Logo BeritaSatu

Rugikan Nelayan, KNTI Tolak Pemberian Konsesi ke Vietnam

Jumat, 21 Oktober 2022 | 21:40 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kalangan nelayan menolak rencana pemberian konsesi kepada Vietnam, terkait perundingan penetapan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia-Vietnam.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Provinsi Aceh, Azwar Anas, mengatakan, pihaknya dengan tegas menolak rencana pemerintah memberikan konsesi kepada Vietnam. Pemberian konsesi tersebut, dinilai merugikan nelayan dan kedaulatan negara.

Advertisement

"Jangan berikan konsesi buat Vietnam dalam perundingan penetapan batas ZEE dengan Vietnam, ini kerugian bagi Indonesia, karena kehilangan sebagian wilayah yang menjadi klaim Indonesia selama ini,” kata Azwar Anas, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/10/2022).

Menurut Anas, klaim Indonesia di wilayah yang saat ini disengketakan, tepatnya di kawasan Laut Natuna Utara, sudah kuat secara hukum internasional.

"Indonesia dikabarkan telah memberikan konsesi atau pemberian hak bagi Vietnam, sementara Vietnam telah meninggalkan posisi dasar single boundary line-nya. klaim Indonesia atas wilayah laut itu sudah benar. Metode penarikan garis pangkal yang digunakan Indonesia yaitu garis pangkal lurus kepulauan sudah sesuai dengan aturan yang terdapat di dalam Pasal 47 Konvensi Hukum Laut 1982,” kata Azwar Anas.

Anas menjelaskan, jika benar garis batas proposal Indonesia turun ke selatan hampir 65% dari total area yang terbentuk dari posisi klaim unilateral kedua negara, maka Indonesia berpotensi kehilangan wilayah laut yang cukup luas. Terlebih, usulan Vietnam yang membagikan remaining area secara equal atau sama rata.

"Tentu ini akan sangat merugikan nelayan Indonesia yang selama ini beroperasi di wilayah Laut Natuna Utara. Lebih dari itu, ini juga akan menjadi ancaman bagi kedaulatan wilayah Indonesia,” tegas Anas.

Anas menambahkan, KNTI berharap pemerintah tidak memberikan konsensi kepada Vietnam yang dampaknya bisa merugikan nelayan dan kedaulatan Indonesia.

"Posisi klaim kita sudah benar secara Konvensi Hukum Laut 1982, mestinya kita harus kukuh dengan hal tersebut, kita tentu tidak ingin kejadian lepasnya Sipadan-Ligitan terulang kembali,” pungkas Anas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satu Abad NU, Denny Malik Tertantang Buat Koreografi untuk 12.000 Anggota Banser

Denny Malik mengaku tertantang menjadi koreografer bagi 12.000 anggota Banser saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul Ulama. 

NEWS | 28 Januari 2023

Tempat Penimbunan BBM di Cilegon Kebakaran, Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran melanda tempat penimbunan BBM di Kota Cilegon, Jumat (27/1/2023) malam. Terdengar beberapa kali suara ledakan. Sebanyak 2 mobil dan 6 motor hangus.

NEWS | 28 Januari 2023

Angkot Terbalik dan Tabrak Motor di Mandailing Natal, 1 Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Mandailing Natal. Sebuah angkot menabrak motor yang menyebabkan satu orang meninggal dan tiga lainnya terluka. 

NEWS | 28 Januari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU Digelar 7 Februari 2023

Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul bakal digelar meriah dan diramaikan sejumlah musisi ternama Tanah Air pada 7 Februari 2023. 

NEWS | 28 Januari 2023

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sebanyak 29 rumah warga di Dusun Krajan, Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang rusak diterjang angin puting beliung, Jumat (27/1/2023). 

NEWS | 28 Januari 2023

KLHK Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan yang Adil dan Nyata

KLHK memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar pihak guna mendorong penegakan hukum lingkungan yang adil dan berdampak nyata.

NEWS | 28 Januari 2023

Ibu Mahasiswa UI: Anak Saya Ditabrak dan Dilindas, Mungkinkah Jadi Tersangka?

Ira Adi Saputra, ibu almarhum Hasya Atallah mahasiswa UI yang tewas ditabrak mengaku kecewa sang anak justru ditetapkan polisi sebagai tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Jurusan Bisnis Masih Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Rektor IBI Kwik Kian Gie, Hisar Sirait mengatakan belajar di jurusan bisnis menjadi investasi masa depan karena membuka kesempatan di pasar kerja global.

NEWS | 28 Januari 2023

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi III Dorong Humas Perguruan Tinggi Kolaborasi

Dikti mendorong agar Humas perguruan tinggi dapat berkolaborasi antarperguruan tinggi maupun dengan media massa.

NEWS | 27 Januari 2023

Sopir Audi A8 Bantah Tabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia

Yudi Junadi, kuasa hukum keluarga Selvi Amalia Nuraini menyatakan, sopir mobil Audi A8 sudah membantah jadi pelaku tabrak lari mahasiswi Cianjur itu. 

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IBL Seri Kedua Digelar di Malang, Prosedur Keamanan Diperketat

IBL Seri Kedua Digelar di Malang, Prosedur Keamanan Diperketat

SPORT | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE