Logo BeritaSatu

Bentuk Lembaga Baru, Kemenag Lantik 9 Anggota Majelis Masyayikh

Minggu, 23 Oktober 2022 | 09:02 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agama (Kemenag) membentuk satu lembaga baru bernama Majelis Masyayikh. Pembentukan lembaga baru yang mandiri dan independen ini merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Majelis Masyayikh terdiri dari Dewan Masyayikh atau para Pengasuh Pondok Pesantren yang telah melalui serangkaian proses seleksi oleh Tim AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) dan kemudian ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 1154 Tahun 2021.

Advertisement

Tujuan dibentuknya Majelis Masyayikh untuk merumuskan dan menetapkan sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren. Fungsinya, melindungi kemandirian dan kekhasan serta memajukan penyelenggaraan pendidikan pesantren.

Kemenag pun telah melantik sembilan anggota Majelis Masyayikh pada 31 Desember 2021. Kesembilan anggota Majelis Masyayikh tersebut yakni:

1) KH Azis Afandi (Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat).

2) KH Abdul Ghoffarrozin, MEd (Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati, Jawa Tengah).

3) Dr KH Muhyiddin Khotib (Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo).

4) KH Tgk Faisal Ali (Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Aceh Besar, Aceh).

5) Nyai Hj Badriyah Fayumi, MA (Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Bekasi, Jawa Barat).

6) Dr KH Abdul Ghofur Maimun (Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah).

7) KH Jam’an Nurchotib Mansur (Ustaz Yusuf Mansur) (Pesantren Darul Qur’an, Tangerang, Banten).

8) Prof Dr KH Abd A’la Basyir (Pesantren Annuqoyah, GulukGuluk, Sumenep, Jawa Timur).

9) Dr Hj Amrah Kasim, Lc, MA (Pesantren IMMIM Putri, Pangkep, Sulawesi Selatan).

“Lahirnya Undang-undang Pesantren haruslah berfungsi menjaga tradisi keilmuan pesantren yang khas dan unik. Saat ini, berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah pondok pesantren lebih dari 36.000 , dengan santri lebih dari 4 juta,” kata KH Abdul Ghoffarrozin, Ketua Majelis Masyayikh saat konferensi pers di Jalan Gajah Mada, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (22/10).

Gus Rozin, sapaan KH Abdul Ghoffarrozin menyebut, santri mempunyai potensi yang luar biasa. Namun mereka, khususnya santri Salafiyah, juga memiliki tantangan besar.

“Mereka belum mempunyai kesempatan untuk menjadi dokter, insinyur, bekerja di sebuah instansi atau perusahaan karena mereka sudah gugur di seleksi administrasinya. Mereka tidak memiliki ijazah,” ujarnya.

Majelis Masyayikh pun berjuang agar para santri mendapatkan hak-hak sipilnya.

“Alhamdulillah, saat ini TNI-Polri sudah mulai menerima santri untuk proses rekrutmen,” ungkapnya.

Di tahun pertamanya ini, Majelis Masyayikh fokus menyusun rencana induk.

Majelis Masyayikh juga sedang dan akan melakukan sosialisasi Undang-Undang Pesantren di 14 provinsi: Sulawesi Selatan, Aceh, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Banten, Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Sumatera Utara.

Setelah itu, di tahun kedua, Majelis Masyayikh mulai memberikan pelayanan.

“Penting dicatat, Undang-Undang Pesantren ini mendorong pendidikan pesantren menjadi ekosistem pendidikan nasional. Itu artinya, semua lulusan pesantren itu setara dengan lulusan pendidikan umum,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

Departemen Kehakiman AS menugaskan FBI untuk menggeledah rumah kedua Presiden Joe Biden, sebuah rumah pantai di Rehoboth, Delaware.

NEWS | 2 Februari 2023

BP2MI Gagalkan Pengiriman 6 PMI Ilegal ke Timur Tengah

BP2MI menggagalkan pengiriman enam PMI ilegal dari tempat penampungan dikawasan Bogor yang hendak di kirim ke Timur Tengah. 

NEWS | 2 Februari 2023

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Garut Jabar Terasa hingga Bandung

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,4 mengguncang Kabupaten Garut pada Rabu (1/2/2023) malam. Gempa itu dirasakan hingga warga Bandung. 

NEWS | 2 Februari 2023

Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

Turki tidak akan mengizinkan Swedia untuk bergabung dengan NATO selama mengizinkan protes yang menodai kitab suci Islam dengan aksi pembakaran Al-Quran.

NEWS | 2 Februari 2023

Banjir Melanda Parepare dan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan

Hujan deras disertai angin kencang selama tiga jam membuat sejumlah wilayah di Kota Parepare dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan terendam banjir. 

NEWS | 2 Februari 2023

PSI Minta Pertumbuhan Sektor Pariwisata Juga Dinikmati UMKM

PSI berharap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang tumbuh signifikan selama 2022 turut dinikmati oleh UMKM. 

NEWS | 2 Februari 2023

Bermaksud Serang Sejumlah Sasaran di Singapura, Pelajar Pendukung ISIS Ditahan

Seorang pelajar berusia 18 tahun ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri, setelah berencana menyerang sejumlah sasaran di Singapura.

NEWS | 2 Februari 2023

Kerajinan Bambu Jombang Tembus Pasar Tiongkok dan Belanda

Perajin bambu asal Desa Pucangrejo, Kabupaten Jombang, sukses mengolah bambu menjadi kerajinan tangan bernilai tinggi dan menembus pasar ekspor.

NEWS | 2 Februari 2023

Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftarnya

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan mutasi jabatan puluhan kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya. 

NEWS | 2 Februari 2023

DPR: Cegah Paham yang Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Maman Imanulhaq menilai, pencegahan penyebaran paham yang berpotensi menimbulkan konflik sosial harus dilakukan.

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Formula 1, Mick Schumacher Jadi Pembalap Pengganti untuk Tim McLaren dan Mercedes

Formula 1, Mick Schumacher Jadi Pembalap Pengganti untuk Tim McLaren dan Mercedes

SPORT | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE