapi tantangan ketahanan pangan yang besar akibat konflik geopolitik, krisis ekonomi, darurat iklim, degradasi lingkungan, dan dampak lanjutan dari Covid-19.

Peringatan Hari Pangan Dunia 2022 juga difokuskan untuk memperbaiki harga pangan yang melonjak ke rekor tertinggi pada tahun ini. Harga pupuk menjadi mahal bagi banyak petani, sehingga jumlah orang yang menghadapi kerawanan pangan pun terus meningkat.

Organisasi Pangan dan Pertanian melaporkan bahwa saat ini terdapat lima negara yang terancam dan bahkan telah menghadapi bencana kelaparan. Sekitar 970.000 orang diperkirakan akan hidup dalam kondisi kelaparan di lima negara, yaitu Afghanistan, Ethiopia, Somalia, Sudan Selatan, dan Yaman.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PKB Tunggu Parpol Pilihan Kaesang

Wakil Sekjen PKB itu berharap rencana Kaesang terjun ke politik menjadi momentum bagi para generasi Z dan milenial mengambil pilihan masuk di politik praktis.

NEWS | 31 Januari 2023

Polresta Malang Pulangkan Puluhan Aremania

Dari 107 orang yang sebelumnya diamankan, setelah diperiksa ternyata mereka mengaku tidak ikut dalam aksi demonstrasi di kantor Arema FC.

NEWS | 31 Januari 2023

Pemkot Jakpus Bangun 4 Embung Cegah Banjir di Cempaka Putih

Pemkot Jakpus membangun embung di Kecamatan Cempaka Putih untuk menampung air hujan. Selain itu, untuk mencegah potensi banjir.

NEWS | 31 Januari 2023

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Kemunculan Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Metro Respons Pengakuan Wanita dalam Audi yang Tabrak Mahasiswi di Cianjur

Polda Metro Jaya merespons pengakuan penumpang wanita di sedan Audi A6 yang menabrak mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, hingga tewas.

NEWS | 30 Januari 2023

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Selenggarakan Studi Vokasi Industri

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menyelenggarakan program studi vokasi industri dan bertekad mencetak serta membentuk SDM unggul dan berkompeten.

NEWS | 31 Januari 2023

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 bakal segera dibuka.

NEWS | 31 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diprediksi Kembali Defisit tahun 2024

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memprediksi aset bersih dana jaminan sosial atau DJS kembali defisit pada tahun 2024.

NEWS | 30 Januari 2023

Polri Kirim 15 Personel Jadi Penyidik di KPK Selama 4 Tahun

Polri mengirimkan 15 personel untuk diperbantukan menjadi penyidik di KPK. Mereka akan bertugas selama empat tahun ke depan.

NEWS | 30 Januari 2023

Habiburokhman: Tak Elok Giring Kaesang ke Gerindra

Habiburokhman mengungkapkan tidak elok rasanya menggiring putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep masuk ke Gerindra.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemerintah Siapkan 9,4 T dari APBN untuk Bangun Rumah Dinas di IKN

Pemerintah Siapkan 9,4 T dari APBN untuk Bangun Rumah Dinas di IKN

EKONOMI | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE