Logo BeritaSatu

Perlu Waspada, Ini Lima Tren Ancaman Serangan Siber di Dunia

Senin, 24 Oktober 2022 | 15:20 WIB
Oleh : Herman / WIR

Depok, Beritasatu.com – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat serangan siber kian marak dengan pola yang beragam. Ada lima tren ancaman siber yang terjadi di seluruh dunia, bahkan sudah mulai masuk ke Indonesia.

Plt Direktorat Keamanan Siber BSSN Andi Yusuf mengungkapkan, tren pertama adalah penetrasi terhadap cloud. Ancaman ini berkembang seiring dengan meningkatnya skalabilitas pada penggunaan cloud di suatu organisasi. Kesalahan yang terjadi pada konfigurasi identitas banyak ditemukan di akun cloud. Kesalahan ini menunjukkan adanya risiko keamanan yang besar bagi organisasi yang bahkan dapat memengaruhi seluruh lingkungan cloud dalam waktu singkat.

Advertisement

“Serangan terhadap cloud akhir-akhir ini sangat massif, bagaimana sebuah kerentanan di teknologi cloud itu bisa dimanfaatkan oleh penyerang. Salah satunya ada kerentanan konfigurasi identitas, bagaimana developer dari teknologi cloud ini semacam memberikan akses remote dari jarak jauh dan itu dimanfaatkan oleh penyerang untuk bisa mengakses teknologi cloud,” kata Andi Yusuf dalam seminar nasional bertajuk “Today and Tomorrow’s Cybersecurity Talent : Issue and challenges”, di Depok, Senin (24/10/2022).

Ancaman kedua adalah data breach. Pasalnya data menjadi salah satu komoditas yang paling dicari saat ini. Selain memiliki nilai jual, data juga merupakan aset informasi yang menjadi target penyanderaan.

Threat actor biasanya memanfaatkan malware stealer untuk mencuri data dan kemudian menjual data tersebut melalui forum penjualan data,” ungkapnya.

Ketiga adalah common vulnerabilities and exposure (CVE). CVE adalah daftar yang menampilkan keamanan informasi apa saja pada suatu software yang rentan, sehingga berpotensi mendapat serangan siber. Penyerang biasanya menggunakan celah ini untuk mengganggu fungsi software yang dijadikan sebagai target.

Kempat, human operated ransomware. Andi mengungkapkan, tren kasus ransomware telah berubah secara perlahan menjadi crime as a service, yakni jenis kejahatan siber baru yang menjadikan operasinya tidak lagi dilakukan secara otomatis, tapi mencoba merekrut peretas profesional untuk meretas organisasi yang menjadi targetnya.

“Perbedaan mendasarnya adalah jika pada tahun 2017 infeksi malware WannaCry menyebar secara otomatis ke seluruh dunia, sejak pertengahan tahun 2018 infeksi malware mulai dilakukan secara manual oleh kelompok kejahatan terorganisir, yang kemudian dikenal sebagai human operated ransomware,” ungkap Andi.

Kelima adalah advance persistent threat. Aktivitas kejahatan siber ini dilakukan oleh pelaku kejahatan siber dengan taktik, teknik dan prosedur yang cukup kompleks. Salah satu insiden keamanan yang cukup menjadi perhatian dunia adalah supply chain attack, yaitu pelaku kejahatan melakukan intrusi pada jalur rantai pasok dengan memanfaatkan kode berbahaya untuk mengendalikan perangkat yang menggunakan piranti lunak.

Di Indonesia sendiri, BSSN mencatat selama periode Januari hingga 18 Oktober 2022, terdapat 893.952.873 anomali trafik atau usaha yang mencurigakan untuk menginfeksi keamanan siber. Dari jumlah tersebut, mayoritasnya adalah aktivitas serangan malware.

“Dari keseluruhan anomali traffic, yang paling banyak berupa aktivitas serangan malware sebanyak 55,83%, kemudian information leak 14,99%, dan aktivitas trojan 10,45%,” ungkap Andi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keluarga Mahasiswa UI yang Ditabrak Pertanyakan SP3

Keluarga mahasiswa UI yang tewas ditabrak, Muhammad Hasya Athallah Saputra, mempertanyakan terbitnya SP3 kasus tersebut.

NEWS | 27 Januari 2023

Wali Kota Depok Sebut Larangan Vape Sudah Diatur dalam Perda KTR

Pemkot Depok mengeklaim larangan vape atau rokok elektrik sudah diterapkan sejak ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 02 Tahun 2020.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Perintangan Penyidikan, Arif Rachman Arifin Dituntut 1 Tahun Penjara

JPU menuntut Arif Rachman Arifin dihukum penjara 1 tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kualitas Udara Kota Bangkok Tak Sehat, Warga Disarankan Tetap di Rumah

Kualitas udara di Kota Bangkok telah mencapai tingkat tidak sehat dengan penduduk di ibu kota Thailand disarankan untuk menghindari atau mengurangi aktivitas di luar.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Tersangka, Iluni UI Turun Gunung

Mahasiswa UI Hasya Athalah tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Sebulan Terendam Banjir, 3.700 Hektare Sawah di Kudus Puso

Hampir sebulan lamanya, ribuan hektare lahan sawah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir.

NEWS | 27 Januari 2023

Geng Bersenjata Serang Markas Polisi Haiti, 6 Petugas Tewas

Polisi dan warga sipil berunjuk rasa di ibu kota Haiti, Port-au-Prince pada Kamis (26/1/2023) untuk menentang geng bersenjata yang menyerang markas polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Marak Pembunuhan Sadis, Pengamat Sosial: Dipicu Media Sosial

Menurut Devie, ketika seseorang melakukan tindakan pembunuhan sadis yang bersifat ekstrem, salah satunya bisa disebabkan oleh pengaruh media sosial.

NEWS | 27 Januari 2023

Sedimentasi Sungai Babakan Bisa Memicu Banjir di Brebes

Sedimentasi Sungai Babakan dikhawatirkan menjadi penyebab terjadinya banjir besar di wilayah Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

NEWS | 27 Januari 2023

Soal Pleidoi Putri Candrawathi, Pengamat: Tak Ada Urgensi Ringankan Tuntutan

Pleidoi atau nota pembelaan Putri Candrawathi dinilai tak memiliki urgensi untuk meringankan tuntutan.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Wali Kota Depok Sebut Larangan Vape Sudah Diatur dalam Perda KTR

Wali Kota Depok Sebut Larangan Vape Sudah Diatur dalam Perda KTR

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE