Logo BeritaSatu

50 Tewas Akibat Serangan Udara Militer Myanmar ke Kelompok Perlawanan

Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:28 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Yangon, Beritasatu.com - Serangan udara militer Myanmar dengan sasaran pertemuan yang diadakan oleh kelompok perlawanan etnis menewaskan sekitar 50 orang dan melukai 70 orang, kata pemberontak pada Senin (24/10/2022).

"Sekitar pukul 20.40 pada hari Minggu, dua jet militer Myanmar menyerang" sebuah upacara yang diadakan Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA), Kolonel Naw Bu, mengatakan kepada AFP.

Advertisement

"Sekitar 50 orang tewas termasuk anggota KIA dan warga sipil," katanya, seraya menambahkan bahwa sekitar 70 orang terluka.

Media lokal melaporkan, bahwa hingga 60 tentara dan warga sipil tewas.

Gambar yang dibagikan oleh media lokal dimaksudkan untuk menunjukkan akibatnya, dengan puing-puing berserakan di tanah.

Kantor PBB di Myanmar mengatakan "sangat prihatin dan sedih dengan laporan serangan udara yang terjadi di Hpakant, Negara Bagian Kachin".

"Laporan awal menunjukkan bahwa lebih dari 100 warga sipil mungkin terkena dampak pemboman itu," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Banyak kematian juga telah dilaporkan," tambahnya.

Seorang juru bicara junta tidak menanggapi permintaan komentar.

Kedutaan Besar AS di Yangon mengatakan pihaknya "mengikuti laporan serangan udara militer yang menargetkan pertemuan Kachin yang mengakibatkan kematian sejumlah besar warga sipil".

KIA telah bentrok secara teratur dengan militer selama beberapa dekade, dengan pertempuran sengit meletus setelah kudeta tahun lalu.

Myanmar telah berada dalam kekacauan sejak kudeta militer tahun lalu, dengan sebagian besar negara dilanda pertempuran.

Laporan serangan datang beberapa hari sebelum para menteri luar negeri Asia Tenggara akan mengadakan pembicaraan darurat untuk membahas Myanmar yang dilanda perselisihan menjelang KTT para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara November.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sejauh ini telah mempelopori upaya yang sia-sia untuk menyelesaikan krisis, dan blok itu frustrasi dengan meningkatnya kekejaman hak asasi manusia.

Pada bulan September, setidaknya 11 anak sekolah tewas dalam serangan udara militer dan penembakan di sebuah desa Myanmar di wilayah utara Sagaing.

Junta mengatakan telah mengirim pasukan dengan helikopter ke Let Yet Kone setelah menerima petunjuk bahwa para pejuang dari KIA dan milisi anti-kudeta setempat sedang memindahkan senjata di daerah tersebut.

Sejumlah kelompok pemberontak etnis Myanmar telah keluar untuk mendukung gerakan anti-kudeta, menawarkan perlindungan dan bahkan pelatihan kepada para aktivis.

Baca selanjutnya
Mei lalu, KIA mengatakan telah menjatuhkan sebuah helikopter tempur militer selama ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

USGS: Korban Jiwa Gempa Dahsyat Turki Bisa Capai 1.000 hingga 10.000 Orang

Korban jiwa akibat gempa dahsyat Turki yang melanda wilayah selatan Senin pagi bisa mencapai 10.000 orang, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

NEWS | 6 Februari 2023

Mengejutkan, Balon Mata-Mata Tiongkok Beroperasi Sejak Trump Berkuasa

Insiden balon mata-mata milik China serupa telah terjadi selama pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat.

NEWS | 6 Februari 2023

Zelensky Siap Bantu Turki yang Dilanda Gempa Meski Negaranya Tengah Berperang

Perang Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan siap membantu Turki yang kini tengah dilanda bencana gempa berkekuatan M 7,8.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Beri Sindiran Halus ke AKBP Arif Soal Kejujuran

Jaksa penuntut umum sempat menyampaikan sindiran halus kepada AKBP Arif Rachman Arifin terkait dengan kejujuran yang ideal.

NEWS | 6 Februari 2023

Tegur Aksi Balap Liar, Polisi dan Anaknya Dikeroyok Remaja Geng Motor

Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi selatan, bersama anaknya dikeroyok oleh sekelompok remaja anggota geng motor.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Dahsyat Guncang Turki, Israel Siap Kirim Bantuan Darurat

Israel dilaporkan siap mengirimkan bantuan darurat ke Turki setelah terjadi gempa dahsyat M 7,8 di negara itu pada Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Puluhan Warga Jatiwarna Laporkan Bripka Madih ke Propam Polda Metro Jaya

Anggota Provost Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Bripka Madih dilaporkan ke Bidang Propam Polda Metro Jaya oleh sejumlah warga Jatiwarna, Bekasi.

NEWS | 6 Februari 2023

Perhatikan Asupan Makanan untuk Cegah Risiko Diabetes Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat, temuan kasus diabetes anak meningkat hingga 70 kali lipat sejak tahun 2010.

NEWS | 6 Februari 2023

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadan jatuh pada Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.

NEWS | 6 Februari 2023

Sejarah Universitas Indonesia atau UI, Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2023

Universitas Indonesia atau UI adalah kampus terbaik di Indonesia. Berikut ini sejarah UI sejak awal berdiri hingga sekarang.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE