Logo BeritaSatu

WHO Sarankan Vaksin Booster Harus Capai 50 Persen, Bagaimana di Indonesia?

Kamis, 27 Oktober 2022 | 15:59 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CLA

Jakarta, Beritasatu.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan masyarakat harus mendapatkan vaksin ketiga atau booster paling tidak 50 persen, agar dapat menjaga ketahanan negara terhadap Covid-19. Namun, hingga saat ini, masyarakat Indonesia yang mendapatkan vaksin booster masih kurang dari 30 persen.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, mengatakan ketahanan negara Indonesia terhadap pandemi Covid-19 berasal dari ketahanan daya tahan tubuh masing-masing masyarakatnya. Sehingga dengan capaian vaksinasi Covid-19 yang tinggi, maka pemerintah dapat menekan jumlah kasus.

Advertisement

"Untuk itu, kembali saya sampaikan, sangatlah diimbau agar semua penduduk Indonesia segera melengkapi vaksinasi booster atau suntikan vaksin ketiga," kata Reisa Broto Asmoro saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, (27/10/2022).

Dengan demikian, kata Reisa, jumlah orang yang terinfeksi menurun dengan adanya penurunan penularan. Tidak hanya itu, peningkatan vaksin booster juga akan menurunkan risiko kalau sampai terinfeksi Covid-19 terhadap gejala penyakit yang berat dan kematian.

Dipaparkannya, hingga 25 Oktober 2022, jumlah masyarakat yang telah menyelesaikan dosis ketiga atau vaksin booster baru mencapai 64,8 juta orang atau sebesar 27,6 persen. Padahal WHO menyarankan masyarakat harus mendapat vaksin booster sejak beberapa bulan yang lalu adalah sebanyak 50 persen dari total jumlah penduduk.

"Sehingga Indonesia masih harus terus mengejar ketertinggalan," ujar Reisa Broto Asmoro.

Padahal, lanjut Reisa, jumlah masyarakat yang sudah melengkapi 2 dosis suntikan ada lebih dari 73,2 persen dari total sasaran. Artinya, banyak yang belum melanjutkan untuk melakukan vaksinasi booster.

"Terima kasih kepada masyarakat yang sudah melengkapi vaksinasinya dan juga telah booster," terang Reisa Broto Asmoro.

Terkait subvarian baru XBB atau BA.2.10 yang merupakan mutasi dari subvarian BA.2 Omicron, Reisa menerangkan, WHO menyatakan vaksin yang tersedia masih efektif. Meski berdasarkan studi di Tiongkok, subvarian XBB ini dapat menghindari antibodi.

"Yang artinya orang yang pernah terinfeksi varian lain sebelumnya dan yang sudah mendapatkan vaksin lengkap, tetap berisiko untuk dapat terinfeksi varian baru ini juga," papar Reisa Broto Asmoro.

Tetapi, sambung Reisa, vaksin booster akan melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang parah. Sehingga vaksin masih merupakan hal yang sangat penting untuk menekan gejala yang timbul dan risiko kematian yang diakibatkannya.

Untuk ketersediaan vaksin, Reisa menegaskan pemerintah terus berupaya menyediakan dengan skema pengadaan dan juga hibah. Saat ini, sebanyak 5 juta dosis vaksin Pfizer telah tersedia.

"Dalam akhir minggu setelah pengujian dari BPOM selesai, dapat segera didistribusikan ke seluruh provinsi," tutup Reisa Broto Asmoro.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

Departemen Kehakiman AS menugaskan FBI untuk menggeledah rumah kedua Presiden Joe Biden, sebuah rumah pantai di Rehoboth, Delaware.

NEWS | 2 Februari 2023

BP2MI Gagalkan Pengiriman 6 PMI Ilegal ke Timur Tengah

BP2MI menggagalkan pengiriman enam PMI ilegal dari tempat penampungan dikawasan Bogor yang hendak di kirim ke Timur Tengah. 

NEWS | 2 Februari 2023

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Garut Jabar Terasa hingga Bandung

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,4 mengguncang Kabupaten Garut pada Rabu (1/2/2023) malam. Gempa itu dirasakan hingga warga Bandung. 

NEWS | 2 Februari 2023

Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

Turki tidak akan mengizinkan Swedia untuk bergabung dengan NATO selama mengizinkan protes yang menodai kitab suci Islam dengan aksi pembakaran Al-Quran.

NEWS | 2 Februari 2023

Banjir Melanda Parepare dan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan

Hujan deras disertai angin kencang selama tiga jam membuat sejumlah wilayah di Kota Parepare dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan terendam banjir. 

NEWS | 2 Februari 2023

PSI Minta Pertumbuhan Sektor Pariwisata Juga Dinikmati UMKM

PSI berharap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang tumbuh signifikan selama 2022 turut dinikmati oleh UMKM. 

NEWS | 2 Februari 2023

Bermaksud Serang Sejumlah Sasaran di Singapura, Pelajar Pendukung ISIS Ditahan

Seorang pelajar berusia 18 tahun ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri, setelah berencana menyerang sejumlah sasaran di Singapura.

NEWS | 2 Februari 2023

Kerajinan Bambu Jombang Tembus Pasar Tiongkok dan Belanda

Perajin bambu asal Desa Pucangrejo, Kabupaten Jombang, sukses mengolah bambu menjadi kerajinan tangan bernilai tinggi dan menembus pasar ekspor.

NEWS | 2 Februari 2023

Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftarnya

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan mutasi jabatan puluhan kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya. 

NEWS | 2 Februari 2023

DPR: Cegah Paham yang Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Maman Imanulhaq menilai, pencegahan penyebaran paham yang berpotensi menimbulkan konflik sosial harus dilakukan.

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Top 5 News, Aksi Wowon Serial Killer Tipu TKW hinggaMahfud MD Yakin Hakim Kasus Ferdy Sambo Adil

Top 5 News, Aksi Wowon Serial Killer Tipu TKW hinggaMahfud MD Yakin Hakim Kasus Ferdy Sambo Adil

NEWS | 28 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE