Logo BeritaSatu

Miliki Senjata Api dan Amunisi Ilegal, Aparat Desa di Teluk Bintuni Ditangkap

Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:31 WIB
Oleh : Edy Musahidin / LES

Teluk Bintuni, Beritasatu.Com- Seorang aparat desa (kampung) di Macok, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni, Papua Barat ditangkap lantaran menyimpan dan memiliki senjata api rakitan jenis revolver beserta amunisi peluru kaliber 3.8 pada 15 Oktober 2022.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Junov Siregar pada Senin (17/10/2022) mengatakan, pelaku berinisial SO mengaku, senjata yang dipakai untuk berjaga diri. senjata tersebut merupakan peninggalan dari orang tuanya.

Advertisement

"Saat ini, pelaku sudah di diamankan di Rutan Polres Teluk Bintuni untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,"kata Junov kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, penangkapan pelaku tersebut berawal tim gabungan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan serta trauma healing pembagian baksos kepada masyarakat kampung Macok, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni.

"Kegiatan digelar Binmas Polda Papua Barat, melibatkan, Polres Teluk Bintuni dan Bidang Dokkes kepada masyarakat di Kampung Moskona,"ungkapnya.

Ia mengatakan, saat melaksanakan kegiatan di kampung tersebut, petugas mencurigai seorang anak kecil membawa tas. Kemudian melakukan pengejaran.

Ternyata setelah di cek di dalam tas ada senjata api beserta amunisi peluru sebanyak 8 butir.

"Setelah kita melakukan penyelidikan ternyata pelaku menyuruh anaknya membawa tas ini ke rumah agar tidak di curigai. Dari temuan senjata itu kemudian pelaku dan barang bukti di amankan di Polres,"katanya.

Ia mengaku, dengan penangkapan dua kali senjata api ilegal di Teluk Bintuni dapat diasumsikan masih banyak masyarakat yang tidak memiliki izin untuk mengusai atau memiliki hak memegang senjata api.

"Kepemilikan senjata api, beberapa oknum ini adalah ilegal. Ini sesalkan jelas jelas, banyak yang melanggar hukum memilki senjata api ilegal,"ungkapanya.

Ia meminta, lapisan masyarakat di Teluk Bintuni yang masih menyimpan atau memiliki senjata api agar serahkan kepada kepolisian setempat

"Jangan sampai nanti, menjadi stigma buruk Teluk Bintuni banyak senjata api. Kami Polres Bintuni tidak segan segan menindak tegas. Kalau di tangkap diproses hukum,"pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ternyata Gempa Dahsyat Turki Sudah Diprediksi Peneliti Ini 3 Hari Sebelumnya

Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023).

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Pedagang Pasar Pramuka Setop Penjualan Obat Sirop Praxion

Pedagang Pasar Pramuka telah menyetop penjualan obat sirop penurun demam anak Praxion setelah ditemukannya kasus baru gangguan ginjal akut pada anak.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Pemprov DKI Bangun Jalan Layang untuk Tambah Akses ke JIS

Pemprov DKI Jakarta sedang membangun jalan layang non-tol (JLNT) untuk menambah akses ke JIS atau Jakarta International Stadium.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Ada 100 Gempa Susulan Terjadi di Turki, Kerusakan Bisa Bertambah

Ada 100 gempa susulan berkekuatan 4,0 atau lebih telah terjadi sejak gempa dahsyat  melanda Turki selatan pada Senin pagi waktu setempat, menurut USGS.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kapolri Benarkan Pilot Susi Air Kapten Philips Disandera KKB Papua

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membenarkan pilot pesawat perintis Susi Air PK-BVY disandera Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Bantuan dari Dunia Internasional Berdatangan untuk Turki dan Suriah

Hanya sehari setelah gempa dahsyat M 7,8 mengguncang Turki dan Suriah, pada Senin, dunia internasional merespons dengan mengirimkan bantuan ke sana.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kisah Pilu Juli, Ayah Korban Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

Sambil menahan tangis dengan wajah nanar, Juli menceritakan kepergian sang anak Rizky, yang sempat dilarikan ke (RSUP) Persahabatan Jakarta Timur, pada Juli 2022.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Kapolri: Pilot dan Penumpang Susi Air yang Diamankan KBB Papua Sedang Dicari

Kapolri  membenarkan bahwa pilot pesawat perintis Susi Air PK-BVY Kapten Philips M berkebangsaan Selandia Baru disandra KKB Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Gempa Turki, 104 WNI Tak Punya Tempat Tinggal Layak dan Segera Dievakusi ke Ankara

Sebanyak 104 warga negara Indonesia (WNI) sudah tidak memiliki tempat tinggal yang layak akibat gempa Turki.

NEWS | 7 Februari 2023

Pertahanan Sipil Suriah: Korban Tewas Gempa Meningkat di Wilayah yang Dikuasai Pemberontak

Pertahanan Sipil Suriah mengatakan, jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat M 7,8 di Turki diyakini jumlahnya akan meningkat secara signifikan.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

BERSATU KAWAL PEMILU | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE