Logo BeritaSatu

Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, Ini Imbauan IDAI

Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:40 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menyikapi situasi gangguan ginjal akut progresif atipikal, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengimbau agar tenaga kesehatan (nakes) dan rumah sakit, yakni menghentikan sementara peresepan obat sirop yang diduga terkontaminasi etilen glikol atau dietilen glikol sesuai hasil investigasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Piprim menuturkan, bila memerlukan obat sirop khusus, misalnya obat anti-epilepsi atau lainnya yang tidak dapat diganti sediaan lain harap konsultasi dengan dokter spesialis anak atau konsultan anak.

Advertisement

“Jika diperlukan tenaga kesehatan dapat meresepkan obat pengganti yang tidak terdapat dalam daftar dugaaan obat terkontaminasi atau dengan jenis sediaan lain seperti suppositoria yakni obat yang dimasukan dalam anus atau mengganti dengan obat puyer dalam bentuk tunggal atau monoterapi,” kata Piprim saat membacakan imbauan terkait situasi gangguan ginjal akut progresif atipikal, Kamis (20/10/2022).

Piprim menegaskan, peresepan obat puyer tunggal hanya boleh dilakukan oleh dokter dengan memperhatikan dosis berdasarkan berat badan, kebersihaan pembuatan, dan tata cara pemberian.

Selain itu, IDAI juga mengimbau nakes untuk melakukan pemantauan secara ketat terhadap tanda awal gangguan ginjal akut progresif atipikal baik yang dirawat inap maupun rawat jalan. Sementara itu, rumah sakit agar meningkatkan kewaspadaan deteksi dini gangguan ginjal akut progresif atipikal secara kolaboratif mempersiapkan penanganan kasusnya.

Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, Ini Imbauan IDAI
Imbauan Ikatan Dokter Anak Indonesia terkait kasus gangguan ginjal.

Kemudian, IDAI juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu agar tidak membeli obat bebas tanpa rekomendasi tenaga kesehatan sampai didapatkan hasil investigasi menyeluruh oleh Kemenkes dan BPOM.

“Masyarakat hendaknya tetap tenang dan waspada terhadap gejala gangguan ginjal akut progresif atipikal seperti berkurangnya atau tidak adanya buang air kecil secara mendadak,” ucap Piprim.

IDAI juga mengimbau sebaiknya mengurangi aktivitas anak-anak khususnya balita yang menyebabkan terpapar risiko infeksi seperti dalam kerumunan, ruang tertutup, tidak menggunakan masker, dan lain-lain.

“Demikian imbauan ini dibuat agar dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa menjaga kita semua dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dan kita bisa sehat,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update: Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki Jadi 521 Orang

Sebanyak 521 orang tewas di dua negara setelah gempa dahsyat berkekuatan (M) 7,8 SR mengguncang Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Jaksa Minta Chuck Putranto Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Brigadir J

Jaksa minta majelis hakim agar tetap menyatakan Chuck Putranto bersalah dalam kasus obstruction of justice kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, Korban Tewas Sudah Lebih 300 Orang

Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan dirasakan hingga Suriah telah menelan korban hingga 300 jiwa.

NEWS | 6 Februari 2023

Ini Daftar Universitas Negeri Terbaik untuk Panduan UTBK SBMPTN 2023 atau SNBT 2023

Pendaftaran UTBK SBMPTN 2023 atau SNBT 2023 belum dibuka.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Tuding Peraih Adhi Makayasa Coreng Citra Polri

Jaksa menuding peraih Adhy Makayasa AKP Irfan Widyanto telah mencoreng citra Polri dalam kasus obstruction of justice tewasnya Brigadir J. 

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Yosua, Jaksa Mohon ke Hakim Agar Pembelaan Baiquni Wibowo Ditolak

Jaksa Penuntut Umum (JPU) memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) untuk menolak pembelaan Baiquni Wibowo.

NEWS | 6 Februari 2023

Tolak Pleidoi, Jaksa Minta Agus Nurpatria Tetap Dihukum 3 Tahun Bui di Kasus Brigadir J

Jaksa meminta majelis hakim tetap memvonis hukuman 3 tahun bui untuk Agus Nurpatria dalam kasus obstruction of justice tewasnya Brigadir J. 

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Yosua, Jaksa Tetap Minta Hendra Kurniawan Dihukum 3 Tahun

Jaksa penuntut umum meminta kepada majelis hakim PN Jaksel untuk tetap menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Hendra Kurniawan.

NEWS | 6 Februari 2023

Ketum PBNU: Islam Hadir sebagai Solusi Bersama

Ketum PBNU berharap agar ke depan Islam sungguh-sungguh hadir sebagai bagian dari solusi masalah, tidak lagi dianggap sebagai bagian dari masalah.

NEWS | 6 Februari 2023

Jelang Satu Abad NU, Antisipasi Kemacetan, Polisi Tutup Jalur Jalan Protokol

Sehari jelang peringatan Satu Abad hari lahir (harlah) Nahdatul Ulama (NU) jalur protokol Sidoarjo di sekitar lokasi stadion Gelora Delta Sidoarjo akan ditutup Senin (6/2/23) sore ini.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dinkes DKI Temukan Dua Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut

Dinkes DKI Temukan Dua Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE