Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Timbulkan Polemik, Wisata Glow Kebun Raya Bogor Ditutup

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:53 WIB
Oleh : Vento Saudale / BW
Suasana uji coba wisata malam Glow di Kebun Raya Bogor, Kamis, 30 September 2021.

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, wisata lampu Glow di Kebun Raya Bogor, ditutup karena menimbulkan polemik.

Penutupan itu berdasarkan kesepakatan antara pengelola Kebun Raya Bogor (KRB) PT Mitra Natura Raya (MNR) bersama Pemerintah Kota Bogor dan budayawan serta elemen masyarakat lainnya.

"Telah tercapai kesepakatan antara seluruh pihak, baik dari MNR, kemudian juga dari budayawan, semua aliansi menyepakati poin-poin untuk menghentikan Glow ini yang telah lama menimbulkan polemik," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Jumat, (21/10/2022).

Menurut Bima Arya, ada kesepakatan untuk penurunan atribut, lampu lampu, dan sebagainya.

"Nanti kami akan duduk lagi bersama-sama menyepakati format pengelolaan Kebun Raya itu ke depan seperti apa. Tadi ada harapan agar kemudahan bagi pengunjung saya sepakat itu, tetapi nanti soal tiket retribusi dan lain lain kita itung lagi," ucap Bima.

Sementara itu, General Manager Corporate Communication MNR Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin akan mengikuti arahan dari Wali Kota Bogor dengan menutup wisata edukasi Glow di Kebun Raya Bogor.

Meski ditutup, Zae sapaan akrab dari Zaenal Arifin, mengatakan, proses penelitian akan terus berlanjut dengan melibatkan dengan BRIN dan IPB.

"Karena pak wali melihat ada dua permasalahan yang pertama permasalahan dengan budayawan, yang kedua terkait dengan hasil riset bersama dengan IPB. Barangkali mungkin kita ada solusi-solusi positif seperti apa sehingga kedepannya bisa lebih baik," ucap Zae.

Pada kesempatan ini, Zae mengakui dalam keputusan penutupan wisata malam Glow ini tentu ada konsekuensi yang dialami. “Ada kewajiban-kewajiban yang perlu dipenuhi, namun saat ini tidak bisa terpenuhi,” katanya.

Dia optimistis karena pengunjung Kebun Raya Bogor sudah mulai normal. Kunjungan rata-rata tengah pekan mencapai sekitar 2.000-3.000 per harinya. Adapun pada akhir pekan, 5.000-10.000 pengunjung.

"Jadi itu kan bagian dari opportunity untuk kita dapat menata, ada elemen-elemen lain lah terkait dengan program-program lain, ke depannya akan kita konsolidasikan tentu kita akan meminta arahan wali kota terkait hal itu," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI