Logo BeritaSatu

Ditangkap Mau Tawuran, Anggota Geng Motor Menangis Bertemu Orang Tuanya

Jumat, 28 Oktober 2022 | 07:08 WIB
Oleh : Panji Satrio / LES

Medan, Beritasatu.com - Puluhan anggota geng motor menangis saat bertemu orang tuanya, setelah mereka ditangkap tim anti bandit Kepolisian Sektor Medan Timur saat hendak tawuran di kawasan jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (27/10/2022).

Dari penangkapan para anggota geng motor ini, petugas menyita barang bukti tiga buah senjata tajam jenis parang dan samurai yang ditemukan di sebuah bengkel dari hasil penyisiran, puluhan ponsel milik para pelaku yang berisikan percakapan berencana akan melakukan aksi tawuran dan 13 sepeda motor.

Advertisement

Penangkapan puluhan anggota geng motor ini berawal saat tim anti bandit Kepolisian Sektor Medan Timur mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya tawuran dua geng motor di kawasan jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur.

Kemudian petugas melakukan pengecekan di lokasi dan benar puluhan dua anggota geng motor telah bersiap-siap untuk melakukan aksi tawuran, sehingga petugas melakukan penyergapan di lokasi, dan berhasil menangkap puluhan anggota geng motor berikut barang bukti beberapa senjata tajam.

Sedikitnya ada 26 remaja yang ditangkap, kebanyakan dari mereka masih berstatus pelajar ini tidak dilakukan proses hukum, melainkan hanya dilakukan pembinaan dengan memanggil para orang tuanya.

Saat dipertemukan dengan para orang tua dan keluarganya, suasana haru langsung terlihat. Mereka hanya bisa tertunduk dan menangis, menyesali perbuatannya.

Saat puluhan anak remaja meminta maaf dan bersujud di kaki orangtuanya tak sedikit yang meneteskan air mata sebagai bentuk penyesalan diri.

Seorang ibu tak kuasa menahan tangis sambil menasehati anaknya yang tega membohongi ibu dan ayahnya yang bekerja demi untuk menyekolahkan anak.

Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda mengatakan, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencegahan terjadinya gangguan kamtibmas dan kejahatan anak lainnya, Terutama pada malam hari dan malam-malam tertentu, yang bisa dijadikan sebagai waktu geng motor melakukan aksinya.

" Untuk kasus yang ini mereka belum sempat melakukan hal-hal yang melanggar hukum, ada senjata tajam yang kita temukan tetapi tidak dibawah penguasaan siapa pun, melainkan ditemukan di suatu lokasi bengkel dan sekarang kita lakukan begini, kita bina kemudian kita kembalikan kepada orangtunya dengan catatan membuat perjanjian apabila diulangi kembali dengan terpaksa anak-anak meraka akan kita proses sesuai hukum yang berlaku." Tegas Velentino.

Sebelum diperkenankan pulang, puluhan remaja anggota geng motor ini terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan apabila kedapatan melakukan kembali perbuatan hal yang sama maka akan dikenakan sanksi kurungan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadan jatuh pada Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.

NEWS | 6 Februari 2023

Sejarah Universitas Indonesia atau UI, Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2023

Universitas Indonesia atau UI adalah kampus terbaik di Indonesia versi Quacquarelli Symonds World University Ranking atau QS WUR 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

Fadli Zon Tak Tahu Anies Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Saat Pilkada DKI 2017

Fadli Zon mengaku tidak tahu soal utang Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar kepada Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

NEWS | 6 Februari 2023

Terjadi 18 Kali Gempa Susulan, Rumah Sakit di Suriah Kewalahan Tangani Korban

Sedikitnya terjadi 18 gempa susulan dengan kekuatan lebih dari M 4 telah dicatat setelah gempa dahsyat melanda Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, KBRI Ankara: 3 WNI Terluka

Gempa Turki, KBRI Ankara sejauh ini mengkonfirmasi belum ada WNI yang tewas akibat gempa berkekuatan M 7,8 tersebut.

NEWS | 6 Februari 2023

Update: Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki Jadi 521 Orang

Sebanyak 521 orang tewas di dua negara setelah gempa dahsyat berkekuatan (M) 7,8 SR mengguncang Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Jaksa Minta Chuck Putranto Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Brigadir J

Jaksa minta majelis hakim agar tetap menyatakan Chuck Putranto bersalah dalam kasus obstruction of justice kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, Korban Tewas Sudah Lebih 300 Orang

Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan dirasakan hingga Suriah telah menelan korban hingga 300 jiwa.

NEWS | 6 Februari 2023

Ini Daftar Universitas Negeri Terbaik untuk Panduan UTBK SBMPTN 2023 atau SNBT 2023

Pendaftaran UTBK SBMPTN 2023 atau SNBT 2023 belum dibuka.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Tuding Peraih Adhi Makayasa Coreng Citra Polri

Jaksa menuding peraih Adhy Makayasa AKP Irfan Widyanto telah mencoreng citra Polri dalam kasus obstruction of justice tewasnya Brigadir J. 

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE