Logo BeritaSatu

2 Terdakwa Kasus Korupsi E-KTP Divonis 4 Tahun Penjara

Selasa, 1 November 2022 | 09:27 WIB
Oleh : Robby Kurniawan / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dua terdakwa kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (korupsi e-KTP) yakni mantan Direktur Utama (Dirut) Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Isnu Edhi Wijaya dan PNS BPPT Husni Fahmi, masing-masing dihukum 4 tahun pidana penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Majelis hakim menyebut kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua.

Advertisement

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Husni Fahmi dan terdakwa II Isnu Edhy Wijaya berupa pidana penjara masing-masing selama empat tahun dan pidana denda sebesar Rp 300 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti dengan menjalani pidana kurungan maksimal selama tiga bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Yusuf Pranowo membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Senin (31/10/2022).

Dalam menjatuhkan hukuman ini, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan, kedua terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Hal hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dipidana, para terdakwa satu dan dua adalah tulang punggung keluarga,” ungkap Hakim Yusuf.

Kedua terdakwa terbukti merugikan keuangan negara dalam kasus e-KTP sebesar Rp 2,3 triliun. Perbuatan ini juga dilakukan bersama-sama dengan Andi Narogong, Setya Novanto, Irman, Sugiharto, Diah Anggraeni, Drajat Wisnu Setyawan, Wahyudin Bagenda, dan Johanes Marliem.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut Isnu Edhi Wijaya dan Husni Fahmi 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan.

Sebelumnya, Husni Fahmi dan Isnu didakwa telah merugikan negara Rp 2,3 triliun dalam dugaan korupsi proyek pengadaan e KTP.

Keduanya juga didakwa memperkaya korporasi maupun sejumlah pihak yakni, Isnu 20 ribu dolar AS, Perum PNRI Rp 107,7 miliar, anggota Manajemen Bersama PNRI Rp 137,9 miliar, PT Quadra Solution selaku anggota konsorsium PNRI sebesar Rp 79 miliar, dan pemilik PT Sandipala Artha Putra RP 145,8 miliar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023

PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

Secara umum, sebanyak 22 tower atau menara Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah selesai terbangun.

NEWS | 27 Januari 2023

Nikita Mirzani Segera Temui Calon Mertua di London

Artis Nikita Mirzani akan segera terbang ke London, Inggris. Tujuan Nikita Mirzani ke London, adalah menemui calon mertuanya.

NEWS | 27 Januari 2023

Dinilai Jadi Pemicu, Putri Candrawathi Bisa Dijatuhi Hukuman Lebih Berat

Putri Candrawathi dinilai sebagai sosok pemicu dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J sehingga bisa dijatuhi hukuman lebih berat.

NEWS | 26 Januari 2023

Tanah Longsor Timpa Rumah Warga di Jepara Jawa Tengah

Hujan lebat dengan intensitas yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

NEWS | 27 Januari 2023

Menangis, TKW Korban Penipuan Wowon Cs Cari 2 Sahabat

Hanna, seorang TKW (tenaga kerja wanita) mencari dua sahabatnya yang ditipu oleh tersangka kasus pembunuhan berantai Wowon cs.

NEWS | 26 Januari 2023

Plt Bupati Mimika Tersangka Korupsi Pengadaan Pesawat Rp 43 Miliar

Kejati Papua menetapkan Plt Bupati Mimika, Johannes Rettop sebagai tersangka dalam kasus pengadaan pesawat dan helikopter tahun anggaran 2015.

NEWS | 26 Januari 2023

Terjun ke Politik, Kaesang Pangarep Diajak Gabung PKB

Juru bicara muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ais Shafiyah menyambut baik langkah Kaesang Pangarep yang mengaku tertarik terjun ke dunia politik.

NEWS | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Super Saudi, Ronaldo Gagal Bawa Al Nassr ke Final

Piala Super Saudi, Ronaldo Gagal Bawa Al Nassr ke Final

BOLA | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE