Logo BeritaSatu

Atasi Kemacetan, Dishub Jakarta Lakukan Uji Publik Perubahan Jam Kantor

Senin, 24 Oktober 2022 | 14:44 WIB
Oleh : Agnes Valentina Christa / WIR

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah melakukan Forum Group Disscusion terkait perubahan jam kantor guna mengatasi kemacetan di Jakarta. Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan hasil FGD tersebut mendorong Dishub untuk segera melakukan uji publik dengan para asosiasi.

"Hasil FGD itu merekomendasikan untuk melakukan semacam dialog publik yang melibatkan seluruh stakeholders yang ada," kata Syafrin di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakart Pusat, Senin (24/10/2022).

Advertisement

Syafrin mengatakan terkait usulan Ditlantas Polda Metro Jaya mengenai perubahan jam kerja guna mengatasi kemacetan Jakarta beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan FGD bersama dengan para asosiasi. Mereka tidak hanya berasal dari sisi transportasi, tetapi dari main building dan asosiasi pekerja juga turut terlibat dalam forum tersebut.

"Kami tengah mempersiapkan untuk kemudian melakukan uji publik secara konprehensif," ungkap Syafrin.

Syafrin menambahkan, uji publik harus dilakukan secara konprehensif untuk memberitahu terkait rencana perubahan jam kerja ini. Melalui uji publik tersebut, di berharap agar bisa mendapatkan masukan secara langsung dan lengkap terkait rencana tersebut. Sehingga, begitu penetapannya mulai berlaku, kedepannya semua stakeholders yang ada sudah bisa memberikan peran dan partisipasi aktif dalam penyusunannya.

Terkait waktu pelaksanaan uji publik, Syafrin menyatakan pihaknya berencana melaksanakan sesegera mungkin pada minggu ini. Tetapi, jika memang ada halangan ke depannya, dia berharap paling lambat minggu depan sudah bisa dilaksanakan.

"Jumat ini kami sedang menginvestaris beberapa asosiasi menajemen building, asosiasi pekerja dan keseluruhannya akan kami undang dalam uji publik tadi," jelas Syafrin.

Mengenai target implementasi recana perubahan jam kantor, Syafrin mengatakan Dishub akan menunggu terlebih dahulu hasil dari uji publik yang akan digelar nanti. Ia menambahkan, sebelumnya Dishub mengadakan FGD bersama dengan para pengamat kebijakan publik dari segi transportasi.

"Pelaku kebijakan itu sendiri seperti BKD dinas pendidikan dan juga rekan-rekan dari Kemenpan," ujar Syafrin.

Sementara itu, terkait manajemen building, para pihak yang diundang oleh Dishub ialah para asosiasi pekerja. Hal tersebut dinyatakan penting karena rencana tersebut berdampak langsung kepada para pekerja sehingga, masukan mereka diperlukan. Syafrin mengatakan, setelah seluruh masukan telah terkumpul dari berbagai pihak, hal itu akan dilaporkan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

"Dilaporkan kepada Pj Gubernur untuk diambil keputusannya dengan berbagai alternatif hasil uji publik tadi tentunya," tutup Syafrin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023

PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

Secara umum, sebanyak 22 tower atau menara Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah selesai terbangun.

NEWS | 27 Januari 2023

Nikita Mirzani Segera Temui Calon Mertua di London

Artis Nikita Mirzani akan segera terbang ke London, Inggris. Tujuan Nikita Mirzani ke London, adalah menemui calon mertuanya.

NEWS | 27 Januari 2023

Dinilai Jadi Pemicu, Putri Candrawathi Bisa Dijatuhi Hukuman Lebih Berat

Putri Candrawathi dinilai sebagai sosok pemicu dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J sehingga bisa dijatuhi hukuman lebih berat.

NEWS | 26 Januari 2023

Tanah Longsor Timpa Rumah Warga di Jepara Jawa Tengah

Hujan lebat dengan intensitas yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

NEWS | 27 Januari 2023

Menangis, TKW Korban Penipuan Wowon Cs Cari 2 Sahabat

Hanna, seorang TKW (tenaga kerja wanita) mencari dua sahabatnya yang ditipu oleh tersangka kasus pembunuhan berantai Wowon cs.

NEWS | 26 Januari 2023

Plt Bupati Mimika Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat Rp 43 Miliar

Kejati Papua menetapkan Plt Bupati Mimika, Johannes Rettop sebagai tersangka dalam kasus pengadaan pesawat dan helikopter tahun anggaran 2015.

NEWS | 26 Januari 2023

Terjun ke Politik, Kaesang Pangarep Diajak Gabung PKB

Juru bicara muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ais Shafiyah menyambut baik langkah Kaesang Pangarep yang mengaku tertarik terjun ke dunia politik.

NEWS | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

Cegah Radikalisme-Bullying di Sekolah, Ini Upaya Ganjar

NEWS | 19 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE