Logo BeritaSatu

Panel UFO NASA Mulai Pelajari Penampakan Tak Terklasifikasi

Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:47 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Houston, Beritasatu.com - Sebuah panel NASA, terdiri dari para ahli bidang fisika hingga astrobiologi, pada Senin (24/10/2022) mulai mempelajari tentang apa yang disebut pemerintah sebagai fenomena udara tak dikenal, yang biasa disebut UFO.

Panel beranggotakan 16 orang ini akan memfokuskan penyelidikannya sepenuhnya pada penampakan yang tidak diklasifikasikan dan data lain yang dikumpulkan dari pemerintah sipil dan sektor komersial, menurut badan antariksa AS atau NASA.

Advertisement

Penyelidikan tim terpisah dari penyelidikan berbasis Pentagon yang baru diformalkan tentang fenomena udara tak dikenal, atau UAP, yang dilaporkan oleh penerbang militer dan dianalisis oleh pejabat pertahanan dan intelijen AS.

Upaya paralel NASA dan Pentagon menyoroti titik balik bagi pemerintah AS setelah menghabiskan beberapa dekade membelokkan, menyanggah dan mendiskreditkan pengamatan benda terbang tak dikenal, atau UFO, sejak tahun 1940-an.

Istilah UFO, yang telah lama dikaitkan dengan gagasan piring terbang dan pesawat ruang angkasa asing, telah diganti dalam bahasa resmi pemerintah dengan "UAP".

Mengumumkan pembentukan panelnya pada bulan Juni, NASA mengatakan: "Tidak ada bukti bahwa UAP berasal dari luar bumi."

Sebuah laporan Pentagon yang dikeluarkan setahun sebelumnya juga menemukan data yang tidak cukup untuk menentukan sifat lebih dari 140 penampakan yang kredibel yang didokumentasikan oleh pengamat militer sejak 2004, sebagian besar personel Angkatan Laut.

Pejabat senior pertahanan dan intelijen bersaksi di depan Kongres lima bulan lalu bahwa daftar katalog penampakan UAP telah bertambah menjadi 400 tetapi banyak yang tetap tidak dapat dijelaskan, baik sebagai teknologi bumi yang canggih, atmosfer atau sesuatu yang asing.

Diantaranya adalah video yang dirilis oleh Pentagon tentang objek-objek udara misterius yang menunjukkan kecepatan dan kemampuan manuver yang melebihi teknologi penerbangan yang dikenal dan tidak memiliki sarana penggerak atau permukaan kontrol penerbangan yang terlihat.

NASA mengatakan, panelnya akan menghabiskan sembilan bulan untuk merancang strateginya sendiri tentang bagaimana mengatur dan mempelajari penampakan sebelum merekomendasikan "peta jalan analisis data UAP potensial oleh badan tersebut ke depan." Laporan pertamanya akan dipublikasikan pada pertengahan tahun 2023.

"Memahami data yang kita miliki seputar fenomena udara tak dikenal sangat penting untuk membantu kita menarik kesimpulan ilmiah tentang apa yang terjadi di langit kita," kata Thomas Zurbuchen, associate administrator NASA.

"Data adalah bahasa para ilmuwan dan membuat hal yang tidak bisa dijelaskan menjadi bisa dijelaskan."

Panel tersebut diketuai oleh David Spergel, yang sebelumnya mengepalai departemen astrofisika Prince University.

Anggota lainnya termasuk Anamaria Berea, afiliasi penelitian di Institut SETI (Search for Intelligence Life) di Mountainview, California; pensiunan astronaut NASA dan pilot uji Scott Kelly; Ahli kelautan biologi Universitas Rhode Island Paula Bontempi; dan astrofisikawan Universitas California di San Diego Shelley Wright.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua Matakin Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Pelihara Indonesia yang Toleran

Ketua Matakin Liem Liliany Lontoh mengingatkan pentingnya edukasi untuk memelihara Indonesia yang toleran.

NEWS | 3 Februari 2023

Ketua MUI Cholil Nafis Usul Ada Kawasan Halal di Jakarta

Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menyarankan adanya kawasan halal di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. 

NEWS | 3 Februari 2023

Polisi Norwegia Larang Pembakaran Al-Quran Saat Aksi Protes

Polisi Norwegia pada hari Kamis (2/2/2023) melarang rencana protes anti-Islam termasuk pembakaran Al-Qur'an pada minggu ini untuk alasan keamanan

NEWS | 3 Februari 2023

GKBRAy Paku Alam X Bangga Batik Buatannya Diterima Paus Fransiskus

GKBRAy Adipati Paku Alam X bangga dan terharu setelah mengetahui bahwa Paus Fransiskus sempat memakai batik tulis buatannya.

NEWS | 3 Februari 2023

Plt Ketum PPP Silaturahmi ke Ponpes Tgk Chiek Oemar Diyan Aceh

Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono bersilaturahmi ke Ponpes atau Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan di Aceh, Kamis (2/2/2023).

NEWS | 2 Februari 2023

170 Mahasiswa dari 9 Perguruan Tinggi Raih Beasiswa Teladan

Sebanyak 170 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi meraih beasiswa Teladan 2023 dari Tanoto Foundation. 

NEWS | 3 Februari 2023

Pria Berseragam ASN Aniaya Tukang Martabak di Bandar Lampung

Seorang pria berseragam ASN menganiaya tukang martabak di Bandar Lampung. Pemukulan oleh ASN itu terjadi di Jalan Gajah Mada, Tanjung Karang Timur. 

NEWS | 3 Februari 2023

DMI Tegaskan Tolak Penggunaan Masjid untuk Kampanye Politik Praktis

Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menolak penggunaan masjid untuk kampanye politik praktis.

NEWS | 3 Februari 2023

Denny Indrayana Minta KPK Tindaklanjuti Laporannya soal Mafia Tanah di Kalsel

Denny Indrayana meminta KPK segera menindaklanjuti laporannya soal mafia tanah di Kota Baru, Kalimantan Selatan. 

NEWS | 3 Februari 2023

Kecelakaan Maut di Tol Tebing Tinggi-Medan, 2 Orang Tewas

Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/2/2023). 

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PLN Mobile Proliga 2023: Samator Tak Berdaya Hadapi STIN BIN di Gresik

PLN Mobile Proliga 2023: Samator Tak Berdaya Hadapi STIN BIN di Gresik

SPORT | 48 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE