Logo BeritaSatu

Kisah Yulia, 6 Tahun Jadi Pengemudi Gojek Demi Biaya Sekolah Anak

Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:32 WIB
Oleh : Herman / FER

Depok, Beritasatu.com - Menjadi pengemudi ojek online (ojol) seperti di Gojek telah menjadi pilihan jutaan masyarakat Indonesia untuk menopang ekonomi keluarga. Tidak hanya laki-laki, tetapi juga perempuan.

Salah satunya, Yulia Kartika Sari, perempuan 49 tahun asal Depok, Jawa Barat yang ikut menggantungkan hidupnya di jalanan sebagai pengemudi Gojek. Dengan menjadi pengemudi Gojek, Yulia yang sudah 6 tahun menjadi orang tua tunggal bisa tetap memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya.

Advertisement

Yulia bercerita, pada 2016 ia bercerai dari suaminya. Ia kemudian memulai hidup baru dengan tinggal di rumah kontrakan sederhana bersama putrinya yang ketika itu baru menginjak kelas 5 sekolah dasar (SD).

Diakui Yulia, berat baginya menjalani peran sebagai orangtua tunggal. Apalagi ketika itu Yulia juga tidak memiliki pekerjaan. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan sisa uang simpanan yang semakin hari kian menipis.

"Usia saya waktu bercerai sudah kepala empat, sudah sulit mencari pekerjaan. Apalagi sebelumnya saya tidak punya pengalaman bekerja, hanya menjadi pembantu rumah tangga saja,” ungkap Yulia kepada Beritasatu.com, di Depok, Minggu (30/10/2022).

Tidak ingin menyerah dengan keadaan, Yulia mulai mencari berbagai peluang yang bisa diambil. Suatu ketika, usai mengantar anaknya sekolah dan melihat lalu lalang pengemudi ojek online yang mengantarkan penumpang, tiba-tiba muncul ide untuk menjadi pengemudi Gojek.

Kisah Yulia, 6 Tahun Jadi Pengemudi Gojek Demi Biaya Sekolah Anak
Yulia Kartika Sari (kanan bawah) bersama komunitas pengemudi Gojek Depok.

“Sebetulnya sempat coba-coba melamar pekerjaan di beberapa tempat, tetapi tidak ada yang cocok. Lalu berpikir, kenapa tidak jadi driver Gojek saja. Alhamdulillah, saya bertemu orang baik yang membantu mendaftarkan saya jadi pengemudi Gojek,” cerita Yulia.

Kehidupan baru Yulia sebagai pengemudi Gojek pun dimulai. Pekerjaan ini ia lakoni usai mengantar anaknya sekolah hingga petang, bahkan terkadang sampai larut malam. Rasa gengsi dan lelah ia kesampingkan demi bisa bertahan hidup dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anaknya.

Yulia lalu mengenang masa-masa sulit ketika mulai jadi pengemudi Gojek. Sore hari menjelang waktu berbuka puasa, ia mendapat order untuk mengantar penumpang dari Kelapa Dua, Depok ke perbatasan Depok dan Tangerang. Butuh waktu lebih dari 1 jam untuk sampai ke tujuan karena ketika itu kondisi jalan sangat padat.

Usai mengantar penumpang ke lokasi tujuan, bensin motornya habis. Saat itu uang di sakunya tinggal Rp 20.000 yang kemudian dipakai untuk mengisi bensin. Rasa lapar karena belum berbuka puasa coba ditahan. Kesusahannya tidak berhenti sampai di situ. Baterai handphone-nya ternyata lowbat yang membuatnya tidak bisa lagi menerima order penumpang. Untuk jalan pulang, Yulia tidak hafal jalan karena baru 1 minggu bekerja. Google Map yang selama ini menjadi andalan tidak bisa diakses.

Malam semakin larut. Yulia hanya berdiam diri di dekat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menunggu ada teman sesama pengemudi ojol yang melihat dan membantunya. Tidak terasa air matanya menetes, merasakan beratnya mencari nafkah di jalanan.

Sekitar satu jam menunggu, akhirnya ada pengemudi ojol yang menghampiri. Usai menceritakan kesulitan yang baru saja dialami, pengemudi ojol tersebut kemudian membantu mengantarnya sampai RSUD Depok. Dari rumah sakit tersebut, Yulia sudah mulai hafal jalan pulang.

Baca selanjutnya
Tantangan baru muncul ketika datang pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang membatasi ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolda Benarkan Pesawat Susi Air Dibakar oleh KKB Papua

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan pesawat Susi Air dibakar Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Operasi Keselamatan Jaya 2023, Polda Metro Kerahkan 2.939 Personel

Polda Metro Jaya mengerahkan 2.939 personel dalam Operasi Keselamatan Jaya 2023 pada 7-20 Februari 2023.

NEWS | 7 Februari 2023

Kasus Lukas Enembe, KPK Benarkan Geledah Kantor Dinas PU Papua

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua hari ini, Selasa (7/2/2023) terkait Lukas Enembe

NEWS | 7 Februari 2023

Naik Signifikan, 2.559 Industri Tertarik Kolaborasi dengan SMK

Minat industri berkolaborasi dengan SMK melalui program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan (SMK PK SPD) Tahun 2023 meningkat 

NEWS | 7 Februari 2023

Bripka Madih Minta Maaf ke Penyidik Polda Metro Jaya

Bripka Madih yang mengaku diperas oknum penyidik minta maaf. Permintaan maaf disampaikan langsung ke penyidik berinisial TG.

NEWS | 7 Februari 2023

Korban Tewas Gempa Turki Capai 4.300 Orang, 5.600 Gedung Roboh

Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,8 di Turki dan Suriah hingga Selasa, 7 Februari 2023, mencapai 4.300 orang.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kronologi Susi Air Hilang Kontak Lalu Dibakar di Landasan Pacu Bandara Paro

Pesawat perintis Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY dilaporkan hilang kontak ternyata terbakar di landasan pacu Bandara Paro.

NEWS | 7 Februari 2023

Jika Manchester City Langgar Aturan, Pep Guardiola Bakal Hengkang

Pelatih Pep Guardiola mengancam hengkang jika Manchester City terbukti curang dan melakukan pelanggaran.

NEWS | 7 Februari 2023

Firli Bahuri Nilai NU Punya Sumbangsih Nyata dalam Pemberantasan Korupsi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengapresiasi keberadaan Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia.

NEWS | 7 Februari 2023

Pesawat Susi Air Hilang Kontak Angkut 5 Penumpang, Salah Satunya Kenakan Kaos Bintang Kejora

Salah satu penumpang Pesawat Susi Air Pilatus Porter P-4/PK-BVY mengenakan kaos bintang kejora.

NEWS | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Carlos Queiroz Tangani Timnas Qatar hingga 2026

Carlos Queiroz Tangani Timnas Qatar hingga 2026

BOLA | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE